HUBUNGAN PENDAPATAN KELUARGA DENGAN KEJADIAN KEKURANGAN ENERGI KRONIK PADA IBU HAMIL DI DESA TISNOGAMBAR BANGSALSARI KABUPATEN JEMBER

Chronic Energy Deficiency (CED) is a nutritional problem caused by insufficient food intake over a long period of time, counting years. Data from the Ministry of Health in 2021 shows that the percentage of pregnant women with CED in Indonesia is 8.7%. East Java is 9.2%. Jember Regency in 2023 was 13.86%. From the Baangsalsari Health Center in 2023 was 10.1%. The purpose of this study was to analyze the relationship between family income and the incidence of chronic energy deficiency in pregnant women in Tisnogambar Bangsalsari Village, Jember Regency. The type of research used was analytical with a correlation design and a cross-sectional approach. The number of pregnant women studied was 40 mothers using the Saturated Sampling Technique. The measuring instrument was a questionnaire, using the Fisher's Exact test. Low family income was 57.5% and high family income was 42.5%, pregnant women with CED were 52.5% and pregnant women without CED were 47.5%. The results of data analysis using Fisher's Exact obtained a p-value calculation of 0.001 < ? 0.05, indicating a relationship between family income and the incidence of chronic energy deficiency in pregnant women. Low income is one factor that influences the incidence of CED in pregnant women because it is related to family purchasing power and the ability to meet nutritional needs during pregnancy. Pregnant women can meet nutritional needs during pregnancy with foods made from local ingredients, making them more affordable. ABSTRAKKurang Energi Kronis (KEK) merupakan masalah gizi yang disebabkan karena kurangnya asupan makanan dalam waktu yang cukup lama,hitungan tahun.Data Kemenkes tahun 2021 Persentase Ibu hamil KEK di Indonesia sebesar 8,7%. Jawa Timur sebesar 9,2%. Kabupaten Jember tahun 2023 sebesar 13,86%. Dari Puskesmas Baangsalsari tahun 2023 sebesar 10,1%. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa Hubungan Pendapatan Keluarga Dengan Kejadian Kekurangan Energi Kronis pada Ibu hamil di Desa Tisnogambar Bangsalsari Kabupaten Jember. Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik dengan desain korelasi, dan pendekatan cross sectional.Jumlah ibu hamil yang diteliti 40 ibu dengan menggunakan Teknik Sampling Jenuh. Alat Ukurnya berupa kuisioner, menggunakan uji Fisher’s Exact. Pendapatan Keluarga yang rendah sebesar 57,5% dan pendapatan keluarga yang tinggi sebesar 42,5%, ibu hamil KEK sebesar 52,5% dan ibu hamil tidak KEK sebesar 47,5%. Hasil analisis data menggunakan Fisher’s Exact didapatkan perhitungan p-value 0.001 < ? 0.05 maka terdapat Hubungan pendapatan keluarga dengan kejadian kekurangan energi kronis pada ibu hamil. Pendapatan rendah merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kejadian KEK pada ibu hamil karena berkaitan dengan daya beli keluarga dan kemampuan untuk memenuhi nutrisi selama kehamilan. Ibu hamil dapat memenuhi kebutuhan nutrisi selama kehamilan dengan makanan yang berbahan-bahan lokal sehingga lebih terjangkau.

Authors

Publication Details

Journal
HEALTHY Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan
Published
2025-09-27
DOI
https://doi.org/10.51878/healthy.v4i3.7039
Primary Topic
Public Health and Nutrition
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

HUBUNGAN PENDAPATAN KELUARGA DENGAN KEJADIAN KEKURANGAN ENERGI KRONIK PADA IBU HAMIL DI DESA TISNOGAMBAR BANGSALSARI KABUPATEN JEMBER

Gumiarti Gumiarti, Susilawati Susilawati, Livia Hidayatul Husnia
HEALTHY Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan
Public Health and Nutrition
article

HUBUNGAN PENDAPATAN KELUARGA DENGAN KEJADIAN KEKURANGAN ENERGI KRONIK PADA IBU HAMIL DI DESA TISNOGAMBAR BANGSALSARI KABUPATEN JEMBER

Gumiarti Gumiarti, Susilawati Susilawati, Livia Hidayatul Husnia
article en

Abstract

Chronic Energy Deficiency (CED) is a nutritional problem caused by insufficient food intake over a long period of time, counting years. Data from the Ministry of Health in 2021 shows that the percentage of pregnant women with CED in Indonesia is 8.7%. East Java is 9.2%. Jember Regency in 2023 was 13.86%. From the Baangsalsari Health Center in 2023 was 10.1%. The purpose of this study was to analyze the relationship between family income and the incidence of chronic energy deficiency in pregnant women in Tisnogambar Bangsalsari Village, Jember Regency. The type of research used was analytical with a correlation design and a cross-sectional approach. The number of pregnant women studied was 40 mothers using the Saturated Sampling Technique. The measuring instrument was a questionnaire, using the Fisher's Exact test. Low family income was 57.5% and high family income was 42.5%, pregnant women with CED were 52.5% and pregnant women without CED were 47.5%. The results of data analysis using Fisher's Exact obtained a p-value calculation of 0.001 < ? 0.05, indicating a relationship between family income and the incidence of chronic energy deficiency in pregnant women. Low income is one factor that influences the incidence of CED in pregnant women because it is related to family purchasing power and the ability to meet nutritional needs during pregnancy. Pregnant women can meet nutritional needs during pregnancy with foods made from local ingredients, making them more affordable. ABSTRAKKurang Energi Kronis (KEK) merupakan masalah gizi yang disebabkan karena kurangnya asupan makanan dalam waktu yang cukup lama,hitungan tahun.Data Kemenkes tahun 2021 Persentase Ibu hamil KEK di Indonesia sebesar 8,7%. Jawa Timur sebesar 9,2%. Kabupaten Jember tahun 2023 sebesar 13,86%. Dari Puskesmas Baangsalsari tahun 2023 sebesar 10,1%. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa Hubungan Pendapatan Keluarga Dengan Kejadian Kekurangan Energi Kronis pada Ibu hamil di Desa Tisnogambar Bangsalsari Kabupaten Jember. Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik dengan desain korelasi, dan pendekatan cross sectional.Jumlah ibu hamil yang diteliti 40 ibu dengan menggunakan Teknik Sampling Jenuh. Alat Ukurnya berupa kuisioner, menggunakan uji Fisher’s Exact. Pendapatan Keluarga yang rendah sebesar 57,5% dan pendapatan keluarga yang tinggi sebesar 42,5%, ibu hamil KEK sebesar 52,5% dan ibu hamil tidak KEK sebesar 47,5%. Hasil analisis data menggunakan Fisher’s Exact didapatkan perhitungan p-value 0.001 < ? 0.05 maka terdapat Hubungan pendapatan keluarga dengan kejadian kekurangan energi kronis pada ibu hamil. Pendapatan rendah merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kejadian KEK pada ibu hamil karena berkaitan dengan daya beli keluarga dan kemampuan untuk memenuhi nutrisi selama kehamilan. Ibu hamil dapat memenuhi kebutuhan nutrisi selama kehamilan dengan makanan yang berbahan-bahan lokal sehingga lebih terjangkau.

HEALTHY Jurnal Inovasi Riset Ilmu KesehatanVol. 4(3)
Openalex Percentile: Top 63%
Public Health and Nutrition
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.