OPTIMALISASI PERAN KADER DALAM PENYULUHAN P4K SEBELUM DAN SETELAH PEMBERIAN PELATIHAN KADER DI KELURAHAN GEBANG UPTD PUSKESMAS PATRANG

The role of cadres in P4K is still low, especially in educating pregnant women due to the lack of optimal programs that include the role of cadres. Cadres in Gebang Village were found that out of 20% of cadres who conducted P4K counseling both in and outside the posyandu. This is due to the lack of coaching and increasing the knowledge capacity of cadres. This study aims to determine the optimality of the role of cadres in P4K counseling before and after providing cadre training. Researchers conducted a rapid survey using a quantitative comparative study research design, Cluster random sampling technique and Simple random sampling using a One Group Pretest-Posttest research design with a sample of 100 respondents. Data analysis used the Wilcoxon Test. The results showed that the role of cadres before being given training was 54% inactive. While the role of cadres after being given training was 56% active. The results of the analysis obtained a p-value of 0.000 <? (0.05). The conclusion in this study is that there is an optimal role for cadres in P4K counseling before and after training was given in Gebang Village, UPTD Patrang Health Center. ABSTRAKPeran kader dalam P4K masih rendah, terutama dalam mengedukasi ibu hamil dikarenakan kurang maksimalnya program yang mengikut sertakan peran kader. Kader di Kelurahan Gebang ditemukan bahwa dari 20% kader yang melakukan penyuluhan P4K baik di dalam posyandu maupun di luar posyandu. Hal tersebut dikarenakan kurangnya pembinaan dan peningkatan kapasitas pengetahuan kader. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Optimal tidaknya Peran Kader Dalam Penyuluhan P4K dari Sebelum dan Setelah Pemberian Pelatihan Kader. Peneliti melakukan survei cepat menggunakan desain penelitian studi kuantitatif comparation, teknik Cluster random sampling dan Simple random sampling menggunakan desain penelitian One Group Pretest-Posttest dengan sampel 100 responden. Analisis data menggunakan Uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran kader sebelum diberi pelatihan yaitu terdapat 54% kader tidak aktif. Sedangkan peran kader setelah diberikan pelatihan yaitu terdapat 56% kader berperan aktif. Hasil analisis di peroleh p-value 0.000 < ? (0.05). Kesimpulan dalam penelitian ini adanya Peran kader yang optimal dalam penyuluhan P4K dari sebelum dan setelah diberikan Pelatihan di Kelurahan Gebang UPTD Puskesmas Patrang.

Authors

Publication Details

Journal
HEALTHY Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan
Published
2025-09-27
DOI
https://doi.org/10.51878/healthy.v4i3.7058
Primary Topic
Management and Optimization Techniques
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

OPTIMALISASI PERAN KADER DALAM PENYULUHAN P4K SEBELUM DAN SETELAH PEMBERIAN PELATIHAN KADER DI KELURAHAN GEBANG UPTD PUSKESMAS PATRANG

Tanti Widiarti, Jamhariyah Jamhariyah
HEALTHY Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan
Management and Optimization Techniques
article

OPTIMALISASI PERAN KADER DALAM PENYULUHAN P4K SEBELUM DAN SETELAH PEMBERIAN PELATIHAN KADER DI KELURAHAN GEBANG UPTD PUSKESMAS PATRANG

Tanti Widiarti, Jamhariyah Jamhariyah
article en

Abstract

The role of cadres in P4K is still low, especially in educating pregnant women due to the lack of optimal programs that include the role of cadres. Cadres in Gebang Village were found that out of 20% of cadres who conducted P4K counseling both in and outside the posyandu. This is due to the lack of coaching and increasing the knowledge capacity of cadres. This study aims to determine the optimality of the role of cadres in P4K counseling before and after providing cadre training. Researchers conducted a rapid survey using a quantitative comparative study research design, Cluster random sampling technique and Simple random sampling using a One Group Pretest-Posttest research design with a sample of 100 respondents. Data analysis used the Wilcoxon Test. The results showed that the role of cadres before being given training was 54% inactive. While the role of cadres after being given training was 56% active. The results of the analysis obtained a p-value of 0.000 <? (0.05). The conclusion in this study is that there is an optimal role for cadres in P4K counseling before and after training was given in Gebang Village, UPTD Patrang Health Center. ABSTRAKPeran kader dalam P4K masih rendah, terutama dalam mengedukasi ibu hamil dikarenakan kurang maksimalnya program yang mengikut sertakan peran kader. Kader di Kelurahan Gebang ditemukan bahwa dari 20% kader yang melakukan penyuluhan P4K baik di dalam posyandu maupun di luar posyandu. Hal tersebut dikarenakan kurangnya pembinaan dan peningkatan kapasitas pengetahuan kader. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Optimal tidaknya Peran Kader Dalam Penyuluhan P4K dari Sebelum dan Setelah Pemberian Pelatihan Kader. Peneliti melakukan survei cepat menggunakan desain penelitian studi kuantitatif comparation, teknik Cluster random sampling dan Simple random sampling menggunakan desain penelitian One Group Pretest-Posttest dengan sampel 100 responden. Analisis data menggunakan Uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran kader sebelum diberi pelatihan yaitu terdapat 54% kader tidak aktif. Sedangkan peran kader setelah diberikan pelatihan yaitu terdapat 56% kader berperan aktif. Hasil analisis di peroleh p-value 0.000 < ? (0.05). Kesimpulan dalam penelitian ini adanya Peran kader yang optimal dalam penyuluhan P4K dari sebelum dan setelah diberikan Pelatihan di Kelurahan Gebang UPTD Puskesmas Patrang.

HEALTHY Jurnal Inovasi Riset Ilmu KesehatanVol. 4(3)
Openalex Percentile: Top 61%
Management and Optimization Techniques
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.