Hubungan Tipe Kepribadian, Pendidikan Orang Tua, dan Aktivitas Fisik dengan Kejadian Obesitas pada Remaja di SMA Negeri 1 Mataram

ABSTRACT The prevalence of non-communicable diseases (NCDs), including obesity, continues to rise across all age groups. Obesity, characterized by abnormal fat accumulation, has become a global health issue affecting both adolescents and adults in developed and developing countries. Various factors contribute to the occurrence of obesity, including internal factors such as personality types, and external factors such as parental education levels and physical activity. Objective to determine the relationship between personality types, parental education, and physical activity with the incidence of obesity in adolescents at SMA Negeri 1 Mataram. This study uses an observational analytic method with a cross-sectional study design. Data analysis was performed using Chi-square. The study revealed a significant relationship between extroverted personality type and obesity among adolescents at SMA Negeri 1 Mataram (p-value = 0.038; PR 0.321 with 95% CI 0.106-0.970). However, no significant relationship was found between the father’s (p-value = 0.115) and mother’s (p-value = 0.158) education levels and obesity. Physical activity was also found to have a significant relationship with obesity (p-value = 0.000), where adolescents with low physical activity were more likely to experience obesity. This study shows that personality type and physical activity are significantly associated with the occurrence of obesity in adolescents at SMA Negeri 1 Mataram. However, no significant relationship was found between parental education levels and the incidence of obesity. Keywords: Obesity, Adolescents, Personality Type, Parental Education, Physical Activity ABSTRAK Prevalensi penyakit tidak menular (PTM), termasuk obesitas, terus meningkat di semua kelompok usia. Obesitas, yang ditandai dengan akumulasi lemak tubuh yang abnormal, menjadi masalah kesehatan global, baik remaja maupun orang dewasa di negara maju maupun berkembang. Berbagai faktor mempengaruhi terjadinya obesitas, baik faktor internal seperti tipe kepribadian, maupun faktor eksternal seperti tingkat pendidikan orang tua dan aktivitas fisik. Tujuan Untuk mengetahui hubungan tipe kepribadian, pendidikan orang tua, dan aktivitas fisik dengan kejadian obesitas pada remaja di SMA Negeri 1 Mataram. Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dengan rancangan cross-sectional study. Analisis data menggunakan Chi square. Penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara tipe kepribadian ekstrovert dengan kejadian obesitas pada remaja di SMA Negeri 1 Mataram (p-value= 0,038 dan PR 0,321 dengan 95% CI 0,106-0,970). Namun, tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan ayah (p-value = 0,115) dan ibu (p-value = 0,158) dengan obesitas. Aktivitas fisik juga terbukti memiliki hubungan signifikan dengan obesitas (p-value = 0,000), dimana remaja dengan aktivitas fisik rendah memiliki kecenderungan lebih tinggi untuk mengalami obesitas. Penelitian ini menunjukkan bahwa tipe kepribadian dan aktivitas fisik berhubungan signifikan dengan kejadian obesitas pada remaja di SMA Negeri 1 Mataram. Namun, tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan orang tua dan kejadian obesitas. Kata Kunci: Obesitas, Remaja, Tipe Kepribadian, Pendidikan Orang Tua, Aktivitas Fisik.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
MAHESA Malahayati Health Student Journal
Published
2025-09-01
DOI
https://doi.org/10.33024/mahesa.v5i9.19296
Primary Topic
Public Health and Nutrition
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Hubungan Tipe Kepribadian, Pendidikan Orang Tua, dan Aktivitas Fisik dengan Kejadian Obesitas pada Remaja di SMA Negeri 1 Mataram

Dian Rahadianti, Siti Ruqayyah, Komang Ayu Mita Wiadnyani, Putu Janu Eka Saputra
MAHESA Malahayati Health Student Journal
Public Health and Nutrition
article

Hubungan Tipe Kepribadian, Pendidikan Orang Tua, dan Aktivitas Fisik dengan Kejadian Obesitas pada Remaja di SMA Negeri 1 Mataram

Dian Rahadianti, Siti Ruqayyah, Komang Ayu Mita Wiadnyani, Putu Janu Eka Saputra
article en

Abstract

ABSTRACT The prevalence of non-communicable diseases (NCDs), including obesity, continues to rise across all age groups. Obesity, characterized by abnormal fat accumulation, has become a global health issue affecting both adolescents and adults in developed and developing countries. Various factors contribute to the occurrence of obesity, including internal factors such as personality types, and external factors such as parental education levels and physical activity. Objective to determine the relationship between personality types, parental education, and physical activity with the incidence of obesity in adolescents at SMA Negeri 1 Mataram. This study uses an observational analytic method with a cross-sectional study design. Data analysis was performed using Chi-square. The study revealed a significant relationship between extroverted personality type and obesity among adolescents at SMA Negeri 1 Mataram (p-value = 0.038; PR 0.321 with 95% CI 0.106-0.970). However, no significant relationship was found between the father’s (p-value = 0.115) and mother’s (p-value = 0.158) education levels and obesity. Physical activity was also found to have a significant relationship with obesity (p-value = 0.000), where adolescents with low physical activity were more likely to experience obesity. This study shows that personality type and physical activity are significantly associated with the occurrence of obesity in adolescents at SMA Negeri 1 Mataram. However, no significant relationship was found between parental education levels and the incidence of obesity. Keywords: Obesity, Adolescents, Personality Type, Parental Education, Physical Activity ABSTRAK Prevalensi penyakit tidak menular (PTM), termasuk obesitas, terus meningkat di semua kelompok usia. Obesitas, yang ditandai dengan akumulasi lemak tubuh yang abnormal, menjadi masalah kesehatan global, baik remaja maupun orang dewasa di negara maju maupun berkembang. Berbagai faktor mempengaruhi terjadinya obesitas, baik faktor internal seperti tipe kepribadian, maupun faktor eksternal seperti tingkat pendidikan orang tua dan aktivitas fisik. Tujuan Untuk mengetahui hubungan tipe kepribadian, pendidikan orang tua, dan aktivitas fisik dengan kejadian obesitas pada remaja di SMA Negeri 1 Mataram. Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dengan rancangan cross-sectional study. Analisis data menggunakan Chi square. Penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara tipe kepribadian ekstrovert dengan kejadian obesitas pada remaja di SMA Negeri 1 Mataram (p-value= 0,038 dan PR 0,321 dengan 95% CI 0,106-0,970). Namun, tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan ayah (p-value = 0,115) dan ibu (p-value = 0,158) dengan obesitas. Aktivitas fisik juga terbukti memiliki hubungan signifikan dengan obesitas (p-value = 0,000), dimana remaja dengan aktivitas fisik rendah memiliki kecenderungan lebih tinggi untuk mengalami obesitas. Penelitian ini menunjukkan bahwa tipe kepribadian dan aktivitas fisik berhubungan signifikan dengan kejadian obesitas pada remaja di SMA Negeri 1 Mataram. Namun, tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan orang tua dan kejadian obesitas. Kata Kunci: Obesitas, Remaja, Tipe Kepribadian, Pendidikan Orang Tua, Aktivitas Fisik.

MAHESA Malahayati Health Student JournalVol. 5(9)
Universitas Islam Al-Azhar Mataram (ID)
Openalex Percentile: Top 68%
Public Health and Nutrition
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.