Mitigasi Perubahan Iklim Melalui Pengelolaan Limbah Cair Rumah Tangga untuk Pembangunan Berkelanjutan

Community participation in climate change mitigation is very important to be socialized. The objectives of this community service are: 1) Increasing understanding of the importance of climate change mitigation. 2) Improving the ability of village communities, especially women, to process household liquid waste as a climate change mitigation and community participation in sustainable development. 3) Increase knowledge on how to make eco enzymes and soap from household waste. The methods used in this community service are lectures, discussions and practices of making eco enzymes and soap from used cooking oil. The methods used are lectures, discussions, and training. The participants of the activity amounted to 30 people. The results of the service showed that the understanding of the importance of climate change mitigation increased, the participants' ability to process household liquid waste increased, and the participants knew how to make eco enzymes and soap from household waste increased. With this increase in understanding and knowledge, this activity was successful. Abstrak Partisipasi masyarakat merupakan elemen kunci dalam upaya mitigasi perubahan iklim, khususnya melalui pendekatan edukatif yang mampu mendorong kesadaran dan tindakan kolektif di tingkat lokal. Tujuan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini adalah, pertama, meningkatkan pemahaman tentang pentingnya mitigasi perubahan iklim. Kedua, meningkatkan kemampuan masyarakat desa, terutama perempuan, dalam mengolah limbah cair rumah tangga sebagai mitigasi perubahan iklim dan partsipasi masyarakat dalam pembangunan berkelanjutan. Ketiga, meningkatkan pengetahuan tentang pembuatan eco enzyme dan sabun dari limbah rumah tangga. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi serta praktik membuat eco enzyme dan sabun dari minyak jelantah. Peserta kegiatan berjumlah 30 orang. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pemahaman tentang pentingnya mitigasi perubahan iklim meningkat, kemampuan peserta dalam mengolah limbah cair rumah tangga meningkat, peserta mengetahui cara membuat eco enzyme dan sabun dari limbah rumah tangga meningkat. Peningkatan rata-rata nilai post-test dibandingkan dengan nilai pre-test sebesar 46%. Peningkatan pengetahuan, pemahaman, dan ketrampilan peserta dalam pengelolaan limbah rumah tangga menunjukkan efektivitas kegiatan ini dalam mendukung upaya mitigasi perubahan iklim berbasis komunitas.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Sarwahita
Published
2025-08-25
DOI
https://doi.org/10.21009/sarwahita.222.2
Primary Topic
Architectural and Urban Studies
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Mitigasi Perubahan Iklim Melalui Pengelolaan Limbah Cair Rumah Tangga untuk Pembangunan Berkelanjutan

Tabah Maryanah, Lilih Muflihah
Sarwahita
Architectural and Urban Studies
article

Mitigasi Perubahan Iklim Melalui Pengelolaan Limbah Cair Rumah Tangga untuk Pembangunan Berkelanjutan

Tabah Maryanah, Lilih Muflihah
article en

Abstract

Community participation in climate change mitigation is very important to be socialized. The objectives of this community service are: 1) Increasing understanding of the importance of climate change mitigation. 2) Improving the ability of village communities, especially women, to process household liquid waste as a climate change mitigation and community participation in sustainable development. 3) Increase knowledge on how to make eco enzymes and soap from household waste. The methods used in this community service are lectures, discussions and practices of making eco enzymes and soap from used cooking oil. The methods used are lectures, discussions, and training. The participants of the activity amounted to 30 people. The results of the service showed that the understanding of the importance of climate change mitigation increased, the participants' ability to process household liquid waste increased, and the participants knew how to make eco enzymes and soap from household waste increased. With this increase in understanding and knowledge, this activity was successful. Abstrak Partisipasi masyarakat merupakan elemen kunci dalam upaya mitigasi perubahan iklim, khususnya melalui pendekatan edukatif yang mampu mendorong kesadaran dan tindakan kolektif di tingkat lokal. Tujuan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini adalah, pertama, meningkatkan pemahaman tentang pentingnya mitigasi perubahan iklim. Kedua, meningkatkan kemampuan masyarakat desa, terutama perempuan, dalam mengolah limbah cair rumah tangga sebagai mitigasi perubahan iklim dan partsipasi masyarakat dalam pembangunan berkelanjutan. Ketiga, meningkatkan pengetahuan tentang pembuatan eco enzyme dan sabun dari limbah rumah tangga. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi serta praktik membuat eco enzyme dan sabun dari minyak jelantah. Peserta kegiatan berjumlah 30 orang. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pemahaman tentang pentingnya mitigasi perubahan iklim meningkat, kemampuan peserta dalam mengolah limbah cair rumah tangga meningkat, peserta mengetahui cara membuat eco enzyme dan sabun dari limbah rumah tangga meningkat. Peningkatan rata-rata nilai post-test dibandingkan dengan nilai pre-test sebesar 46%. Peningkatan pengetahuan, pemahaman, dan ketrampilan peserta dalam pengelolaan limbah rumah tangga menunjukkan efektivitas kegiatan ini dalam mendukung upaya mitigasi perubahan iklim berbasis komunitas.

SarwahitaVol. 22(02)
Lampung University (ID), Universitas Bandar Lampung (ID)
Openalex Percentile: Top 72%
Architectural and Urban Studies
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.