Pertumbuhan sektor pertanian dan penyerapan tenaga kerja di Jawa Tengah

Purpose – This study aims to analyze the impact of agricultural sector growth on its labor absorption in Central Java Province from 2019 to 2023Methods – Labor absorption in the agricultural sector is regressed against agricultural sector growth, labor force participation rates, and minimum wage using static panel data analysis methods. After going through model selection procedures, the best estimation model is the fixed effect model. Findings – The study's results indicate that labor absorption in the agricultural sector is not influenced by the growth of the agricultural sector itself due to efficiency and mechanization in this sector. On the contrary, the level of labor absorption follows the developments in labor force participation rates and the minimum wage at the district/city level. This indicates that labor in the agricultural sector comprises of workers who are not absorbed in the formal sector.Implication – The increase in productivity in the agricultural sector is expected to enhance labor absorption in this sector through the intensification and extensification of agriculture.Originality – This research has strategic value in increasing labor absorption in the agricultural sector to reduce unemployment in Indonesia. AbstrakTujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pertumbuhan sektor pertanian terhadap penyerapan tenaga kerjanya di Propinsi Jawa Tengah periode 2019 - 2023.Metode – Penyerapan tenaga kerja sektor pertanian diregress terhadap pertumbuhan sektor pertanian, tingkat partisipasi angakatan kerja, dan upah minimum dengan menggunakan metode analisis panel data statis. Setelah melalui prosedur pemilihan model maka model estimasi yang paling baik adalah fixed effect. Temuan – Hasil studi menunjukkan bahwa penyerapan tenaga kerja di sektor pertanian tidak dipengaruhi oleh pertumbuhan sektor pertanian itu sendiri yang diduga karena efisiensi dan mekanisasi sektor pertanian. Sebaliknya, tingkat penyerapan tenaga kerja mengingkuti perkembangan tingkat partisipasi angkatan kerja dan tingkat upah minimum kabupaten/kota. Hal ini mengindikasikan bahwa tenaga kerja sektor pertanian merupakan angkatan kerja yang tidak terserap pada sektor formal.Implikasi – Peningkatan produktivitas sektor pertanian diharapkan dapat meningkatkan penyerapan tenaga kerja pada sektor ini melalui intensifikasi dan ekstensifikasi pertanian.Orisinalitas – Penelitian ini memiliki nilai strategis dalam meningkatkan penyerapan tenaga kerja di sektor petanian untuk mengurangi pengangguran di Indonesia.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Jurnal Kebijakan Ekonomi dan Keuangan
Published
2025-08-21
DOI
https://doi.org/10.20885/jkek.vol4.iss1.art12
Primary Topic
Economic Growth and Fiscal Policies
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Pertumbuhan sektor pertanian dan penyerapan tenaga kerja di Jawa Tengah

Rokhedi Priyo Santoso, Sahrul Sobirin
Jurnal Kebijakan Ekonomi dan Keuangan
Economic Growth and Fiscal Policies
article

Pertumbuhan sektor pertanian dan penyerapan tenaga kerja di Jawa Tengah

Rokhedi Priyo Santoso, Sahrul Sobirin
article en

Abstract

Purpose – This study aims to analyze the impact of agricultural sector growth on its labor absorption in Central Java Province from 2019 to 2023Methods – Labor absorption in the agricultural sector is regressed against agricultural sector growth, labor force participation rates, and minimum wage using static panel data analysis methods. After going through model selection procedures, the best estimation model is the fixed effect model. Findings – The study's results indicate that labor absorption in the agricultural sector is not influenced by the growth of the agricultural sector itself due to efficiency and mechanization in this sector. On the contrary, the level of labor absorption follows the developments in labor force participation rates and the minimum wage at the district/city level. This indicates that labor in the agricultural sector comprises of workers who are not absorbed in the formal sector.Implication – The increase in productivity in the agricultural sector is expected to enhance labor absorption in this sector through the intensification and extensification of agriculture.Originality – This research has strategic value in increasing labor absorption in the agricultural sector to reduce unemployment in Indonesia. AbstrakTujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pertumbuhan sektor pertanian terhadap penyerapan tenaga kerjanya di Propinsi Jawa Tengah periode 2019 - 2023.Metode – Penyerapan tenaga kerja sektor pertanian diregress terhadap pertumbuhan sektor pertanian, tingkat partisipasi angakatan kerja, dan upah minimum dengan menggunakan metode analisis panel data statis. Setelah melalui prosedur pemilihan model maka model estimasi yang paling baik adalah fixed effect. Temuan – Hasil studi menunjukkan bahwa penyerapan tenaga kerja di sektor pertanian tidak dipengaruhi oleh pertumbuhan sektor pertanian itu sendiri yang diduga karena efisiensi dan mekanisasi sektor pertanian. Sebaliknya, tingkat penyerapan tenaga kerja mengingkuti perkembangan tingkat partisipasi angkatan kerja dan tingkat upah minimum kabupaten/kota. Hal ini mengindikasikan bahwa tenaga kerja sektor pertanian merupakan angkatan kerja yang tidak terserap pada sektor formal.Implikasi – Peningkatan produktivitas sektor pertanian diharapkan dapat meningkatkan penyerapan tenaga kerja pada sektor ini melalui intensifikasi dan ekstensifikasi pertanian.Orisinalitas – Penelitian ini memiliki nilai strategis dalam meningkatkan penyerapan tenaga kerja di sektor petanian untuk mengurangi pengangguran di Indonesia.

Jurnal Kebijakan Ekonomi dan Keuangan
Islamic University of Indonesia (ID)
Openalex Percentile: Top 71%
Economic Growth and Fiscal Policies
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.