Representasi Spritualitas dalam Lirik Lagu "Esok" Karya Alkateri
Abstract. This research aims to explore the representation of spirituality in the lyrics of “Esok” by Alkateri, with a focus on how the song reflects resilience in facing life. “Esok” was chosen because it carries strong emotional and spiritual meaning, and is widely interpreted by its listeners as a song that expresses experiences of falling, loss, as well as hope. This study uses Ferdinand de Saussure’s semiotic approach, which analyzes the relationship between the signifier and the signified to uncover meanings behind the symbols found in the song lyrics. The research method employed is descriptive qualitative, with data collected through text analysis and in-depth interviews with the songwriter, radio broadcasters, and listeners as a form of data triangulation. The results show that “Esok” represents spirituality through values such as patience, surrender (tawakal), sincerity (ikhlas), self-reflection, and trust in life’s process. Signifiers such as “kelam,” “terang menyapa,” “risau segera pergi,” “tiba saatnya kembali” and “bersemi dan abadi,” construct signifieds such as sorrow, despair, hope, healing, and inner peace. The form of resilience expressed in this song is not shown through heroic or aggressive actions, but through surrender, comtemplative reflection, and the courage to keep holding onto dreams despite uncertainty. The song conveys that inner strength can emerge from pain and failure. Findings from the interviews support the analysis, the informants interpret the song as a contemplation space that offers strength and calmness. Thus, “Esok” is understood not only as a musical work, but the song demonstrates how music can serve as a medium for spiritual expression and a space for resilience in facing the realities of life. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui representasi spiritualitas dalam lirik lagu “Esok” karya Alkateri, dengan fokus pada bagaimana lagu ini merepresentasikan ketangguhan dalam menjalani hidup. Lagu “Esok” dipilih karena mengandung muatan makna emosional dan spiritual yang kuat, serta banyak dimaknai oleh pendengarnya sebagai lagu yang mampu merepresentasikan rasa jatuh, kehilangan, sekaligus harapan. Penelitian ini menggunakan pendekatan semiotika Ferdinand de Saussure yang menganalisis hubungan antara penanda (signifier) dan petanda (signified) untuk menemukan makna di balik simbol-simbol dalam lirik lagu. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa analisis teks dan wawancara mendalam dengan pencipta lagu, penyiar radio, dan pendengar sebagai bentuk triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lagu “Esok” merepresentasikan spiritualitas melalui nilai-nilai seperti sabar, tawakal, ikhlas, refleksi diri, serta kepercayaan terhadap proses hidup. Penanda seperti “kelam”, “terang menyapa”, “risau segera pergi” “tiba saatnya kembali, serta “bersemi dan abadi” membentuk petanda berupa kesedihan, keterpurukan, harapan, pemulihan, dan ketenangan batin. Ketangguhan yang dimunculkan dalam lagu ini tidak ditampilkan secara heroik atau agresif, tetapi melalui sikap pasrah, keheningan kontemplatif, dan keberanian untuk tetap menjaga mimpi meski dalam kondisi yang tidak pasti. Lagu ini menyampaikan bahwa kekuatan batin justru bisa lahir dari luka dan kejatuhan. Temuan dari wawancara juga menguatkan hasil analisis, para narasumber memaknai lagu ini sebagai ruang kontemplasi yang memberi kekuatan dan ketenangan. Dengan demikian lagu “Esok” dipahami bukan hanya sebagai karya musik, tetapi lagu ini menunjukkan bahwa musik dapat menjadi medium ekspresi spiritual dan ruang bagi ketangguhan dalam menghadapi realitas hidup.
Authors
- Yulianti Yulianti
- Alif Rizki Riyyasy
Institutions
- Bandung Islamic University (ID)
Publication Details
- Journal
- Bandung Conference Series Communication Management
- Published
- 2025-08-04
- DOI
- https://doi.org/10.29313/bcscm.v5i2.20833
- Primary Topic
- Linguistics and Language Analysis
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 0.00