Analisis Pengaruh Kunjungan Wisatawan dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terhadap Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) di Kota Bandung Tahun 2010-2024

Abstract. Describe This study aims to analyze the influence of tourist visits and the Human Development Index (HDI) on the Environmental Quality Index (IKLH) in Bandung City from 2010 to 2024. As a major tourist destination, Bandung faces environmental pressure due to tourism growth. Meanwhile, the HDI reflects the capacity of human development, which can enhance community awareness toward environmental sustainability. The research uses a quantitative method with a multiple linear regression model based on time series data. Secondary data were collected from BPS and West Java Open Data and analyzed using Ordinary Least Square (OLS) via EViews 10. The results showed that tourist visits had a negative but insignificant effect on IKLH, while HDI had a positive and significant effect. The coefficient of determination (R²) of 0.916 indicates that 91.6% of the variation in IKLH can be explained by the two independent variables. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kunjungan wisatawan dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terhadap Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) di Kota Bandung selama tahun 2010–2024. Kota Bandung sebagai destinasi wisata utama menghadapi tekanan lingkungan akibat pertumbuhan sektor pariwisata. Sementara itu, IPM mencerminkan kapasitas pembangunan manusia yang dapat mendorong kesadaran masyarakat terhadap keberlanjutan lingkungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan model regresi linier berganda berbasis data time series. Data sekunder diperoleh dari BPS dan Open Data Jawa Barat, dianalisis dengan metode Ordinary Least Square (OLS) menggunakan software EViews 10. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kunjungan wisatawan berpengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap IKLH, sedangkan IPM berpengaruh positif dan signifikan. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,916 menunjukkan bahwa 91,6% variasi IKLH dijelaskan oleh kedua variabel tersebut.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Bandung Conference Series Economics Studies
Published
2025-08-07
DOI
https://doi.org/10.29313/bcses.v5i2.21341
Primary Topic
Community-based Tourism Development and Sustainability
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Analisis Pengaruh Kunjungan Wisatawan dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terhadap Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) di Kota Bandung Tahun 2010-2024

Nurul Azizah, Aan Julia
Bandung Conference Series Economics Studies
Community-based Tourism Development and Sustainability
article

Analisis Pengaruh Kunjungan Wisatawan dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terhadap Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) di Kota Bandung Tahun 2010-2024

Nurul Azizah, Aan Julia
article en

Abstract

Abstract. Describe This study aims to analyze the influence of tourist visits and the Human Development Index (HDI) on the Environmental Quality Index (IKLH) in Bandung City from 2010 to 2024. As a major tourist destination, Bandung faces environmental pressure due to tourism growth. Meanwhile, the HDI reflects the capacity of human development, which can enhance community awareness toward environmental sustainability. The research uses a quantitative method with a multiple linear regression model based on time series data. Secondary data were collected from BPS and West Java Open Data and analyzed using Ordinary Least Square (OLS) via EViews 10. The results showed that tourist visits had a negative but insignificant effect on IKLH, while HDI had a positive and significant effect. The coefficient of determination (R²) of 0.916 indicates that 91.6% of the variation in IKLH can be explained by the two independent variables. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kunjungan wisatawan dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terhadap Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) di Kota Bandung selama tahun 2010–2024. Kota Bandung sebagai destinasi wisata utama menghadapi tekanan lingkungan akibat pertumbuhan sektor pariwisata. Sementara itu, IPM mencerminkan kapasitas pembangunan manusia yang dapat mendorong kesadaran masyarakat terhadap keberlanjutan lingkungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan model regresi linier berganda berbasis data time series. Data sekunder diperoleh dari BPS dan Open Data Jawa Barat, dianalisis dengan metode Ordinary Least Square (OLS) menggunakan software EViews 10. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kunjungan wisatawan berpengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap IKLH, sedangkan IPM berpengaruh positif dan signifikan. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,916 menunjukkan bahwa 91,6% variasi IKLH dijelaskan oleh kedua variabel tersebut.

Bandung Conference Series Economics StudiesVol. 5(2)
Bandung Islamic University (ID)
Openalex Percentile: Top 67%
Community-based Tourism Development and Sustainability
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.