RESPON STUDI PERTUMBUHAN ANAKAN YLANG-YLANG (Cananga odorata) PADA PERBEDAAN MEDIA TANAM

Limited information about ylang-ylang cultivation is one of the problems faced in the development of ylang-ylang plants in Indonesia. The purpose of the study is to calculate the percentage of life of ylang-ylang seedlings, analyze the growth response of ylang-ylang seedlings in terms of planting media, top soil, husk, manure, and citronella ash, and analyze the difference in the growth of ylang-ylang seedlings in different planting media. The study used the RAL method with 4 treatments and 10 repeats so as to produce 40 experimental samples on the planting media used. The results of the study were the largest increase in height of Ylang-ylang seedlings (C. odorata) in the treatment of top soil media mixed with citronella ash (D) by 2.26 cm, while the largest increase in diameter in the treatment of top soil media mixed with husk (B) by 0.030 cm, and the effect of treatment on the growth of Ylang-ylang seedlings (C. odorata) had a significant effect on the increase in height and diameter of the stemTerbatasnya informasi tentang budidaya ylang-ylang menjadikan suatu permasalahan di Indonesia untuk mengembangkan tanaman ylang-ylang. Tujuan dari penelitian yaitu untuk menganalisis respon pertumbuhan semai ylang-ylang dalam hal media tanam, top soil, sekam, pupuk kandang, dan abu serai wangi, serta menganalisis perbedaan pertumbuhan semai ylang-ylang pada media tanam yang berbeda. Penelitian menggunakan metode RAL dengan 4 perlakuan dan 10 ulangan sehingga menghasilkan 40 sampel percobaan terhadap media tanam yang digunakan. Hasil dari penelitian yaitu pertambahan tinggi semai Ylang-ylang (C. odorata) terbesar pada perlakuan media top soil campur abu serai wangi (D) sebesar 2,26 cm, sedangkan pertambahan diameter terbesar pada perlakuan media top soil campur sekam (B) sebesar 0,030 cm, dan pengaruh perlakuan terhadap pertumbuhan semai Ylang-ylang (C. odorata) berpengaruh nyata terhadap pertambahan tinggi dan diameter batang

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Jurnal Sylva Scienteae
Published
2025-08-30
DOI
https://doi.org/10.20527/jss.v8i4.16667
Primary Topic
Plant Growth and Agriculture Techniques
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

RESPON STUDI PERTUMBUHAN ANAKAN YLANG-YLANG (Cananga odorata) PADA PERBEDAAN MEDIA TANAM

Damaris Payung, Dina Naemah, Pieson Samuel Moengok
Jurnal Sylva Scienteae
Plant Growth and Agriculture Techniques
article

RESPON STUDI PERTUMBUHAN ANAKAN YLANG-YLANG (Cananga odorata) PADA PERBEDAAN MEDIA TANAM

Damaris Payung, Dina Naemah, Pieson Samuel Moengok
article en

Abstract

Limited information about ylang-ylang cultivation is one of the problems faced in the development of ylang-ylang plants in Indonesia. The purpose of the study is to calculate the percentage of life of ylang-ylang seedlings, analyze the growth response of ylang-ylang seedlings in terms of planting media, top soil, husk, manure, and citronella ash, and analyze the difference in the growth of ylang-ylang seedlings in different planting media. The study used the RAL method with 4 treatments and 10 repeats so as to produce 40 experimental samples on the planting media used. The results of the study were the largest increase in height of Ylang-ylang seedlings (C. odorata) in the treatment of top soil media mixed with citronella ash (D) by 2.26 cm, while the largest increase in diameter in the treatment of top soil media mixed with husk (B) by 0.030 cm, and the effect of treatment on the growth of Ylang-ylang seedlings (C. odorata) had a significant effect on the increase in height and diameter of the stemTerbatasnya informasi tentang budidaya ylang-ylang menjadikan suatu permasalahan di Indonesia untuk mengembangkan tanaman ylang-ylang. Tujuan dari penelitian yaitu untuk menganalisis respon pertumbuhan semai ylang-ylang dalam hal media tanam, top soil, sekam, pupuk kandang, dan abu serai wangi, serta menganalisis perbedaan pertumbuhan semai ylang-ylang pada media tanam yang berbeda. Penelitian menggunakan metode RAL dengan 4 perlakuan dan 10 ulangan sehingga menghasilkan 40 sampel percobaan terhadap media tanam yang digunakan. Hasil dari penelitian yaitu pertambahan tinggi semai Ylang-ylang (C. odorata) terbesar pada perlakuan media top soil campur abu serai wangi (D) sebesar 2,26 cm, sedangkan pertambahan diameter terbesar pada perlakuan media top soil campur sekam (B) sebesar 0,030 cm, dan pengaruh perlakuan terhadap pertumbuhan semai Ylang-ylang (C. odorata) berpengaruh nyata terhadap pertambahan tinggi dan diameter batang

Jurnal Sylva ScienteaeVol. 8(4)
Lambung Mangkurat University (ID)
Openalex Percentile: Top 69%
Plant Growth and Agriculture Techniques
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.