Pemaknaan Indecent Exposure Dalam Berkomunikasi Di Media Digital (Studi Fenomenologi Pada Pengguna Layanan Live Streaming Di Aplikasi OmeTV)

Abstract. This study aims to understand indecent exposure to sexual harassment in communication on digital media, especially for users of live streaming services on the Ome TV application. Using a phenomenological approach, this study attempts to explore the direct experiences of users who have experienced or witnessed sexual harassment on the platform. Through in-depth interviews, researchers attempted to understand the meanings constructed by participants regarding the sexual harassment incidents they experienced. The results of the study show that the meaning of sexual harassment in digital media varies widely and is influenced by various factors, such as age, gender, personal experience, and understanding of social norms. Some participants interpreted sexual harassment as a violation of privacy and dignity, while others saw it as an inevitable part of internet use. This study also revealed that platforms such as Ome TV have an important role in creating an environment that allows sexual harassment to occur, both through platform design and lack of effective supervision. The findings of this study have important implications for efforts to prevent and handle cases of sexual harassment in digital media. There needs to be a higher awareness from the public about the forms of sexual harassment in cyberspace, as well as the development of more effective policies and regulations to protect internet users, especially children and adolescents. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk memahami indecent exposure pelecehan seksual dalam komunikasi di media digital, khususnya pada pengguna layanan live streaming di aplikasi Ome TV. Menggunakan pendekatan fenomenologi, penelitian ini berusaha menggali pengalaman langsung para pengguna yang pernah mengalami atau menyaksikan pelecehan seksual dalam platform tersebut. Melalui wawancara mendalam, peneliti berusaha untuk memahami makna yang dibangun oleh para peserta terkait peristiwa pelecehan seksual yang mereka alami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemaknaan pelecehan seksual di media digital sangat beragam dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti usia, gender, pengalaman pribadi, dan pemahaman tentang norma sosial. Beberapa peserta memaknai pelecehan seksual sebagai pelanggaran terhadap privasi dan martabat, sementara yang lainnya melihatnya sebagai bagian yang tak terhindarkan dari penggunaan internet. Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa platform seperti Ome TV memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang memungkinkan terjadinya pelecehan seksual, baik melalui desain platform maupun kurangnya pengawasan yang efektif. Temuan penelitian ini memiliki implikasi penting bagi upaya pencegahan dan penanganan kasus pelecehan seksual di media digital. Diperlukan kesadaran yang lebih tinggi dari masyarakat tentang bentuk-bentuk pelecehan seksual di dunia maya, serta pengembangan kebijakan dan regulasi yang lebih efektif untuk melindungi pengguna internet, terutama anak-anak dan remaja. Kata Kunci: Indecent Exposure, Pelecehan Seksual, Media Digital, Live Streaming, Ome TV, Fenomenologi.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Bandung Conference Series Communication Management
Published
2025-08-04
DOI
https://doi.org/10.29313/bcscm.v5i2.20635
Primary Topic
Educational Methods and Impacts
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Pemaknaan Indecent Exposure Dalam Berkomunikasi Di Media Digital (Studi Fenomenologi Pada Pengguna Layanan Live Streaming Di Aplikasi OmeTV)

Daffa Diya Ulhaq Mulyana, Firmansyah
Bandung Conference Series Communication Management
Educational Methods and Impacts
article

Pemaknaan Indecent Exposure Dalam Berkomunikasi Di Media Digital (Studi Fenomenologi Pada Pengguna Layanan Live Streaming Di Aplikasi OmeTV)

Daffa Diya Ulhaq Mulyana, Firmansyah
article en

Abstract

Abstract. This study aims to understand indecent exposure to sexual harassment in communication on digital media, especially for users of live streaming services on the Ome TV application. Using a phenomenological approach, this study attempts to explore the direct experiences of users who have experienced or witnessed sexual harassment on the platform. Through in-depth interviews, researchers attempted to understand the meanings constructed by participants regarding the sexual harassment incidents they experienced. The results of the study show that the meaning of sexual harassment in digital media varies widely and is influenced by various factors, such as age, gender, personal experience, and understanding of social norms. Some participants interpreted sexual harassment as a violation of privacy and dignity, while others saw it as an inevitable part of internet use. This study also revealed that platforms such as Ome TV have an important role in creating an environment that allows sexual harassment to occur, both through platform design and lack of effective supervision. The findings of this study have important implications for efforts to prevent and handle cases of sexual harassment in digital media. There needs to be a higher awareness from the public about the forms of sexual harassment in cyberspace, as well as the development of more effective policies and regulations to protect internet users, especially children and adolescents. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk memahami indecent exposure pelecehan seksual dalam komunikasi di media digital, khususnya pada pengguna layanan live streaming di aplikasi Ome TV. Menggunakan pendekatan fenomenologi, penelitian ini berusaha menggali pengalaman langsung para pengguna yang pernah mengalami atau menyaksikan pelecehan seksual dalam platform tersebut. Melalui wawancara mendalam, peneliti berusaha untuk memahami makna yang dibangun oleh para peserta terkait peristiwa pelecehan seksual yang mereka alami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemaknaan pelecehan seksual di media digital sangat beragam dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti usia, gender, pengalaman pribadi, dan pemahaman tentang norma sosial. Beberapa peserta memaknai pelecehan seksual sebagai pelanggaran terhadap privasi dan martabat, sementara yang lainnya melihatnya sebagai bagian yang tak terhindarkan dari penggunaan internet. Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa platform seperti Ome TV memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang memungkinkan terjadinya pelecehan seksual, baik melalui desain platform maupun kurangnya pengawasan yang efektif. Temuan penelitian ini memiliki implikasi penting bagi upaya pencegahan dan penanganan kasus pelecehan seksual di media digital. Diperlukan kesadaran yang lebih tinggi dari masyarakat tentang bentuk-bentuk pelecehan seksual di dunia maya, serta pengembangan kebijakan dan regulasi yang lebih efektif untuk melindungi pengguna internet, terutama anak-anak dan remaja. Kata Kunci: Indecent Exposure, Pelecehan Seksual, Media Digital, Live Streaming, Ome TV, Fenomenologi.

Bandung Conference Series Communication ManagementVol. 5(2)
Bandung Islamic University (ID)
Openalex Percentile: Top 76%
Educational Methods and Impacts
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.