Compassionate Learning in Enhancing Anti-Bullying Traits among Students of Pesantren-Based Madrasah Ibtidaiyah

This study aims to analyse the compassionate learning approach to strengthen students' anti-bullying character in pesantren-based madrasahs. The study is conducted at Islamic Elementary School/Madrasah Ibtidaiyah (MI) Tarbiyatul Banin Pekalongan Winong Pati, Indonesia, a pesantren-based madrasah that utilizes a compassionate learning approach. This research employs a qualitative approach using a case study. Data were collected through in-depth interviews with the madrasah principal and teachers, measurement of students' levels of compassion through questionnaires, direct observation, and relevant documentation. Miles and Huberman's interactive data analysis was applied through stages including data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results indicate that compassion is employed as a learning approach in the madrasah, albeit without a written policy. This approach is reinforced by the madrasah environment that fosters compassion, the integration of compassionate values into learning, and students' empathetic behavior. Compassion-based learning can enhance anti-bullying character traits, as evidenced by 96% of students exhibiting positive empathy, 64% displaying high moral courage, and 84% demonstrating high social awareness. Based on the research findings, schools or madrasahs should develop a design for a compassionate learning environment to bolster students' positive character traits. Keywords: compassionate learning, anti-bullying character, pesantren-based madrasah. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendekatan pembelajaran berbasis kasih sayang ( compassionate learning ) dalam memperkuat karakter anti-perundungan pada siswa madrasah ibtidaiyah berbasis pesantren. Studi ini dilakukan di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Tarbiyatul Banin Pekalongan Winong Pati, Indonesia, sebuah madrasah yang mengimplementasikan pendekatan pembelajaran berbasis kasih sayang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan kepala madrasah dan guru, pengukuran tingkat kasih sayang siswa melalui kuesioner, observasi langsung, serta dokumentasi relevan. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis kasih sayang telah diterapkan dalam proses pembelajaran di madrasah, meskipun belum tertuang dalam kebijakan tertulis. Pendekatan ini diperkuat oleh lingkungan madrasah yang mendukung nilai-nilai kasih sayang, integrasi nilai-nilai kasih sayang ke dalam pembelajaran, serta perilaku empatik siswa. Pembelajaran berbasis kasih sayang terbukti mampu meningkatkan karakter anti-perundungan pada siswa, yang ditunjukkan dengan 96% siswa memiliki empati yang baik, 64% menunjukkan keberanian moral yang tinggi, dan 84% memiliki kesadaran sosial yang tinggi. Berdasarkan temuan ini, sekolah atau madrasah disarankan untuk merancang lingkungan pembelajaran yang berlandaskan kasih sayang guna membentuk karakter positif pada siswa. Keywords: pembelajaran berbasis kasih sayang, karakter anti-perundungan, madrasah berbasis pesantren.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Al Ibtida Jurnal Pendidikan Guru MI
Published
2025-06-29
DOI
https://doi.org/10.24235/al.ibtida.snj.v12i1.20224
Primary Topic
Education and Character Development
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Compassionate Learning in Enhancing Anti-Bullying Traits among Students of Pesantren-Based Madrasah Ibtidaiyah

Muhammad Jauhari Sofi, M Sofyan Alnashr, Ali Imron, Abdul Rohman
1 links
Al Ibtida Jurnal Pendidikan Guru MI
Education and Character Development
article

Compassionate Learning in Enhancing Anti-Bullying Traits among Students of Pesantren-Based Madrasah Ibtidaiyah

Muhammad Jauhari Sofi, M Sofyan Alnashr, Ali Imron, Abdul Rohman
article en

Abstract

This study aims to analyse the compassionate learning approach to strengthen students' anti-bullying character in pesantren-based madrasahs. The study is conducted at Islamic Elementary School/Madrasah Ibtidaiyah (MI) Tarbiyatul Banin Pekalongan Winong Pati, Indonesia, a pesantren-based madrasah that utilizes a compassionate learning approach. This research employs a qualitative approach using a case study. Data were collected through in-depth interviews with the madrasah principal and teachers, measurement of students' levels of compassion through questionnaires, direct observation, and relevant documentation. Miles and Huberman's interactive data analysis was applied through stages including data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results indicate that compassion is employed as a learning approach in the madrasah, albeit without a written policy. This approach is reinforced by the madrasah environment that fosters compassion, the integration of compassionate values into learning, and students' empathetic behavior. Compassion-based learning can enhance anti-bullying character traits, as evidenced by 96% of students exhibiting positive empathy, 64% displaying high moral courage, and 84% demonstrating high social awareness. Based on the research findings, schools or madrasahs should develop a design for a compassionate learning environment to bolster students' positive character traits. Keywords: compassionate learning, anti-bullying character, pesantren-based madrasah. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendekatan pembelajaran berbasis kasih sayang ( compassionate learning ) dalam memperkuat karakter anti-perundungan pada siswa madrasah ibtidaiyah berbasis pesantren. Studi ini dilakukan di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Tarbiyatul Banin Pekalongan Winong Pati, Indonesia, sebuah madrasah yang mengimplementasikan pendekatan pembelajaran berbasis kasih sayang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan kepala madrasah dan guru, pengukuran tingkat kasih sayang siswa melalui kuesioner, observasi langsung, serta dokumentasi relevan. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis kasih sayang telah diterapkan dalam proses pembelajaran di madrasah, meskipun belum tertuang dalam kebijakan tertulis. Pendekatan ini diperkuat oleh lingkungan madrasah yang mendukung nilai-nilai kasih sayang, integrasi nilai-nilai kasih sayang ke dalam pembelajaran, serta perilaku empatik siswa. Pembelajaran berbasis kasih sayang terbukti mampu meningkatkan karakter anti-perundungan pada siswa, yang ditunjukkan dengan 96% siswa memiliki empati yang baik, 64% menunjukkan keberanian moral yang tinggi, dan 84% memiliki kesadaran sosial yang tinggi. Berdasarkan temuan ini, sekolah atau madrasah disarankan untuk merancang lingkungan pembelajaran yang berlandaskan kasih sayang guna membentuk karakter positif pada siswa. Keywords: pembelajaran berbasis kasih sayang, karakter anti-perundungan, madrasah berbasis pesantren.

Al Ibtida Jurnal Pendidikan Guru MIVol. 12(1)
Walisongo State Islamic University (ID), Universitas Pekalongan (ID), Aga Khan Foundation (KG), Universitas Wahid Hasyim (ID)
Peace, Justice and strong institutions
Openalex Percentile: Top 75%
Education and Character Development
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.