Program Lokal TVRI Jawa Barat sebagai Edukasi dan Informasi bagi Gen Z
Abstract, In the current digital era, TVRI as a public broadcaster faces significant challenges in engaging Generation Z, who prefer interactive, fast, and internet-based content. To address this, TVRI West Java launched Kalawarta, a Sundanese-language local news program presented with modern visuals and strong cultural elements. This study explores how the program serves as a strategy for TVRI’s presence among Gen Z, the reasoning behind its creation, and how its content aligns with young audience preferences. The research uses a qualitative approach with a case study method and a constructivist paradigm, collecting data through interviews, observation, and documentation. The findings reveal that TVRI remains relevant through educational and communicative content, cultural identity reinforcement, and the use of platforms like Instagram and YouTube. Kalawarta functions not only as a news show but as an adaptation effort of traditional media toward digital tastes. Its light language and dynamic presentation help connect with young viewers. This success illustrates how a lox cally rooted yet digitally responsive program can attract Gen Z while reinforcing TVRI’s evolving public image. Abstrak. Dalam era digital saat ini, keberadaan TVRI sebagai media publik menghadapi tantangan besar dalam menjangkau Generasi Z yang lebih menyukai konten interaktif, cepat, dan berbasis internet. Untuk merespons hal ini, TVRI Jawa Barat menghadirkan Kalawarta, program berita lokal berbahasa Sunda yang dikemas secara menarik dengan pendekatan budaya dan visual yang modern. Penelitian ini bertujuan memahami bagaimana program ini menjadi strategi eksistensi TVRI di kalangan Gen Z, alasan peluncurannya, serta cara penyajiannya agar sesuai dengan preferensi audiens muda. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus dan paradigma konstruktivisme, melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TVRI mampu menjaga relevansi melalui konten yang edukatif dan komunikatif, penguatan identitas budaya lokal, serta pemanfaatan media sosial seperti Instagram dan YouTube sebagai saluran distribusi. Kalawarta hadir tidak hanya sebagai tayangan berita, tetapi juga sebagai upaya adaptasi media tradisional terhadap selera digital. Gaya bahasa yang ringan dan visual yang dinamis menjadi salah satu kunci keterhubungan dengan penonton muda. Keberhasilan program ini menunjukkan bahwa pendekatan lokal yang dikemas secara strategis dapat menarik perhatian Generasi Z sekaligus memperkuat citra TVRI sebagai media publik yang bertransformasi.
Authors
- Riska Amanda Fitriani
- Maya Amalia Oesman Palapah
Institutions
- Bandung Islamic University (ID)
Publication Details
- Journal
- Bandung Conference Series Public Relations
- Published
- 2025-08-03
- DOI
- https://doi.org/10.29313/bcspr.v5i2.19850
- Primary Topic
- Islamic Finance and Communication
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 0.00