Sosialisasi Manfaat Menggunakan Layanan Perbankan Syariah

Conventional bank users still significantly outnumber those using Islamic banks, influenced by various factors, one of which is a lack of public understanding of Islamic banking services. In fact, Islamic banks already provide almost all the services available at conventional banks. To address this, community service was conducted in the form of face-to-face outreach explaining the various products, services, and benefits of Islamic banking. This activity was carried out at the women's study group of the Al-Amanah Jami Mosque in RW 03 Pamulang Barat, South Tangerang, Banten, with the aim of expanding understanding and interest in Islamic banking products and services. The methods used included planning, implementing outreach discussing the characteristics, products, and benefits of Islamic banking, as well as monitoring and evaluation to measure the effectiveness of the activity. The results of the outreach showed an increase in participant awareness regarding the operational principles of Islamic banks that are free from usury, the profit-sharing system, Sharia-compliant fund management, and the convenience of digital banking services offered by Islamic banks.. ABSTRAK Pengguna bank konvensional masih jauh lebih banyak dibandingkan dengan bank syariah, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya kurangnya pemahaman masyarakat terhadap fasilitas layanan bank syariah. Padahal, bank syariah telah menyediakan hampir semua layanan yang ada di bank konvensional. Untuk mengatasi hal ini, dilakukan pengabdian masyarakat berupa sosialisasi tatap muka yang menjelaskan beragam produk, layanan, dan manfaat perbankan syariah. Kegiatan ini dilaksanakan di komunitas pengajian ibu-ibu Masjid Jami Al-Amanah RW 03 Pamulang Barat, Tangerang Selatan, Banten, dengan tujuan memperluas pemahaman dan minat terhadap produk serta layanan perbankan syariah. Metode yang digunakan mencakup perencanaan, pelaksanaan sosialisasi yang membahas karakteristik, produk, dan manfaat perbankan syariah, serta monitoring dan evaluasi untuk mengukur efektivitas kegiatan. Hasil sosialisasi menunjukkan peningkatan kesadaran peserta mengenai prinsip operasional bank syariah yang bebas riba, sistem bagi hasil, pengelolaan dana sesuai syariah, serta kemudahan layanan digital banking yang ditawarkan oleh perbankan syariah.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Jumat Ekonomi Jurnal Pengabdian Masyarakat
Published
2025-08-31
DOI
https://doi.org/10.32764/abdimasekon.v6i2.6041
Primary Topic
Islamic Finance and Banking Studies
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Sosialisasi Manfaat Menggunakan Layanan Perbankan Syariah

Muhammad Khaerul Muttaqien, Tajudin Mas’ud, M. Reza Prima Matondang, Ahmad Tibrizi Soni Wicaksono
Jumat Ekonomi Jurnal Pengabdian Masyarakat
Islamic Finance and Banking Studies
article

Sosialisasi Manfaat Menggunakan Layanan Perbankan Syariah

Muhammad Khaerul Muttaqien, Tajudin Mas’ud, M. Reza Prima Matondang, Ahmad Tibrizi Soni Wicaksono
article en

Abstract

Conventional bank users still significantly outnumber those using Islamic banks, influenced by various factors, one of which is a lack of public understanding of Islamic banking services. In fact, Islamic banks already provide almost all the services available at conventional banks. To address this, community service was conducted in the form of face-to-face outreach explaining the various products, services, and benefits of Islamic banking. This activity was carried out at the women's study group of the Al-Amanah Jami Mosque in RW 03 Pamulang Barat, South Tangerang, Banten, with the aim of expanding understanding and interest in Islamic banking products and services. The methods used included planning, implementing outreach discussing the characteristics, products, and benefits of Islamic banking, as well as monitoring and evaluation to measure the effectiveness of the activity. The results of the outreach showed an increase in participant awareness regarding the operational principles of Islamic banks that are free from usury, the profit-sharing system, Sharia-compliant fund management, and the convenience of digital banking services offered by Islamic banks.. ABSTRAK Pengguna bank konvensional masih jauh lebih banyak dibandingkan dengan bank syariah, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya kurangnya pemahaman masyarakat terhadap fasilitas layanan bank syariah. Padahal, bank syariah telah menyediakan hampir semua layanan yang ada di bank konvensional. Untuk mengatasi hal ini, dilakukan pengabdian masyarakat berupa sosialisasi tatap muka yang menjelaskan beragam produk, layanan, dan manfaat perbankan syariah. Kegiatan ini dilaksanakan di komunitas pengajian ibu-ibu Masjid Jami Al-Amanah RW 03 Pamulang Barat, Tangerang Selatan, Banten, dengan tujuan memperluas pemahaman dan minat terhadap produk serta layanan perbankan syariah. Metode yang digunakan mencakup perencanaan, pelaksanaan sosialisasi yang membahas karakteristik, produk, dan manfaat perbankan syariah, serta monitoring dan evaluasi untuk mengukur efektivitas kegiatan. Hasil sosialisasi menunjukkan peningkatan kesadaran peserta mengenai prinsip operasional bank syariah yang bebas riba, sistem bagi hasil, pengelolaan dana sesuai syariah, serta kemudahan layanan digital banking yang ditawarkan oleh perbankan syariah.

Jumat Ekonomi Jurnal Pengabdian MasyarakatVol. 6(2)
Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (ID), Universitas Muhammadiyah Jakarta (ID)
Openalex Percentile: Top 66%
Islamic Finance and Banking Studies
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.