Pengaruh Financial Distress dan Intensitas Modal terhadap Penghindaran Pajak

Abstract. Tax is a mandatory contribution to the state owed by individuals or bodies that is coercive. The existence of tax obligations has an impact on the decrease in net profit received by the company. Therefore, companies tend to make tax avoidance efforts as a strategy to reduce the tax burden that must be borne. Financial Distress and capital intensity are one of the factors for companies to avoid taxes. So this study aims to determine the effect of financial distress and capital intensity variables on tax avoidance. The objects of research used in this study are. financial Distress, capital intensity and tax avoidance. The subjects in this study are energy sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX). The method used in this study is the descriptive verification method with a quantitative approach. The sample in this study was determined using the purposive sampling method, with a sample size of 18 companies with a time span of 3 years, so that the sample in this study was 54 company data. The data used in this study is secondary data obtained from www.idx.co.id. Hypothesis testing in this study uses multiple regression analysis methods. Based on the results of simultaneous testing, financial distress and capital intensity have an effect on tax avoidance. Based on the results of partial testing, it shows that financial distress has an effect on tax avoidance and capital intensity has an effect on tax avoidance. Abstrak. Pajak merupakan kontribusi wajib kepada negara yang terutang oleh orang pribadi atau badan yang bersifat memaksa. Keberadaan kewajiban pajak berdampak pada penurunan laba bersih yang diterima perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan cenderung melakukan upaya penghindaran pajak sebagai strategi untuk mengurangi beban pajak yang harus ditanggung. Financial Distress dan intensitas modal adalah salah satu faktor perusahaan dalam melakukan penghindaran pajak. Maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel financial distress dan intensitas modal terhadap penghindaran pajak. Objek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah . financial Distress , intensitas modal dan penghindaran pajak. Subjek dalam penelitian ini adalah perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Metode yang digunakan dalam peneletian ini yaitu metode deskriptif verifikatif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel pada penelitian ini ditentukan dengan menggunakan metode purposive sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 18 perusahaan dengan rentang waktu 3 tahun, sehingga sampel dalam penelitian ini sebanyak 54 data perusahaan. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data sekunder yang diperoleh dari www.idx.co.id . Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan metode analisis regresi berganda. Berdasarkan hasil pengujian secara simultan financial distress dan intensitas modal berpengaruh terhadap penghindaran pajak. Berdasarkan hasil pengujian secara parsial menunjukkan financial distress berpengaruh terhadap penghindaran pajak dan intensitas modal berpengaruh terhadap penghindaran pajak.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Bandung Conference Series Accountancy
Published
2025-08-04
DOI
https://doi.org/10.29313/bcsa.v5i2.20658
Primary Topic
Financial Literacy and Behavior
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Pengaruh Financial Distress dan Intensitas Modal terhadap Penghindaran Pajak

Asri Suangga, Diamonalisa Sofianty, Devina Maharani
Bandung Conference Series Accountancy
Financial Literacy and Behavior
article

Pengaruh Financial Distress dan Intensitas Modal terhadap Penghindaran Pajak

Asri Suangga, Diamonalisa Sofianty, Devina Maharani
article en

Abstract

Abstract. Tax is a mandatory contribution to the state owed by individuals or bodies that is coercive. The existence of tax obligations has an impact on the decrease in net profit received by the company. Therefore, companies tend to make tax avoidance efforts as a strategy to reduce the tax burden that must be borne. Financial Distress and capital intensity are one of the factors for companies to avoid taxes. So this study aims to determine the effect of financial distress and capital intensity variables on tax avoidance. The objects of research used in this study are. financial Distress, capital intensity and tax avoidance. The subjects in this study are energy sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX). The method used in this study is the descriptive verification method with a quantitative approach. The sample in this study was determined using the purposive sampling method, with a sample size of 18 companies with a time span of 3 years, so that the sample in this study was 54 company data. The data used in this study is secondary data obtained from www.idx.co.id. Hypothesis testing in this study uses multiple regression analysis methods. Based on the results of simultaneous testing, financial distress and capital intensity have an effect on tax avoidance. Based on the results of partial testing, it shows that financial distress has an effect on tax avoidance and capital intensity has an effect on tax avoidance. Abstrak. Pajak merupakan kontribusi wajib kepada negara yang terutang oleh orang pribadi atau badan yang bersifat memaksa. Keberadaan kewajiban pajak berdampak pada penurunan laba bersih yang diterima perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan cenderung melakukan upaya penghindaran pajak sebagai strategi untuk mengurangi beban pajak yang harus ditanggung. Financial Distress dan intensitas modal adalah salah satu faktor perusahaan dalam melakukan penghindaran pajak. Maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel financial distress dan intensitas modal terhadap penghindaran pajak. Objek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah . financial Distress , intensitas modal dan penghindaran pajak. Subjek dalam penelitian ini adalah perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Metode yang digunakan dalam peneletian ini yaitu metode deskriptif verifikatif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel pada penelitian ini ditentukan dengan menggunakan metode purposive sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 18 perusahaan dengan rentang waktu 3 tahun, sehingga sampel dalam penelitian ini sebanyak 54 data perusahaan. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data sekunder yang diperoleh dari www.idx.co.id . Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan metode analisis regresi berganda. Berdasarkan hasil pengujian secara simultan financial distress dan intensitas modal berpengaruh terhadap penghindaran pajak. Berdasarkan hasil pengujian secara parsial menunjukkan financial distress berpengaruh terhadap penghindaran pajak dan intensitas modal berpengaruh terhadap penghindaran pajak.

Bandung Conference Series AccountancyVol. 5(2)
Bandung Islamic University (ID)
Openalex Percentile: Top 68%
Financial Literacy and Behavior
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.