KARAKTERISTIK KOMISARIS DAN PROFITABILITAS PERUSAHAAN PERTAMBANGAN

This study explores the impact of gender diversity, professional experience, and educational background of board commissioners on the profitability of mining companies in Indonesia. Profitability is a key indicator of financial performance and is crucial for investors and other stakeholders. Unlike previous studies that often focus on a single board attribute, this research combines two financial indicators—return on equity (ROE) and gross profit margin (GPM)—to provide a more comprehensive assessment. Gender diversity is measured proportionally based on the number of male and female members on the board, aiming to offer a clearer view of board balance. This multidimensional approach allows for deeper analysis of how variations in board composition influence financial outcomes. Drawing on agency theory, the study assumes that diversity in gender, experience, and education among commissioners can strengthen internal controls and enhance the quality of strategic decisions. A more diverse board is believed to offer broader perspectives and reduce decision-making biases. The study contributes to the academic discussion on corporate governance and offers practical insights for improving performance in Indonesia’s mining sector. It emphasizes the strategic value of board diversity in driving financial success and organizational effectiveness. Penelitian ini bertujuan untuk menyelami pengaruh perbedaan jenis kelamin, riwayat profesional, serta latar pendidikan para anggota komisaris terhadap profitabilitas perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan di Indonesia. Profitabilitas dianggap sebagai indikator krusial dalam menilai kondisi keuangan suatu entitas bisnis, sehingga menjadi perhatian utama bagi investor maupun pemangku kepentingan lainnya. Tidak seperti penelitian terdahulu yang umumnya hanya menelusuri satu dimensi keterkaitan antara struktur komisaris dan kinerja perusahaan, studi ini mengadopsi pendekatan baru dengan menggabungkan dua indikator profitabilitas, yakni pengembalian atas ekuitas (ROE) dan margin laba kotor (GPM). Selain itu, pengukuran keberagaman gender dilakukan secara proporsional berdasarkan jumlah anggota laki-laki dan perempuan dalam struktur komisaris, yang diharapkan mampu memberikan gambaran keseimbangan yang lebih utuh. Melalui pendekatan yang lebih luas ini, penelitian berupaya mengungkap secara lebih mendalam bagaimana keberagaman dalam struktur pengawasan memengaruhi pencapaian finansial. Dengan merujuk pada teori agensi, keberadaan komisaris yang mencerminkan variasi latar belakang dari segi jenis kelamin, pengalaman, dan pendidikan dipercaya dapat memperkuat pengendalian internal serta memperbaiki kualitas keputusan strategis. Kontribusi dari kajian ini diharapkan mampu memperkaya wacana akademik di bidang tata kelola perusahaan, sekaligus menjadi rujukan praktis untuk mendorong perbaikan kinerja pada sektor pertambangan nasional.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Bilancia Jurnal Ilmiah Akuntansi
Published
2025-09-30
DOI
https://doi.org/10.35145/bilancia.v9i3.5131
Primary Topic
Financial Analysis and Corporate Governance
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

KARAKTERISTIK KOMISARIS DAN PROFITABILITAS PERUSAHAAN PERTAMBANGAN

Aviv Yulio, Deva Amelia Fatikasari, Devi Sherylla Santoso, Muhammad Rizqy Adrian et al.
Bilancia Jurnal Ilmiah Akuntansi
Financial Analysis and Corporate Governance
article

KARAKTERISTIK KOMISARIS DAN PROFITABILITAS PERUSAHAAN PERTAMBANGAN

Aviv Yulio, Deva Amelia Fatikasari, Devi Sherylla Santoso, Muhammad Rizqy Adrian, Falikhatun Falikhatun
article en

Abstract

This study explores the impact of gender diversity, professional experience, and educational background of board commissioners on the profitability of mining companies in Indonesia. Profitability is a key indicator of financial performance and is crucial for investors and other stakeholders. Unlike previous studies that often focus on a single board attribute, this research combines two financial indicators—return on equity (ROE) and gross profit margin (GPM)—to provide a more comprehensive assessment. Gender diversity is measured proportionally based on the number of male and female members on the board, aiming to offer a clearer view of board balance. This multidimensional approach allows for deeper analysis of how variations in board composition influence financial outcomes. Drawing on agency theory, the study assumes that diversity in gender, experience, and education among commissioners can strengthen internal controls and enhance the quality of strategic decisions. A more diverse board is believed to offer broader perspectives and reduce decision-making biases. The study contributes to the academic discussion on corporate governance and offers practical insights for improving performance in Indonesia’s mining sector. It emphasizes the strategic value of board diversity in driving financial success and organizational effectiveness. Penelitian ini bertujuan untuk menyelami pengaruh perbedaan jenis kelamin, riwayat profesional, serta latar pendidikan para anggota komisaris terhadap profitabilitas perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan di Indonesia. Profitabilitas dianggap sebagai indikator krusial dalam menilai kondisi keuangan suatu entitas bisnis, sehingga menjadi perhatian utama bagi investor maupun pemangku kepentingan lainnya. Tidak seperti penelitian terdahulu yang umumnya hanya menelusuri satu dimensi keterkaitan antara struktur komisaris dan kinerja perusahaan, studi ini mengadopsi pendekatan baru dengan menggabungkan dua indikator profitabilitas, yakni pengembalian atas ekuitas (ROE) dan margin laba kotor (GPM). Selain itu, pengukuran keberagaman gender dilakukan secara proporsional berdasarkan jumlah anggota laki-laki dan perempuan dalam struktur komisaris, yang diharapkan mampu memberikan gambaran keseimbangan yang lebih utuh. Melalui pendekatan yang lebih luas ini, penelitian berupaya mengungkap secara lebih mendalam bagaimana keberagaman dalam struktur pengawasan memengaruhi pencapaian finansial. Dengan merujuk pada teori agensi, keberadaan komisaris yang mencerminkan variasi latar belakang dari segi jenis kelamin, pengalaman, dan pendidikan dipercaya dapat memperkuat pengendalian internal serta memperbaiki kualitas keputusan strategis. Kontribusi dari kajian ini diharapkan mampu memperkaya wacana akademik di bidang tata kelola perusahaan, sekaligus menjadi rujukan praktis untuk mendorong perbaikan kinerja pada sektor pertambangan nasional.

Bilancia Jurnal Ilmiah AkuntansiVol. 9(3)
Sebelas Maret University (ID)
Openalex Percentile: Top 61%
Financial Analysis and Corporate Governance
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.