Analisis Pengaruh GCG dan Tingkat Leverage terhadap ROA Bank Umum Syariah di Indonesia Periode 2019-2024
Abstract. Return on Asset (ROA) of Islamic Commercial Banks in Indonesia is still relatively lower than conventional banks, with ROA values varying and tending to be unstable between banks. This condition indicates that the financial performance of Islamic banks is uneven and still faces a number of challenges. This study aims to analyse the effect of Good Corporate Governance (GCG) and leverage on the ROA of Islamic Commercial Banks in Indonesia for the period 2019-2024. This study uses a quantitative approach with secondary data obtained from annual financial reports. The analysis method used is multiple linear regression. Independent variables consist of institutional ownership, independent board of commissioners, audit committee, and leverage as measured by Debt to Asset Ratio (DAR). The dependent variable in this study is ROA. The sample used was five banks, namely Bank Aladin, Bank Panin Dubai Syariah, Bank KB Bukopin Syariah, Bank BTPN Syariah and Bank Mega Syariah with a six-year period from 2019 to 2024, resulting in 30 observation data. The results showed that institutional ownership had a significant effect on ROA, while the independent board of commissioners, audit committee, and leverage had no significant effect partially. However, simultaneously, all independent variables have a significant effect on the ROA of Islamic Commercial Banks in Indonesia. Abstrak. Return on Asset (ROA) Bank Umum Syariah di Indonesia masih relatif lebih rendah dibandingkan bank konvensional, dengan nilai ROA yang bervariasi dan cenderung tidak stabil antar bank. Kondisi ini menandakan bahwa kinerja keuangan bank syariah belum merata dan masih menghadapi sejumlah tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Good Corporate Governance (GCG) dan leverage terhadap ROA Bank Umum Syariah di Indonesia periode 2019–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda. Variabel independen terdiri dari kepemilikan institusional, dewan komisaris independen, komite audit, dan leverage yang diukur dengan rasio Debt to Asset Ratio (DAR). Variabel dependen dalam penelitian ini adalah ROA. Sampel yang digunakan sebanyak lima bank yaitu Bank Aladin, Bank Panin Dubai Syariah, Bank KB Bukopin Syariah, Bank BTPN Syariah dan Bank Mega Syariah dengan periode enam tahun yaitu 2019 sampai dengan 2024, sehingga menghasilkan 30 data observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan institusional berpengaruh signifikan terhadap ROA, sedangkan dewan komisaris independen, komite audit, dan leverage tidak berpengaruh signifikan secara parsial. Namun secara simultan, seluruh variabel independen berpengaruh signifikan terhadap ROA Bank Umum Syariah di Indonesia.
Authors
- Popon Srisusilawati (ORCID: https://orcid.org/0000-0002-7620-9287)
- Intan Manggala Wijayanti
- Jihan Yasmin
Institutions
- Bandung Islamic University (ID)
Publication Details
- Journal
- Bandung Conference Series Syariah Banking
- Published
- 2025-08-04
- DOI
- https://doi.org/10.29313/bcssb.v4i2.20641
- Primary Topic
- Islamic Finance and Communication
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 0.00