Pembelajaran Aritmetika Sosial Berbasis Kisah Islami: Inovasi Modul Kontekstual untuk Penguatan Karakter dan Pemahaman Konsep

This study aims to describe the integration of Islamic values into the teaching of social arithmetic at the junior high school level through a contextual approach, to identify forms of Islamic value representation within the instructional module, and to explore students’ perceptions of mathematical understanding through an Islamic narrative-based approach. This qualitative descriptive research employed data collection techniques including document analysis of the module, semi-structured interviews, and limited classroom observation. Data were analyzed using Miles and Huberman’s model, consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that the module “Young Muslim Entrepreneur with Mathematics” successfully integrates Islamic values into social arithmetic content through meaningful storytelling and reflective learning activities. Islamic values are represented through selected Qur’anic verses, hadiths, contextual stories, calculation problems, and learning tasks aligned with sharia principles such as honesty, prohibition of usury (riba), zakat, and social responsibility. Students demonstrated improved conceptual understanding and increased motivation to learn mathematics through this integrative approach. The modules analyzed in this study are the results of the development of the theses of students in the Masters Program in Mathematics Education. These findings suggest that mathematics learning integrated with Islamic values not only enhances cognitive comprehension but also contributes to character formation and students’ spiritual awareness. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan integrasi nilai-nilai Islam dalam pembelajaran aritmetika sosial tingkat SMP melalui pendekatan kontekstual, mengidentifikasi bentuk representasi nilai keislaman dalam modul pembelajaran, serta mengeksplorasi persepsi siswa terhadap pemahaman konsep matematika melalui pendekatan berbasis kisah Islami. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui analisis dokumen modul, wawancara semi-terstruktur, dan observasi terbatas. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul “Pengusaha Muslim Muda bersama Matematika” berhasil mengintegrasikan nilai-nilai Islam ke dalam materi aritmetika sosial melalui narasi kontekstual dan aktivitas reflektif. Representasi nilai keislaman ditampilkan dalam bentuk ayat, hadis, konteks kisah, soal perhitungan, dan aktivitas pembelajaran yang mencerminkan prinsip-prinsip syariah seperti kejujuran, larangan riba, zakat, dan tanggung jawab sosial. Siswa menunjukkan pemahaman konsep matematika yang lebih baik serta minat belajar yang meningkat melalui pendekatan ini. Modul yang dianalisis dalam penelitian ini merupakan hasil pengembangan dari tesis mahasiswa Program Magister Pendidikan Matematika. Temuan ini mengindikasikan bahwa pembelajaran matematika berbasis integrasi nilai keislaman tidak hanya memperkuat pemahaman kognitif, tetapi juga berkontribusi pada pembentukan karakter dan kesadaran spiritual peserta didik.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Kaunia Integration and Interconnection Islam and Science
Published
2025-08-11
DOI
https://doi.org/10.14421/kaunia.5340
Primary Topic
Educational Research and Methods
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Pembelajaran Aritmetika Sosial Berbasis Kisah Islami: Inovasi Modul Kontekstual untuk Penguatan Karakter dan Pemahaman Konsep

Hasnah Mohamed, Sri Pujilestari, Sri Harini, Agus Miftakus Surur et al.
Kaunia Integration and Interconnection Islam and Science
Educational Research and Methods
article

Pembelajaran Aritmetika Sosial Berbasis Kisah Islami: Inovasi Modul Kontekstual untuk Penguatan Karakter dan Pemahaman Konsep

Hasnah Mohamed, Sri Pujilestari, Sri Harini, Agus Miftakus Surur, Imam Sujarwo
article en

Abstract

This study aims to describe the integration of Islamic values into the teaching of social arithmetic at the junior high school level through a contextual approach, to identify forms of Islamic value representation within the instructional module, and to explore students’ perceptions of mathematical understanding through an Islamic narrative-based approach. This qualitative descriptive research employed data collection techniques including document analysis of the module, semi-structured interviews, and limited classroom observation. Data were analyzed using Miles and Huberman’s model, consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that the module “Young Muslim Entrepreneur with Mathematics” successfully integrates Islamic values into social arithmetic content through meaningful storytelling and reflective learning activities. Islamic values are represented through selected Qur’anic verses, hadiths, contextual stories, calculation problems, and learning tasks aligned with sharia principles such as honesty, prohibition of usury (riba), zakat, and social responsibility. Students demonstrated improved conceptual understanding and increased motivation to learn mathematics through this integrative approach. The modules analyzed in this study are the results of the development of the theses of students in the Masters Program in Mathematics Education. These findings suggest that mathematics learning integrated with Islamic values not only enhances cognitive comprehension but also contributes to character formation and students’ spiritual awareness. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan integrasi nilai-nilai Islam dalam pembelajaran aritmetika sosial tingkat SMP melalui pendekatan kontekstual, mengidentifikasi bentuk representasi nilai keislaman dalam modul pembelajaran, serta mengeksplorasi persepsi siswa terhadap pemahaman konsep matematika melalui pendekatan berbasis kisah Islami. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui analisis dokumen modul, wawancara semi-terstruktur, dan observasi terbatas. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul “Pengusaha Muslim Muda bersama Matematika” berhasil mengintegrasikan nilai-nilai Islam ke dalam materi aritmetika sosial melalui narasi kontekstual dan aktivitas reflektif. Representasi nilai keislaman ditampilkan dalam bentuk ayat, hadis, konteks kisah, soal perhitungan, dan aktivitas pembelajaran yang mencerminkan prinsip-prinsip syariah seperti kejujuran, larangan riba, zakat, dan tanggung jawab sosial. Siswa menunjukkan pemahaman konsep matematika yang lebih baik serta minat belajar yang meningkat melalui pendekatan ini. Modul yang dianalisis dalam penelitian ini merupakan hasil pengembangan dari tesis mahasiswa Program Magister Pendidikan Matematika. Temuan ini mengindikasikan bahwa pembelajaran matematika berbasis integrasi nilai keislaman tidak hanya memperkuat pemahaman kognitif, tetapi juga berkontribusi pada pembentukan karakter dan kesadaran spiritual peserta didik.

Kaunia Integration and Interconnection Islam and ScienceVol. 21(1)
Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (ID), Universitas Islam Kadiri (ID), University of Technology Malaysia (MY)
Openalex Percentile: Top 76%
Educational Research and Methods
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.