Pengaruh Literasi Keuangan dan Gaya Hidup terhadap Minat Menabung Milenial di Kota Bandung
Abstract. While the majority of Indonesia's population is Muslim, the market share of Islamic banks is still relatively low, at around 5%. One reason is the low level of financial literacy among the public, especially among millennials, who tend to have a consumptive lifestyle due to easy access to consumption through digital platforms. This study aims to analyze the influence of financial literacy and lifestyle on the interest in saving in Islamic banks among millennials in Bandung City. This study uses a quantitative descriptive approach with primary data collection through questionnaires. The sample consisted of 100 millennial respondents spread across 30 sub-districts in Bandung City, selected using stratified random sampling technique. Data were analyzed using SPSS version 26. The results showed that simultaneously, financial literacy and lifestyle have a significant partial effect on the interest in saving among millennials. The magnitude of the effect of literacy on interest in saving is 0.677 and lifestyle is 0.180. This means that the higher the level of financial literacy and the more in line remaining 32.6% is due to variations in other variables that are not included in the estimation with the sharia lifestyle they lead, the greater the interest of millennials in saving in Islamic banks. These two variables explain that 67.4% is the variation in interest in saving, while the model. Abstrak. Sebagian mayoritas penduduk Indonesia beragama muslim, market share bank syariah masih relatif rendah, yaitu sekitar 5%. Salah satunya dikarenakan oleh rendahnya tingkat literasi keuangan masyarakat, khususnya pada kelompok milenial, dan cenderung memiliki gaya hidup konsumtif akibat kemudahan akses konsumsi melalui platform digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan dan gaya hidup terhadap minat menabung di bank syariah pada generasi milenial di Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data primer melalui kuesioner. Sampel terdiri dari 100 responden kelompok milenial yang tersebar di 30 kecamatan di Kota Bandung, dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Data dianalisis menggunakan program SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara silmutan literasi keuangan dan gaya hidup secara parsial berpengaruh signifikan terhadap minat menabung generasi milenial. Adapun bersarnya pengaruh literasi terhadap minat menabung sebesar 0,677 dan gaya hidup sebesar 0,180. Artinya, semakin tinggi tingkat literasi keuangan dan semakin sesuai gaya hidup syar’i yang dijalankan, maka semakin besar minat kelompok milenial untuk menabung di Bank Syariah. Kedua variabel tersebut menjelaskan bahwa 67,4% adalah variasi minat menabung, sementara sisanya sebesar 32,6% karena variasi dari variabel lain yang tidak dimasukkan dalam model estimasi.
Authors
- Selsa Putri Anjani
- Ima Amaliah
Institutions
- Bandung Islamic University (ID)
Publication Details
- Journal
- Bandung Conference Series Economics Studies
- Published
- 2025-08-04
- DOI
- https://doi.org/10.29313/bcses.v5i2.20700
- Primary Topic
- Financial Literacy and Behavior
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 0.00