ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI GIZI KURANG PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSTU PEKAN ARBA TEMBILAHAN

Malnutrition in toddlers, has a negative impact on physical and mental growth, reduces endurance, affects intelligence, decreased cognitive abilities, decreased productivity of children, causing loss of healthy life, even causing disability, increasing morbidity and mortality. Riau ranks seventeenth of 34 provinces with a nutritional prevalence less than the national prevalence rate of around 15%. This study aims to determine the factors that influence malnutrition in children under five in the working area of Pustu Pekan Arba Tembilahan. The research design is qualitative descriptive. The population in this study consisted of the main informants namely mothers who have children under five with malnutrition and key informants, namely all the closest families and related health workers. The sample consisted of 17 people (8 mothers of toddlers, 8 closest family members and 1 health worker). Data collection techniques were carried out by indepth interviews. In analyzing data the researcher uses content analysis techniques. The results of the conclusions showed that nutritional intake, co-morbidities and infections, socioeconomic status, maternal education, maternal knowledge, breastfeeding and completeness of immunization affected malnutrition in children under five in the working area of Pustu Pekan Arba Tembilahan. It is hoped that research can add knowledge and references about the factors that influence malnutrition in toddlers. Gizi kurang pada balita, membawa dampak negatif terhadap pertumbuhan fisik maupun mental, menurunkan daya tahan tubuh, mempengaruhi kecerdasan, menurunnya kemampuan kognitif, menurunnya produktivitas anak, menyebabkan hilangnya masa hidup sehat, bahkan menimbulkan kecacatan, meningkatkan angka kesakitan serta angka kematian. Riau menempati urutan ketujuh belas dari 34 provinsi dengan prevalensi gizi kurang di atas angka prevalensi nasional yaitu sekitar 15%. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi gizi kurang pada balita di wilayah kerja Pustu Pekan Arba Tembilahan. Desain penelitian bersifat deskriptif kualitatif. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari informan utama yaitu ibu yang memiliki balita dengan gizi kurang dan informan kunci yaitu semua keluarga terdekat dan petugas kesehatan terkait. Sampel berjumlah 17 orang (8 orang ibu balita, 8 orang keluarga terdekat dan 1 orang petugas kesehatan). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam (indepth interview). Dalam menganalisa data peneliti menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian yang menjadi simpulan menunjukkan bahwa asupan gizi, penyakit penyerta dan infeksi, status sosial ekonomi, pendidikan ibu, pengetahuan ibu, pemberian ASI dan kelengkapan imunisasi mempengaruhi gizi kurang pada balita di wilayah kerja Pustu Pekan Arba Tembilahan. Diharapkan penelitian dapat mengurangi angka kejadian gizi kurang dan menambah pengetahuan tentang faktor-faktor yang mempengaruhi gizi kurang pada balita.

Authors

Publication Details

Journal
Jurnal Kesehatan Husada Gemilang
Published
2025-08-16
DOI
https://doi.org/10.61129/jkhg.v8i2.129
Primary Topic
Public Health and Nutrition
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI GIZI KURANG PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSTU PEKAN ARBA TEMBILAHAN

Dewi Erlina Asrita Sari, Sandra Harianis, Nurul Indah Sari, Mia Rita Sari et al.
Jurnal Kesehatan Husada Gemilang
Public Health and Nutrition
article

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI GIZI KURANG PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSTU PEKAN ARBA TEMBILAHAN

Dewi Erlina Asrita Sari, Sandra Harianis, Nurul Indah Sari, Mia Rita Sari, Ana Verena Puspa Rini, Fitria Eka Safitri, Linda Raniwati
article en

Abstract

Malnutrition in toddlers, has a negative impact on physical and mental growth, reduces endurance, affects intelligence, decreased cognitive abilities, decreased productivity of children, causing loss of healthy life, even causing disability, increasing morbidity and mortality. Riau ranks seventeenth of 34 provinces with a nutritional prevalence less than the national prevalence rate of around 15%. This study aims to determine the factors that influence malnutrition in children under five in the working area of Pustu Pekan Arba Tembilahan. The research design is qualitative descriptive. The population in this study consisted of the main informants namely mothers who have children under five with malnutrition and key informants, namely all the closest families and related health workers. The sample consisted of 17 people (8 mothers of toddlers, 8 closest family members and 1 health worker). Data collection techniques were carried out by indepth interviews. In analyzing data the researcher uses content analysis techniques. The results of the conclusions showed that nutritional intake, co-morbidities and infections, socioeconomic status, maternal education, maternal knowledge, breastfeeding and completeness of immunization affected malnutrition in children under five in the working area of Pustu Pekan Arba Tembilahan. It is hoped that research can add knowledge and references about the factors that influence malnutrition in toddlers. Gizi kurang pada balita, membawa dampak negatif terhadap pertumbuhan fisik maupun mental, menurunkan daya tahan tubuh, mempengaruhi kecerdasan, menurunnya kemampuan kognitif, menurunnya produktivitas anak, menyebabkan hilangnya masa hidup sehat, bahkan menimbulkan kecacatan, meningkatkan angka kesakitan serta angka kematian. Riau menempati urutan ketujuh belas dari 34 provinsi dengan prevalensi gizi kurang di atas angka prevalensi nasional yaitu sekitar 15%. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi gizi kurang pada balita di wilayah kerja Pustu Pekan Arba Tembilahan. Desain penelitian bersifat deskriptif kualitatif. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari informan utama yaitu ibu yang memiliki balita dengan gizi kurang dan informan kunci yaitu semua keluarga terdekat dan petugas kesehatan terkait. Sampel berjumlah 17 orang (8 orang ibu balita, 8 orang keluarga terdekat dan 1 orang petugas kesehatan). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam (indepth interview). Dalam menganalisa data peneliti menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian yang menjadi simpulan menunjukkan bahwa asupan gizi, penyakit penyerta dan infeksi, status sosial ekonomi, pendidikan ibu, pengetahuan ibu, pemberian ASI dan kelengkapan imunisasi mempengaruhi gizi kurang pada balita di wilayah kerja Pustu Pekan Arba Tembilahan. Diharapkan penelitian dapat mengurangi angka kejadian gizi kurang dan menambah pengetahuan tentang faktor-faktor yang mempengaruhi gizi kurang pada balita.

Jurnal Kesehatan Husada GemilangVol. 8(2)
Openalex Percentile: Top 68%
Public Health and Nutrition
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.