Curriculum Design of Child Developmental Psychology Education as a Basis for Mitigating Online Gaming Addiction

Online gaming addiction among children today extends beyond psychological concerns into social, academic, and moral dimensions of development. From the perspective of developmental psychology, childhood is a decisive phase for establishing emotional regulation, cognition, and social competence. However, the massive penetration of digital technology often disrupts this trajectory, leading children into addictive behaviors that undermine developmental balance. This article aims to design a curriculum in child developmental psychology education as a basis for mitigating online gaming addiction. Employing a literature study, the research reviews scholarship on digital addiction, child development theories, and curriculum-based intervention strategies. The findings indicate that a curriculum integrated with developmental psychology principles can serve both preventive and rehabilitative functions, focusing on emotional regulation, value internalization, digital literacy, and social skills. The discussion highlights that this curriculum is not merely a pedagogical framework but also a psychosocial intervention responsive to the dynamics of child growth in the digital era. The study recommends collaboration among educators, parents, and psychologists to ensure comprehensive and sustainable implementation. The novelty lies in constructing a developmental psychology–based curriculum explicitly designed as a preventive mitigation mechanism rather than solely as post-addiction intervention, thereby contributing a paradigmatic approach to children’s education in the digital age. Kecanduan gim daring pada anak saat ini tidak hanya menjadi persoalan psikologis, tetapi juga merambah ke dimensi sosial, akademik, dan moral dalam perkembangan mereka. Dari perspektif psikologi perkembangan, masa kanak-kanak merupakan fase krusial untuk membentuk regulasi emosi, kognisi, dan kompetensi sosial. Namun, penetrasi teknologi digital yang masif sering kali mengganggu jalannya perkembangan ini, sehingga anak terjerat dalam perilaku adiktif yang mengganggu keseimbangan tumbuh kembang. Artikel ini bertujuan merancang kurikulum pendidikan psikologi perkembangan anak sebagai basis mitigasi kecanduan gim daring. Dengan menggunakan metode studi pustaka, penelitian ini menelaah kajian terkait adiksi digital, teori perkembangan anak, serta strategi intervensi berbasis kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum yang diintegrasikan dengan prinsip-prinsip psikologi perkembangan dapat berfungsi ganda, yaitu preventif sekaligus rehabilitatif, dengan penekanan pada penguatan regulasi emosi, internalisasi nilai, literasi digital, dan keterampilan sosial. Pembahasan menegaskan bahwa kurikulum ini bukan sekadar kerangka pedagogis, tetapi juga strategi intervensi psikososial yang responsif terhadap dinamika perkembangan anak di era digital. Studi ini merekomendasikan kolaborasi antara pendidik, orang tua, dan psikolog untuk memastikan implementasi yang komprehensif dan berkelanjutan. Kebaruan penelitian terletak pada konstruksi kurikulum berbasis psikologi perkembangan yang dirancang secara eksplisit sebagai mekanisme mitigasi preventif, bukan semata intervensi pasca-adiksi, sehingga memberikan kontribusi paradigmatik bagi pendidikan anak di era digital.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Peradaban Journal of Interdisciplinary Educational Research
Published
2025-08-30
DOI
https://doi.org/10.59001/pjier.v3i2.552
Primary Topic
Educational Methods and Impacts
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Curriculum Design of Child Developmental Psychology Education as a Basis for Mitigating Online Gaming Addiction

Galuh Fairuzela Salsabillah, Nabil Nugraha Hendra, Rifaldy Ahmad Deson
Peradaban Journal of Interdisciplinary Educational Research
Educational Methods and Impacts
article

Curriculum Design of Child Developmental Psychology Education as a Basis for Mitigating Online Gaming Addiction

Galuh Fairuzela Salsabillah, Nabil Nugraha Hendra, Rifaldy Ahmad Deson
article en

Abstract

Online gaming addiction among children today extends beyond psychological concerns into social, academic, and moral dimensions of development. From the perspective of developmental psychology, childhood is a decisive phase for establishing emotional regulation, cognition, and social competence. However, the massive penetration of digital technology often disrupts this trajectory, leading children into addictive behaviors that undermine developmental balance. This article aims to design a curriculum in child developmental psychology education as a basis for mitigating online gaming addiction. Employing a literature study, the research reviews scholarship on digital addiction, child development theories, and curriculum-based intervention strategies. The findings indicate that a curriculum integrated with developmental psychology principles can serve both preventive and rehabilitative functions, focusing on emotional regulation, value internalization, digital literacy, and social skills. The discussion highlights that this curriculum is not merely a pedagogical framework but also a psychosocial intervention responsive to the dynamics of child growth in the digital era. The study recommends collaboration among educators, parents, and psychologists to ensure comprehensive and sustainable implementation. The novelty lies in constructing a developmental psychology–based curriculum explicitly designed as a preventive mitigation mechanism rather than solely as post-addiction intervention, thereby contributing a paradigmatic approach to children’s education in the digital age. Kecanduan gim daring pada anak saat ini tidak hanya menjadi persoalan psikologis, tetapi juga merambah ke dimensi sosial, akademik, dan moral dalam perkembangan mereka. Dari perspektif psikologi perkembangan, masa kanak-kanak merupakan fase krusial untuk membentuk regulasi emosi, kognisi, dan kompetensi sosial. Namun, penetrasi teknologi digital yang masif sering kali mengganggu jalannya perkembangan ini, sehingga anak terjerat dalam perilaku adiktif yang mengganggu keseimbangan tumbuh kembang. Artikel ini bertujuan merancang kurikulum pendidikan psikologi perkembangan anak sebagai basis mitigasi kecanduan gim daring. Dengan menggunakan metode studi pustaka, penelitian ini menelaah kajian terkait adiksi digital, teori perkembangan anak, serta strategi intervensi berbasis kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum yang diintegrasikan dengan prinsip-prinsip psikologi perkembangan dapat berfungsi ganda, yaitu preventif sekaligus rehabilitatif, dengan penekanan pada penguatan regulasi emosi, internalisasi nilai, literasi digital, dan keterampilan sosial. Pembahasan menegaskan bahwa kurikulum ini bukan sekadar kerangka pedagogis, tetapi juga strategi intervensi psikososial yang responsif terhadap dinamika perkembangan anak di era digital. Studi ini merekomendasikan kolaborasi antara pendidik, orang tua, dan psikolog untuk memastikan implementasi yang komprehensif dan berkelanjutan. Kebaruan penelitian terletak pada konstruksi kurikulum berbasis psikologi perkembangan yang dirancang secara eksplisit sebagai mekanisme mitigasi preventif, bukan semata intervensi pasca-adiksi, sehingga memberikan kontribusi paradigmatik bagi pendidikan anak di era digital.

Peradaban Journal of Interdisciplinary Educational ResearchVol. 3(2)
Universitas Gadjah Mada (ID), State University of Padang (ID)
Openalex Percentile: Top 74%
Educational Methods and Impacts
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.