Strategi Komunikasi Digital Dalam Menyampaikan Wacana Moderasi Beragama NU Online Jabar
Abstract. This study discusses Digital Communication Strategies in Delivering Religious Moderation Discourse through website media to a multicultural audience. The aim is to understand the effectiveness of digital communication strategies used to convey the discourse of religious moderation to an audience with diverse cultural identities in West Java. This research adopts a qualitative method with a case study approach to identify the strategies and analyze the narrative writing techniques employed by NU Online Jabar in communicating the discourse of religious moderation through its digital website platform. It also aims to identify solutions to the challenges encountered during strategy implementation and to explore the use of website features to enhance audience interactivity. The theoretical framework includes New Media Theory by Pierre Lévy and the Narrative Paradigm Theory by Walter Fisher, using a constructivist paradigm. The strategy employed by the Media Center of PWNU Jabar to communicate the discourse of religious moderation through digital media includes deploying contributors across the 27 regencies/cities in West Java, curating content to be uploaded by considering the embedded arguments to ensure alignment with the values of religious moderation upheld by Nahdlatul Ulama. They build narratives using persuasive, cultural, and religious approaches to make the messages more acceptable to readers. Furthermore, they utilize interactive features such as social media sharing, admin contact, interlinked and hyperlinked content, and tags to help distribute content and increase website traffic. Abstrak. Penelitian ini membahas Strategi Komunikasi Digital Dalam Menyampaikan Wacana Moderasi Beragama. Berfokus pada analisis terhadap implementasi strategi komunikasi digital dengan menggunakan media website . Tujuannya yaitu untuk memahami efektivitas strategi komunikasi digital yang digunakan untuk menyampaikan wacana moderasi beragama kepada audiens yang memiliki keberagaman entitas kebudayaan di Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus untuk mengidentifikasi strategi dan analisis teknik menulis narasi yang diambil oleh NU Online Jabar dalam mengkomunikasikan wacana moderasi beragama melalui media digital website. Untuk mengetahui solusi dari hambatan-hambatan pada saat impelementasi strategi, serta mengetahui penggunaan fitur untuk meningkatkan interaktifitas audiens. Teori yang digunakan adalah Teori New Media oleh Pierrel Levy dan Teori Paradigma Narasi oleh Walter Fisher dengan mengunakan paradigma konstruktivisme. Strategi yang digunakan oleh Media Center PWNU Jabar untuk mengkomunikasikan wacana moderasi beragama dengan media digital adalah dengan menyebarkan kontributor ke 27 Kabupaten/Kota di Jawa Barat, mengakurasi konten yang akan di unggah dengan memperhatikan argumen yang terdapat didalamnya agar sesuai dengan nilai-nilai moderasi beragama yang dipegang Nahdlatul Ulama. Membangun narasi yang menggunakan pendekatan narasi yang persuasif, kebudayaan, dan keagamaan agar mudah diterima oleh pembaca, Penggunaan fitur interaktif Social media Sharing, kontak admin, interlinked, hyperlinked, dan tags untuk membantu mendistribusikan konten dan meningkatkan jumlah kunjungan terhadap website.
Authors
- Dedeh Fardiah (ORCID: https://orcid.org/0000-0003-4000-4105)
- Muhammad Dliya Al Haqqi
Institutions
- Bandung Islamic University (ID)
Publication Details
- Journal
- Bandung Conference Series Communication Management
- Published
- 2025-08-04
- DOI
- https://doi.org/10.29313/bcscm.v5i2.20402
- Primary Topic
- Islamic Finance and Communication
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 0.00