Perilaku Fanatisme pada Konsumen Martabak Manis di Jakarta

In this study, the author explores the phenomenon of public enthusiasm for one of Indonesia's popular snacks, martabak manis (sweet martabak). The urgency of this research lies in understanding consumer perspectives on martabak manis products, enabling business owners to develop effective strategies to maintain the snack's relevance. Aligned with the study's objective to identify the factors underlying consumer fanaticism toward martabak manis, the author seeks to determine whether fanatical behavior exists among individuals regarding this snack. A qualitative approach using a case study method is employed to provide a detailed depiction of data gathered from informants. Utilizing the Emotional Attachment Theory, the research focuses on consumers of martabak manis in Jakarta as the study's object. The analysis of interviews conducted with informants indicates behaviors that suggest tendencies toward fanaticism for this snack. These behaviors influence consumers' purchasing decisions and overall behavior. However, this cannot conclusively be categorized as fanatical behavior. In the context of purchasing martabak manis, consumer behavior tends to lean more toward preference rather than fanaticism. Dalam penelitian ini, penulis tertarik dengan fenomena kegemaran masyarakat pada salah satu jajanan Indonesia yaitu martabak manis. Urgensi penelitian ini adalah untuk mengetahui perspektif konsumen terhadap produk martabak manis sehingga pelaku usaha dapat menyusun strategi yang tepat untuk mempertahankan eksistensi jajanan ini. Sesuai dengan tujuan penelitian ini yaitu menjelaskan faktor yang mendasari perilaku fanatisme pada konsumen terhadap produk martabak manis dalam pembelian produknya, maka penulis ingin mengetahui apakah terdapat perilaku fanatik pada seseorang terhadap jajanan martabak manis. Pada penelitian ini penulis menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus agar dapat menggambarkan dengan lebih rinci data yang diperoleh dari para informan. Dengan menggunakan Teori Keterikatan Emosional maka penulis memilih objek penelitian yaitu konsumen martabak manis di Jakarta. Hasil analisis dari wawancara yang telah penulis lakukan dengan informan yaitu bahwa terdapat indikasi perilaku yang mengarah kepada perilaku fanatik terhadap jajanan ini. Perilaku ini memengaruhi keputusan pembelian dan perilaku seorang konsumen. Meski begitu perilaku ini belum bisa dikatakan sebagai perilaku fanatik karena dalam konteks pembelian martabak manis, perilaku konsumen martabak manis lebih mengarah kepada preferensi.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Kiwari
Published
2025-06-30
DOI
https://doi.org/10.24912/ki.v4i2.35000
Primary Topic
Linguistics and Language Analysis
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Perilaku Fanatisme pada Konsumen Martabak Manis di Jakarta

Gregorius Genep Sukendro, Fahrandiva Al Muhtada Yogatama
Kiwari
Linguistics and Language Analysis
article

Perilaku Fanatisme pada Konsumen Martabak Manis di Jakarta

Gregorius Genep Sukendro, Fahrandiva Al Muhtada Yogatama
article en

Abstract

In this study, the author explores the phenomenon of public enthusiasm for one of Indonesia's popular snacks, martabak manis (sweet martabak). The urgency of this research lies in understanding consumer perspectives on martabak manis products, enabling business owners to develop effective strategies to maintain the snack's relevance. Aligned with the study's objective to identify the factors underlying consumer fanaticism toward martabak manis, the author seeks to determine whether fanatical behavior exists among individuals regarding this snack. A qualitative approach using a case study method is employed to provide a detailed depiction of data gathered from informants. Utilizing the Emotional Attachment Theory, the research focuses on consumers of martabak manis in Jakarta as the study's object. The analysis of interviews conducted with informants indicates behaviors that suggest tendencies toward fanaticism for this snack. These behaviors influence consumers' purchasing decisions and overall behavior. However, this cannot conclusively be categorized as fanatical behavior. In the context of purchasing martabak manis, consumer behavior tends to lean more toward preference rather than fanaticism. Dalam penelitian ini, penulis tertarik dengan fenomena kegemaran masyarakat pada salah satu jajanan Indonesia yaitu martabak manis. Urgensi penelitian ini adalah untuk mengetahui perspektif konsumen terhadap produk martabak manis sehingga pelaku usaha dapat menyusun strategi yang tepat untuk mempertahankan eksistensi jajanan ini. Sesuai dengan tujuan penelitian ini yaitu menjelaskan faktor yang mendasari perilaku fanatisme pada konsumen terhadap produk martabak manis dalam pembelian produknya, maka penulis ingin mengetahui apakah terdapat perilaku fanatik pada seseorang terhadap jajanan martabak manis. Pada penelitian ini penulis menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus agar dapat menggambarkan dengan lebih rinci data yang diperoleh dari para informan. Dengan menggunakan Teori Keterikatan Emosional maka penulis memilih objek penelitian yaitu konsumen martabak manis di Jakarta. Hasil analisis dari wawancara yang telah penulis lakukan dengan informan yaitu bahwa terdapat indikasi perilaku yang mengarah kepada perilaku fanatik terhadap jajanan ini. Perilaku ini memengaruhi keputusan pembelian dan perilaku seorang konsumen. Meski begitu perilaku ini belum bisa dikatakan sebagai perilaku fanatik karena dalam konteks pembelian martabak manis, perilaku konsumen martabak manis lebih mengarah kepada preferensi.

KiwariVol. 4(2)
Tarumanagara University (ID)
Openalex Percentile: Top 71%
Linguistics and Language Analysis
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.