Penilaian Risiko Kerja pada Aktivitas Manual Material Handling di CV.XYZ
Abstract. Manual Material Handling (MMH) activities, such as lifting and manually moving goods, pose potential risks of muscle injuries and occupational hazards. CV. XYZ is a poultry farming company and broiler chicken supplier that routinely performs feed distribution activities. This process involves lifting and moving 50 kg feed sacks to be loaded into the machine. Such activities have caused workers to experience pain in several body areas.This study aims to identify the level of worker discomfort, analyze the risk level associated with MMH activities, and design more ergonomic work facilities. Based on the Nordic Body Map (NBM) questionnaire, workers reported discomfort in the neck, shoulders, upper back, elbows, lower back, and buttocks/thighs, with the highest discomfort levels occurring in the neck, shoulders, and upper back. Risk analysis using the Ovako Working Posture Analyzing System (OWAS) indicated a risk level of 4, signifying high-risk working postures that require immediate corrective measures.As a solution, the implementation of work aids is necessary to reduce occupational risks and minimize the potential for Musculoskeletal Disorders (MSDs) among workers. Abstrak. Aktivitas Manual Material Handling (MMH), seperti mengangkat dan memindahkan barang secara manual, berpotensi menimbulkan cedera otot dan risiko kerja. CV.XYZ merupakan perusahaan peternakan sekaligus penyedia ayam pedaging yang dalam operasionalnya terdapat aktivitas rutin pemberian pakan. Proses ini melibatkan pemindahan dan pengangkatan karung pakan ayam seberat 50 kg untuk dimasukkan ke dalam mesin. Aktivitas tersebut menyebabkan keluhan nyeri pada beberapa bagian tubuh pekerja.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat keluhan pekerja, menganalisis tingkat risiko yang ditimbulkan selama aktivitas MMH, dan merancang fasilitas kerja yang lebih ergonomis. Berdasarkan kuesioner Nordic Body Map (NBM), keluhan dirasakan pada leher, bahu, punggung atas, siku, punggung bawah, dan bokong/paha, dengan tingkat keluhan tertinggi pada leher, bahu, dan punggung atas. Analisis risiko menggunakan metode Ovako Working Posture Analyzing System (OWAS) menunjukkan level risiko 4, yang menandakan postur kerja berisiko tinggi dan membutuhkan perbaikan segera. Sebagai solusi perlunya alat bantu kerja untuk mengurangi risiko kerja dan risiko MSDs pada pekerja.
Authors
- Nur Rahman As’ad (ORCID: https://orcid.org/0000-0002-8469-9124)
- Desi Puspitasari
- Anis Septiani
Institutions
- Bandung Islamic University (ID)
Publication Details
- Journal
- Bandung Conference Series Industrial Engineering Science
- Published
- 2025-08-04
- DOI
- https://doi.org/10.29313/bcsies.v5i2.20382
- Primary Topic
- Occupational Health and Safety Management
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 0.00