Instagram sebagai Media Kampanye 'Rehabilitas' Sungai oleh DISKOMINFO JABAR untuk Membangun Kesadaran Lingkungan Pada Masyarakat
Abstract. This study aims to analyze the communication strategy employed by the West Java Communication and Information Agency (Diskominfo) in utilizing the Instagram account @satgascitarum as a campaign medium for river rehabilitation to raise public environmental awareness. This research uses a qualitative approach with a case study method, employing in-depth interviews, observation, and documentation. Informants include the Head of Diskominfo, the Head of the Public Information and Communication Division, the admin of the @satgascitarum Instagram account, and its followers. Data were analyzed using the interactive model of Miles and Huberman.The findings indicate that the communication strategy implemented is adaptive and contextual, although not formally documented. The @satgascitarum account carries out informative, educative, persuasive, and mobilizing campaign functions through visual and participatory approaches. Instagram was chosen due to its relevance to the younger generation, the campaign’s primary target. Despite budget limitations and the challenge of making environmental issues appealing, the campaign remains effective by emphasizing creativity, community involvement, and two-way communication that fosters public awareness and participation. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi yang digunakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jawa Barat dalam memanfaatkan akun Instagram @satgascitarum sebagai media kampanye rehabilitasi sungai untuk membangun kesadaran lingkungan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan terdiri dari Kepala Diskominfo, Kepala Divisi Informasi dan Komunikasi Publik, admin akun Instagram @satgascitarum, serta pengikut akun tersebut. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi yang diterapkan bersifat adaptif dan kontekstual, meskipun tidak tertuang dalam dokumen formal. Akun @satgascitarum menjalankan fungsi kampanye informatif, edukatif, persuasif, dan mobilisasi dengan pendekatan visual dan partisipatif. Instagram dipilih karena relevan dengan karakteristik generasi muda sebagai target kampanye. Meskipun menghadapi keterbatasan anggaran dan tantangan dalam menarik perhatian pada isu lingkungan, kampanye tetap berjalan efektif dengan mengedepankan kreativitas, keterlibatan komunitas, dan komunikasi dua arah yang membangun kesadaran dan partisipasi publik.
Authors
- Mohamad Ardaffa Satibi
- Ike Junita Triwardhani
Institutions
- Bandung Islamic University (ID)
Publication Details
- Journal
- Bandung Conference Series Communication Management
- Published
- 2025-08-04
- DOI
- https://doi.org/10.29313/bcscm.v5i2.20753
- Primary Topic
- Educational Methods and Impacts
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 0.00