Strategi Branding Vena Pictures Melalui Pendekatan Foto Candid
Abstract. The competition in the wedding photography industry in Serang City has intensified along with the growth of social media and the increasing demand from couples for wedding documentation that is not only visually appealing but also emotionally meaningful. This study aims to explore the branding strategy implemented by Vena Pictures through the candid photography approach as a key differentiator in a competitive market. This research employs a qualitative approach using a case study method, with data collected through in-depth interviews, direct observation, and document analysis in the form of visual content published on Vena Pictures’ social media. The findings reveal that Vena Pictures' branding strategy is built on two main elements of David Aaker’s brand identity model, namely brand as a product and brand as a person. Candid photography is not only used as a visual hallmark but also as a representation of brand values and character that are honest, personal, and emotional. Candid photos are chosen for their ability to capture authentic moments that distinguish Vena from other vendors in terms of color tone, composition, and positive client responses. Moreover, the owner's direct involvement in capturing images strengthens the brand’s position as a personal entity sensitive to meaningful moments. With a strong visual consistency and differentiation through candid style, Vena Pictures successfully builds a recognizable brand identity that resonates with its audience. This study also shows that candid photography can serve as an effective branding strategy in experience-based creative industries. Abstrak. Persaingan industri fotografi pernikahan di Kota Serang semakin meningkat seiring berkembangnya media sosial dan kebutuhan pasangan akan dokumentasi pernikahan yang tidak hanya indah secara visual, tetapi juga memiliki nilai emosional. Penelitian ini bertujuan untuk memahami strategi branding yang diterapkan oleh Vena Pictures melalui pendekatan foto candid sebagai pembeda utama di tengah pasar yang kompetitif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, di mana data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi langsung, serta analisis dokumen berupa unggahan visual yang dipublikasikan di media sosial Vena Pictures. Temuan penelitian menunjukkan bahwa strategi branding Vena Pictures dibangun melalui dua elemen utama dalam model identitas brand David Aaker, yaitu brand as a product dan brand as a person. Pendekatan candid photography tidak hanya dijadikan sebagai ciri khas visual, tetapi juga sebagai representasi nilai dan karakter brand yang jujur, personal, dan emosional. Foto candid dipilih karena mampu menangkap momen-momen otentik yang membedakan Vena dari vendor lain, baik dari segi tone warna, komposisi, maupun respons klien yang positif. Selain itu, keterlibatan langsung pemilik dalam proses pengambilan gambar memperkuat posisi brand sebagai entitas personal yang peka terhadap momen. Dengan konsistensi visual yang kuat dan diferensiasi melalui candid, Vena Pictures berhasil membentuk identitas brand yang dikenali audiens dan diminati oleh pasar. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa candid photography dapat menjadi strategi branding yang efektif dalam industri kreatif berbasis pengalaman.
Authors
- Yulianti Yulianti (ORCID: https://orcid.org/0000-0002-1972-2017)
- Nazla Nurul Amalia
Institutions
- Bandung Islamic University (ID)
Publication Details
- Journal
- Bandung Conference Series Communication Management
- Published
- 2025-08-07
- DOI
- https://doi.org/10.29313/bcscm.v5i2.20854
- Primary Topic
- Blockchain Technology in Education and Learning
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 0.00