PERAN GURU DALAM IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER PEDULI DAN TOLONG MENOLONG TERHADAP SISWA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI KECAMATAN MEDAN SATRIA BEKASI

This study describes the implementation of caring and mutual-help character education in inclusive classrooms at SD Islam Al Izzah and SD Islam Al Kaffah, Bekasi. A qualitative case study design was employed with Grade V homeroom teachers as key participants. Data were collected through participant observation, in-depth interviews, and document analysis. The research proceeded through four stages: (1) planning (preliminary observations and instrument design), (2) data collection (observations, interviews, documentation), (3) analysis (data reduction, display, and conclusion drawing), and (4) trustworthiness checks using technique and source triangulation. Results indicate that both schools cultivate character values across four domains: instruction, role modeling, reinforcement, and habituation. Instruction emphasizes tolerance and care via concept clarification, moral-issue discussions, storytelling, active learning, and heterogeneous group work. Role modeling is reflected in teachers’ conduct; reinforcement includes recognition and individualized support; habituation integrates students with special needs with peers inside and outside the classroom. The discussion highlights that these integrated strategies effectively expand the social participation of students with disabilities and foster an inclusive classroom culture, while sustained mentoring and adequate resources remain necessary. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi pendidikan karakter peduli dan tolong-menolong pada kelas inklusi di SD Islam Al Izzah dan SD Islam Al Kaffah, Bekasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif jenis case study dengan subjek guru kelas V; data dikumpulkan melalui observasi berperanserta, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Tahapan penelitian meliputi: (1) perencanaan (observasi awal dan penyusunan instrumen), (2) pelaksanaan pengumpulan data (observasi, wawancara, dokumentasi), (3) analisis (reduksi, penyajian data, penarikan kesimpulan), dan (4) uji keabsahan melalui triangulasi teknik dan sumber. Hasil menunjukkan kedua sekolah menanamkan nilai melalui empat ranah: pembelajaran, keteladanan, penguatan, dan pembiasaan. Pada ranah pembelajaran, guru menekankan toleransi dan kepedulian lewat penjelasan konsep, diskusi isu moral, penceritaan, pembelajaran aktif, serta kerja kelompok heterogen. Keteladanan ditunjukkan melalui sikap dan tindakan guru; penguatan dilakukan dengan apresiasi dan pendampingan individual; pembiasaan mengupayakan interaksi setara antara siswa berkebutuhan khusus dengan teman sebaya. Pembahasan menegaskan bahwa strategi terintegrasi ini efektif memperluas partisipasi sosial siswa ABK dan membangun kultur kelas inklusif, meski tetap membutuhkan konsistensi pendampingan dan dukungan sarana.

Authors

Publication Details

Journal
J-Simbol Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Published
2025-09-12
DOI
https://doi.org/10.23960/simbol.v13i2.1048
Primary Topic
Child Development and Education
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

PERAN GURU DALAM IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER PEDULI DAN TOLONG MENOLONG TERHADAP SISWA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI KECAMATAN MEDAN SATRIA BEKASI

Sari Febriani, Muhamad Sofian Hadi, Misriandi
J-Simbol Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Child Development and Education
article

PERAN GURU DALAM IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER PEDULI DAN TOLONG MENOLONG TERHADAP SISWA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI KECAMATAN MEDAN SATRIA BEKASI

Sari Febriani, Muhamad Sofian Hadi, Misriandi
article en

Abstract

This study describes the implementation of caring and mutual-help character education in inclusive classrooms at SD Islam Al Izzah and SD Islam Al Kaffah, Bekasi. A qualitative case study design was employed with Grade V homeroom teachers as key participants. Data were collected through participant observation, in-depth interviews, and document analysis. The research proceeded through four stages: (1) planning (preliminary observations and instrument design), (2) data collection (observations, interviews, documentation), (3) analysis (data reduction, display, and conclusion drawing), and (4) trustworthiness checks using technique and source triangulation. Results indicate that both schools cultivate character values across four domains: instruction, role modeling, reinforcement, and habituation. Instruction emphasizes tolerance and care via concept clarification, moral-issue discussions, storytelling, active learning, and heterogeneous group work. Role modeling is reflected in teachers’ conduct; reinforcement includes recognition and individualized support; habituation integrates students with special needs with peers inside and outside the classroom. The discussion highlights that these integrated strategies effectively expand the social participation of students with disabilities and foster an inclusive classroom culture, while sustained mentoring and adequate resources remain necessary. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi pendidikan karakter peduli dan tolong-menolong pada kelas inklusi di SD Islam Al Izzah dan SD Islam Al Kaffah, Bekasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif jenis case study dengan subjek guru kelas V; data dikumpulkan melalui observasi berperanserta, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Tahapan penelitian meliputi: (1) perencanaan (observasi awal dan penyusunan instrumen), (2) pelaksanaan pengumpulan data (observasi, wawancara, dokumentasi), (3) analisis (reduksi, penyajian data, penarikan kesimpulan), dan (4) uji keabsahan melalui triangulasi teknik dan sumber. Hasil menunjukkan kedua sekolah menanamkan nilai melalui empat ranah: pembelajaran, keteladanan, penguatan, dan pembiasaan. Pada ranah pembelajaran, guru menekankan toleransi dan kepedulian lewat penjelasan konsep, diskusi isu moral, penceritaan, pembelajaran aktif, serta kerja kelompok heterogen. Keteladanan ditunjukkan melalui sikap dan tindakan guru; penguatan dilakukan dengan apresiasi dan pendampingan individual; pembiasaan mengupayakan interaksi setara antara siswa berkebutuhan khusus dengan teman sebaya. Pembahasan menegaskan bahwa strategi terintegrasi ini efektif memperluas partisipasi sosial siswa ABK dan membangun kultur kelas inklusif, meski tetap membutuhkan konsistensi pendampingan dan dukungan sarana.

J-Simbol Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra IndonesiaVol. 13(2)
Openalex Percentile: Top 73%
Child Development and Education
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.