MENELUSURI NILAI-NILAI ISLAM DALAM ADAT PALANGKAHAN

Abstract: In the wedding practices of the Banjar community, there is a tradition called palangkahan. Palangkahan is a customary tradition practiced by the Banjar people when a younger sister marries before her older sister. This tradition involves a form of compensation or gift, usually in the form of money, as a sign of respect from a younger sister to the older one. The moral values within the palangkahan tradition include honoring women within the family, respecting older siblings, and the practice of exchanging gifts. This study aims to analyze the moral values in the palangkahan tradition and their alignment with Islamic teachings. Islam emphasizes the importance of maintaining family ties, mutual respect, and giving gifts and assistance to relatives. Therefore, although palangkahan is part of local customs, the values it contains are in harmony with Islamic teachings. Based on this analysis, the palangkahan tradition is acceptable in Islam as long as it does not conflict with the principles of Sharia. Keywords: Palangkahan, Banjar Custom, Moral Values Abstrak: Dalam pelaksanaan pernikahan pada masyarakat Banjar ada yang dinamakan dengan palangkahan. Palangkahan merupakan tradisi adat yang dilakukan oleh masyarakat Banjar ketika seorang adik perempuan menikah lebih dahulu dibandingkan kakak perempuannya. Tradisi ini melibatkan tebusan atau pemberian yang biasanya berupa uang, sebagai bentuk penghormatan dari adik kepada kakaknya. Nilai moral dalam adat palangkahan meliputi penghormatan terhadap perempuan dalam keluarga, menghargai saudara yang lebih tua, dan praktik saling memberi hadiah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai moral dalam adat palangkahan dan kesesuaiannya dengan ajaran Islam. Islam menekankan pentingnya menjaga silaturahmi, saling menghormati, memberi hadiah dan bantuan kepada kerabat. Oleh karena itu, meskipun palangkahan adalah bagian dari adat istiadat lokal, nilai-nilai yang terkandung di dalamnya selaras dengan ajaran Islam. Berdasarkan analisis tersebut, adat palangkahan dapat diterima dalam Islam selama tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip syariat. Kata Kunci: Palangkahan, Adat Banjar, Nilai Moral.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
TASHWIR
Published
2025-07-18
DOI
https://doi.org/10.18592/jt.v13i01.14049
Citations
1
Primary Topic
Islamic Finance and Banking Studies
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
3.91
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

MENELUSURI NILAI-NILAI ISLAM DALAM ADAT PALANGKAHAN

Ahmad Seiichi Ramadhan, M. Fairi Nazar, Noor Efendy, Muhammad Azmi et al.
1 citations
TASHWIR
Islamic Finance and Banking Studies
3.91
article

MENELUSURI NILAI-NILAI ISLAM DALAM ADAT PALANGKAHAN

Ahmad Seiichi Ramadhan, M. Fairi Nazar, Noor Efendy, Muhammad Azmi, Suwaibatul Aslamiah, Adisti Anisa
article en
1 citations

Abstract

Abstract: In the wedding practices of the Banjar community, there is a tradition called palangkahan. Palangkahan is a customary tradition practiced by the Banjar people when a younger sister marries before her older sister. This tradition involves a form of compensation or gift, usually in the form of money, as a sign of respect from a younger sister to the older one. The moral values within the palangkahan tradition include honoring women within the family, respecting older siblings, and the practice of exchanging gifts. This study aims to analyze the moral values in the palangkahan tradition and their alignment with Islamic teachings. Islam emphasizes the importance of maintaining family ties, mutual respect, and giving gifts and assistance to relatives. Therefore, although palangkahan is part of local customs, the values it contains are in harmony with Islamic teachings. Based on this analysis, the palangkahan tradition is acceptable in Islam as long as it does not conflict with the principles of Sharia. Keywords: Palangkahan, Banjar Custom, Moral Values Abstrak: Dalam pelaksanaan pernikahan pada masyarakat Banjar ada yang dinamakan dengan palangkahan. Palangkahan merupakan tradisi adat yang dilakukan oleh masyarakat Banjar ketika seorang adik perempuan menikah lebih dahulu dibandingkan kakak perempuannya. Tradisi ini melibatkan tebusan atau pemberian yang biasanya berupa uang, sebagai bentuk penghormatan dari adik kepada kakaknya. Nilai moral dalam adat palangkahan meliputi penghormatan terhadap perempuan dalam keluarga, menghargai saudara yang lebih tua, dan praktik saling memberi hadiah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai moral dalam adat palangkahan dan kesesuaiannya dengan ajaran Islam. Islam menekankan pentingnya menjaga silaturahmi, saling menghormati, memberi hadiah dan bantuan kepada kerabat. Oleh karena itu, meskipun palangkahan adalah bagian dari adat istiadat lokal, nilai-nilai yang terkandung di dalamnya selaras dengan ajaran Islam. Berdasarkan analisis tersebut, adat palangkahan dapat diterima dalam Islam selama tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip syariat. Kata Kunci: Palangkahan, Adat Banjar, Nilai Moral.

TASHWIRVol. 13(01)
Institut Agama Islam Negeri Bengkulu (ID)
Openalex Percentile: Top 6%
Islamic Finance and Banking Studies
3.91
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.