Pemuridan Paulus dan Timotius Menurut 1 Timotius 1:1-2: Role Model Gereja Tuhan Masa Kini

In this digital era, it provided its own challenges for the church in carrying out the great commission of the lord jesus christ to go and make disciples of all nations. Social media seemsed to be opening up opportunities for the church to spread the gospel more freely to remote areas, even with new ways of worship, even though it's online. However, on the other hand, existing programs have resulted in the onsite disconnection of the congregation. This is what caused direct relationships or communication with one another to be of less value. By using a descriptive qualitative approach and literature study method, this study aimsed to answer several questions about how to apply the discipleship model through relationships in this increasingly modern era. This meansed that paul and timothy's model of discipleship as relationship-based discipleship should be applicable and even multiplied in today's church.AbstrakDi era digital seperti sekarang ini memberikan tantangan tersendiri bagi gereja dalam menjalankan amanat agung tuhan yesus kristus untuk pergi dan menjadikan semua bangsa murid kristus. Sosial media sepertinya membuka peluang bagi gereja untuk memberikan injil dengan lebih leluasa sampai di daerah-daerah terpelosok bahkan dengan cara-cara baru dalam peribadan meskipun secara online. Namun di sisi lain, program-program yang ada malah mengakibatkan semakin tidak terhubungnya jemaat secara kedekatan (onsite). Inilah yang mengakibatkan hubungan atau komunikasi secara langsung satu dengan yang lain menjadi kurang nilainya. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif serta metode studi literatur, maka penelitian ini bertujuan untuk menjawab beberapa pertanyaan tentang bagaimana mengaplikasikan model pemuridan melalui hubungan di tengah-tengah zaman yang semakin modern ini. Ini berarti model pemuridan paulus dan timotius sebagai pemuridan yang berdasarkan hubungan harusnya dapat diterapkan bahkan dimultiplikasikan di dalam gereja masa kini.

Authors

Publication Details

Journal
Ritornera - Jurnal Teologi Pentakosta Indonesia
Published
2025-08-31
DOI
https://doi.org/10.54403/rjtpi.v5i2.136
Primary Topic
Contemporary Christian Leadership and Education
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Pemuridan Paulus dan Timotius Menurut 1 Timotius 1:1-2: Role Model Gereja Tuhan Masa Kini

Noor Anggraito, Paulus Kunto Baskoro, Rony Gara
Ritornera - Jurnal Teologi Pentakosta Indonesia
Contemporary Christian Leadership and Education
article

Pemuridan Paulus dan Timotius Menurut 1 Timotius 1:1-2: Role Model Gereja Tuhan Masa Kini

Noor Anggraito, Paulus Kunto Baskoro, Rony Gara
article en

Abstract

In this digital era, it provided its own challenges for the church in carrying out the great commission of the lord jesus christ to go and make disciples of all nations. Social media seemsed to be opening up opportunities for the church to spread the gospel more freely to remote areas, even with new ways of worship, even though it's online. However, on the other hand, existing programs have resulted in the onsite disconnection of the congregation. This is what caused direct relationships or communication with one another to be of less value. By using a descriptive qualitative approach and literature study method, this study aimsed to answer several questions about how to apply the discipleship model through relationships in this increasingly modern era. This meansed that paul and timothy's model of discipleship as relationship-based discipleship should be applicable and even multiplied in today's church.AbstrakDi era digital seperti sekarang ini memberikan tantangan tersendiri bagi gereja dalam menjalankan amanat agung tuhan yesus kristus untuk pergi dan menjadikan semua bangsa murid kristus. Sosial media sepertinya membuka peluang bagi gereja untuk memberikan injil dengan lebih leluasa sampai di daerah-daerah terpelosok bahkan dengan cara-cara baru dalam peribadan meskipun secara online. Namun di sisi lain, program-program yang ada malah mengakibatkan semakin tidak terhubungnya jemaat secara kedekatan (onsite). Inilah yang mengakibatkan hubungan atau komunikasi secara langsung satu dengan yang lain menjadi kurang nilainya. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif serta metode studi literatur, maka penelitian ini bertujuan untuk menjawab beberapa pertanyaan tentang bagaimana mengaplikasikan model pemuridan melalui hubungan di tengah-tengah zaman yang semakin modern ini. Ini berarti model pemuridan paulus dan timotius sebagai pemuridan yang berdasarkan hubungan harusnya dapat diterapkan bahkan dimultiplikasikan di dalam gereja masa kini.

Ritornera - Jurnal Teologi Pentakosta IndonesiaVol. 5(2)
Openalex Percentile: Top 82%
Contemporary Christian Leadership and Education
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.

Pemuridan Paulus dan Timotius Menurut 1 Timotius 1:1-2: Role Model Gereja Tuhan Masa Kini — Noor Anggraito, Paulus Kunto Baskoro, et al. · Ritornera - Jurnal Teologi Pentakosta Indonesia (2025) | TGRS Research Map | TGRS