Teknik Penerjemahan Teks Bahasa Arab ke Bahasa Sunda: Analisis Teks Doa Saba’da Ngaos di Pesantren Ar-Rahmaniyyah Bandung
This research aims to identify and analyze the translation techniques in the Arabic prayer text saba’da ngaos and its Sundanese translation used at the Ar-Rahmaniyyah Pesantren in Bandung. Employing a descriptive qualitative method with a content analysis approach, this study is based on Newmark's theory of translation procedures to examine two prayer texts. The analysis reveals the use of eight translation techniques: literal, transcription, description, modulation, transposition, transmutation, reduction, and expansion. There is a significant difference in the strategies used between the two prayers. In the first prayer, the translator predominantly used couplets (a combination of two procedures), with expansion being the most frequent procedure (six instances). Conversely, the second prayer showed a tendency towards using triplets (a combination of three procedures), with reduction being the most applied procedure (five instances). This study contributes to the field of Arabic-Sundanese translation studies and serves as a reference for translators of religious texts. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis teknik penerjemahan dalam teks doa saba’da ngaos berbahasa Arab dan terjemahannya dalam bahasa Sunda yang digunakan di Pesantren Ar-Rahmaniyyah, Bandung. Menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis isi, penelitian ini mengacu pada teori teknik penerjemahan oleh Newmark untuk mengkaji dua teks doa. Hasil analisis menunjukkan penggunaan delapan teknik penerjemahan: literal, transkripsi, deskripsi, modulasi, transposisi, transmutasi, reduksi, dan ekspansi. Terdapat perbedaan strategi yang signifikan antara kedua doa. Pada doa pertama, penerjemahan dominan menggunakan kombinasi dua teknik (kuplet) , dengan teknik ekspansi menjadi yang paling sering muncul (enam kali). Sebaliknya, pada doa kedua, ditemukan kecenderungan penggunaan kombinasi tiga teknik (triplet), dengan teknik reduksi sebagai yang terbanyak diterapkan (lima kali). Penelitian ini memberikan kontribusi pada studi penerjemahan Arab-Sunda dan menjadi referensi bagi para penerjemah teks keagamaan.
Authors
- Agustina Hayatunnufus
- Sukron Mazid (ORCID: https://orcid.org/0000-0002-6805-1467)
- Tatang Tatang
- Sami A. Khalid (ORCID: https://orcid.org/0000-0002-2511-7040)
- Farhan Abdillah
Institutions
- Indonesia University of Education (ID)
- Universitas Tidar (ID)
- KTO Karatay University (TR)
Publication Details
- Journal
- TSAQOFIYA Jurusan Pendidikan Bahasa Arab IAIN Ponorogo
- Published
- 2025-08-15
- DOI
- https://doi.org/10.21154/1nq4yx69
- Primary Topic
- Linguistics and Language Analysis
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 0.00