PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TERHADAP KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI POSYANDU HARAPAN KITA CAGUNGAN BANTUL

Stunting is a chronic nutritional problem in toddlers that affects children's physical growth and cognitive development. Based on the 2024 Indonesia Nutrition Status Survey (SSGI), 19.8% of toddlers in Indonesia experience stunting. In Bantul Regency, Special Region of Yogyakarta, the prevalence of stunting among toddlers decreased from 20.05% in 2023 to 16.50% in 2024. In the working area of Srandakan Health Center, Bantul, the highest number of stunted toddlers is found in Cagunan Hamlet, with a total of 11 cases. This study aims to determine the relationship between mothers’ knowledge and attitudes toward the incidence of stunting among toddlers at Posyandu Harapan Kita, Cagunan Hamlet, Srandakan, Bantul, Yogyakarta. This research used a quantitative method with a cross-sectional study design. The sample consisted of 31 respondents, who were mothers of toddlers at Posyandu Harapan Kita Cagunan, selected using non-random purposive sampling. The research instrument was a closed-ended questionnaire. The results showed that 19 respondents (61.3%) had good knowledge, 29 respondents (93.6%) had good attitudes, and 4 respondents (13%) had stunted toddlers. The Chi-Square test results indicated a significant relationship between mothers’ knowledge and the incidence of stunting among toddlers (p-value = 0.007 ? ? = 0.05), but no significant relationship between mothers’ attitudes and the incidence of stunting (p-value = 0.106 > ? = 0.05). It can be concluded that there is a significant correlation between mothers’ knowledge and the incidence of stunting among toddlers, but no significant correlation between mothers’ attitudes and the incidence of stunting at Posyandu Harapan Kita Cagunan. ABSTRAK Stunting merupakan masalah gizi kronis pada balita yang berdampak pada pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak. Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2024, terdapat 19,8% balita yang mengalami stunting di Indonesia. Sedangkan di Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta balita yang stunting mengalami penurunan dari 20,05% di tahun 2023 menjadi 16,50% di tahun 2024. Di wilayah kerja Puskesmas Srandakan Bantul, jumlah balita stunting tertinggi berada di Dusun Cagunan dengan total 11 balita stunting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap ibu balita terhadap kejadian stunting di Posyandu Harapan Kita, Dusun Cagunan, Srandakan Bantul DIY. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain studi cross sectional. Sampelnya sebanyak 31 responden yang merupakan ibu balita di Posyandu Harapan Kita Cagunan, dengan teknik pengambilan sampel non-random sampling dengan metode purposive sampling. Instrument penelitiannya menggunakan kuesioner tertutup. Hasil penelitian ini menunjukkan 19 responden (61,3%) memiliki pengetahuan baik, 29 responden (93,6%) memiliki sikap baik dan sebanyak 4 responden (13%) balitanya mengalami stunting. Hasil uji Chi-Square menunjukkan ada hubungan antara tingkat pengetahuan ibu terhadap kejadian stunting pada balita dengan nilai (p-sign = 0,007 ? ? = 0,05), namun tidak ada hubungan antara sikap ibu dengan kejadian stunting pada balita dengan nilai (p-sign = 0,106 > ? = 0,05). Sehingga dapat disimpulkan terdapat korelasi yang signifikan antara pengetahuan ibu dengan kejadian stunting pada balita, namun tidak terdapat korelasi yang signifikan antara sikap ibu dengan kejadian stunting pada balita di Posyandu Harapan Kita Cagunan.

Authors

Publication Details

Journal
HEALTHY Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan
Published
2025-08-28
DOI
https://doi.org/10.51878/healthy.v4i3.6796
Primary Topic
Public Health and Nutrition
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TERHADAP KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI POSYANDU HARAPAN KITA CAGUNGAN BANTUL

Vita Kumalasari, Vina Puspita Sari
HEALTHY Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan
Public Health and Nutrition
article

PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TERHADAP KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI POSYANDU HARAPAN KITA CAGUNGAN BANTUL

Vita Kumalasari, Vina Puspita Sari
article en

Abstract

Stunting is a chronic nutritional problem in toddlers that affects children's physical growth and cognitive development. Based on the 2024 Indonesia Nutrition Status Survey (SSGI), 19.8% of toddlers in Indonesia experience stunting. In Bantul Regency, Special Region of Yogyakarta, the prevalence of stunting among toddlers decreased from 20.05% in 2023 to 16.50% in 2024. In the working area of Srandakan Health Center, Bantul, the highest number of stunted toddlers is found in Cagunan Hamlet, with a total of 11 cases. This study aims to determine the relationship between mothers’ knowledge and attitudes toward the incidence of stunting among toddlers at Posyandu Harapan Kita, Cagunan Hamlet, Srandakan, Bantul, Yogyakarta. This research used a quantitative method with a cross-sectional study design. The sample consisted of 31 respondents, who were mothers of toddlers at Posyandu Harapan Kita Cagunan, selected using non-random purposive sampling. The research instrument was a closed-ended questionnaire. The results showed that 19 respondents (61.3%) had good knowledge, 29 respondents (93.6%) had good attitudes, and 4 respondents (13%) had stunted toddlers. The Chi-Square test results indicated a significant relationship between mothers’ knowledge and the incidence of stunting among toddlers (p-value = 0.007 ? ? = 0.05), but no significant relationship between mothers’ attitudes and the incidence of stunting (p-value = 0.106 > ? = 0.05). It can be concluded that there is a significant correlation between mothers’ knowledge and the incidence of stunting among toddlers, but no significant correlation between mothers’ attitudes and the incidence of stunting at Posyandu Harapan Kita Cagunan. ABSTRAK Stunting merupakan masalah gizi kronis pada balita yang berdampak pada pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak. Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2024, terdapat 19,8% balita yang mengalami stunting di Indonesia. Sedangkan di Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta balita yang stunting mengalami penurunan dari 20,05% di tahun 2023 menjadi 16,50% di tahun 2024. Di wilayah kerja Puskesmas Srandakan Bantul, jumlah balita stunting tertinggi berada di Dusun Cagunan dengan total 11 balita stunting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap ibu balita terhadap kejadian stunting di Posyandu Harapan Kita, Dusun Cagunan, Srandakan Bantul DIY. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain studi cross sectional. Sampelnya sebanyak 31 responden yang merupakan ibu balita di Posyandu Harapan Kita Cagunan, dengan teknik pengambilan sampel non-random sampling dengan metode purposive sampling. Instrument penelitiannya menggunakan kuesioner tertutup. Hasil penelitian ini menunjukkan 19 responden (61,3%) memiliki pengetahuan baik, 29 responden (93,6%) memiliki sikap baik dan sebanyak 4 responden (13%) balitanya mengalami stunting. Hasil uji Chi-Square menunjukkan ada hubungan antara tingkat pengetahuan ibu terhadap kejadian stunting pada balita dengan nilai (p-sign = 0,007 ? ? = 0,05), namun tidak ada hubungan antara sikap ibu dengan kejadian stunting pada balita dengan nilai (p-sign = 0,106 > ? = 0,05). Sehingga dapat disimpulkan terdapat korelasi yang signifikan antara pengetahuan ibu dengan kejadian stunting pada balita, namun tidak terdapat korelasi yang signifikan antara sikap ibu dengan kejadian stunting pada balita di Posyandu Harapan Kita Cagunan.

HEALTHY Jurnal Inovasi Riset Ilmu KesehatanVol. 4(3)
Openalex Percentile: Top 68%
Public Health and Nutrition
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.