Penggunaan Instagram sebagai Media Promosi Komoke Kopi di Nabire Papua

Abstract. This research is motivated by the development of social media as an important medium in marketing strategies, including in regions such as Nabire, Papua. Komoke Kopi, a local coffee shop, utilizes the Instagram account @komoke.kopi to build brand awareness, attract customer interest, and introduce the unique coffee culture of Papua. This phenomenon is noteworthy due to differences in social characteristics, consumer behavior, and communication infrastructure compared to urban areas. The aim of this study is to understand the use of Instagram in promotion, identify the challenges encountered, and describe the measures taken to address them. This study employs a qualitative method with a case study approach. The research object is the Instagram account @komoke.kopi. Data were collected through in-depth interviews, direct observation, and documentation. The data were analyzed descriptively to interpret patterns, strategies, and the experiences of the business owners. The findings indicate that Instagram is used as a space for storytelling through visual content, two-way interactions, and narratives that build emotional connections with customers. Challenges include limited human resources, internet connectivity issues, and technical skills in content creation. Solutions involve task division, the use of Canva, and collaborative content planning. This research contributes theoretically to digital marketing studies for MSMEs and provides practical insights for small business owners to develop promotion through social media. Abstrak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan media sosial sebagai sarana penting dalam strategi pemasaran, termasuk di daerah seperti Nabire, Papua. Komoke Kopi, kedai kopi lokal, memanfaatkan Instagram @komoke.kopi untuk membangun kesadaran merek, menarik minat pelanggan, dan memperkenalkan budaya ngopi khas Papua. Fenomena ini menarik dikaji karena adanya perbedaan karakteristik sosial, perilaku konsumen, dan infrastruktur komunikasi dibandingkan wilayah perkotaan. Tujuan penelitian adalah memahami penggunaan Instagram dalam promosi, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi, serta menjelaskan langkah-langkah yang dilakukan untuk mengatasinya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Objek penelitian adalah akun Instagram @komoke.kopi. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif untuk menafsirkan pola, strategi, dan pengalaman pelaku usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Instagram digunakan sebagai ruang berbagi cerita melalui konten visual, interaksi dua arah, dan storytelling yang membangun hubungan emosional dengan pelanggan. Tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan sumber daya manusia, kualitas jaringan internet, dan kemampuan teknis pembuatan konten. Langkah yang dilakukan meliputi pembagian tugas, penggunaan aplikasi Canva, serta penyusunan konten secara kolektif. Penelitian ini memberikan pemahaman teoritis tentang pemasaran digital UMKM, sekaligus panduan praktis bagi pelaku usaha kecil untuk mengembangkan promosi melalui media sosial.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Bandung Conference Series Public Relations
Published
2025-08-04
DOI
https://doi.org/10.29313/bcspr.v5i2.20261
Primary Topic
Educational Methods and Impacts
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Penggunaan Instagram sebagai Media Promosi Komoke Kopi di Nabire Papua

Fajri Ramadhan Sangadji, Ratri Rizki Kusumalestari
Bandung Conference Series Public Relations
Educational Methods and Impacts
article

Penggunaan Instagram sebagai Media Promosi Komoke Kopi di Nabire Papua

Fajri Ramadhan Sangadji, Ratri Rizki Kusumalestari
article en

Abstract

Abstract. This research is motivated by the development of social media as an important medium in marketing strategies, including in regions such as Nabire, Papua. Komoke Kopi, a local coffee shop, utilizes the Instagram account @komoke.kopi to build brand awareness, attract customer interest, and introduce the unique coffee culture of Papua. This phenomenon is noteworthy due to differences in social characteristics, consumer behavior, and communication infrastructure compared to urban areas. The aim of this study is to understand the use of Instagram in promotion, identify the challenges encountered, and describe the measures taken to address them. This study employs a qualitative method with a case study approach. The research object is the Instagram account @komoke.kopi. Data were collected through in-depth interviews, direct observation, and documentation. The data were analyzed descriptively to interpret patterns, strategies, and the experiences of the business owners. The findings indicate that Instagram is used as a space for storytelling through visual content, two-way interactions, and narratives that build emotional connections with customers. Challenges include limited human resources, internet connectivity issues, and technical skills in content creation. Solutions involve task division, the use of Canva, and collaborative content planning. This research contributes theoretically to digital marketing studies for MSMEs and provides practical insights for small business owners to develop promotion through social media. Abstrak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan media sosial sebagai sarana penting dalam strategi pemasaran, termasuk di daerah seperti Nabire, Papua. Komoke Kopi, kedai kopi lokal, memanfaatkan Instagram @komoke.kopi untuk membangun kesadaran merek, menarik minat pelanggan, dan memperkenalkan budaya ngopi khas Papua. Fenomena ini menarik dikaji karena adanya perbedaan karakteristik sosial, perilaku konsumen, dan infrastruktur komunikasi dibandingkan wilayah perkotaan. Tujuan penelitian adalah memahami penggunaan Instagram dalam promosi, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi, serta menjelaskan langkah-langkah yang dilakukan untuk mengatasinya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Objek penelitian adalah akun Instagram @komoke.kopi. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif untuk menafsirkan pola, strategi, dan pengalaman pelaku usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Instagram digunakan sebagai ruang berbagi cerita melalui konten visual, interaksi dua arah, dan storytelling yang membangun hubungan emosional dengan pelanggan. Tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan sumber daya manusia, kualitas jaringan internet, dan kemampuan teknis pembuatan konten. Langkah yang dilakukan meliputi pembagian tugas, penggunaan aplikasi Canva, serta penyusunan konten secara kolektif. Penelitian ini memberikan pemahaman teoritis tentang pemasaran digital UMKM, sekaligus panduan praktis bagi pelaku usaha kecil untuk mengembangkan promosi melalui media sosial.

Bandung Conference Series Public RelationsVol. 5(2)
Bandung Islamic University (ID)
Openalex Percentile: Top 76%
Educational Methods and Impacts
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.