Sikap Remaja di Kota Bandung Terhadap Cyber Bullying di Media Sosial Tiktok (Studi Deskriptif Siswa Remaja SMA di Kota Bandung Terhadap Video Musik Kekeyi yang Berjudul "Keke Bukan Boneka")
Abstract. In the modern digital era, social media usage is increasingly uncontrolled with many possibilities, including crimes on social media such as cyberbullying, and most teenagers are targeted as victims of cyberbullying. In this study, the problem is the cyberbullying experienced by Kekeyi after the release of her music video entitled "Keke Bukan Boneka," which after the incident Kekeyi received a lot of criticism, especially on the TikTok platform. This study uses attitude theory by reviewing three aspects: cognitive, affective, and conative, and also uses quantitative research methods with a descriptive approach. The results of the study indicate that most high school students in Bandung City have a high level of awareness of the issue of cyberbullying on TikTok social media, however, there is an interesting finding that there are some respondents who are still not very aware of the issue of cyberbullying. The purpose of this study is to increase awareness, especially among adolescents who are vulnerable to becoming victims of cyberbullying, as well as providing benefits regarding awareness and understanding of the dangers of social media and increasing digital literacy to be more careful in using social media. Abstrak. Pada era modern yang serba digital penggunaan media sosial semakin tidak terkontrol dengan banyak sekali probabilitas yang bisa terjadi, termasuk dengan kejahatan dalam bermedia sosial seperti cyber bullying dan sebagian besar remaja yang menjadi sasaran untuk dijadikan target korban dari cyber bullying. Dalam penelitian ini yang menjadi masalah pada penelitian yaitu tindakan cyber bullying yang dialami oleh Kekeyi setelah perilisan video musik yang berjudul “Keke Bukan Boneka”, yang mana setelah kejadian tersebut Kekeyi menerima banyak hujatan terutama pada platform Tiktok. Penelitian ini menggunakan teori sikap dengan meninjau dari 3 aspek yaitu kognitif, afektif, dan konatif dan juga menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan melakukan pendekatan deskriptif. Hasil penilitian menunjukkan bahwa sebagian besar dari pelajar SMA di Kota Bandung memiliki tingkat awareness yang tinggi terhadap isu dari cyber bullying di media sosial Tiktok, namun terdapat penemuan yang menarik bahwa terdapat beberapa responden yang masih belum begitu aware akan isu mengenai cyber bullying. Kegunaan pada penelitian ini untuk meningkatkan rasa awareness terutama terhadap kelompok usia remaja yang mana rentan untuk menjadi korban dari cyber bullying, serta memberikan manfaat mengenai kesadaran serta pemahaman soal isu bahaya dari media sosial dan meningkatkan literasi digital untuk dapat lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial.
Authors
- Ratri Rizki Kusumalestari (ORCID: https://orcid.org/0000-0002-6356-5426)
- Nurul Azhar
Institutions
- Bandung Islamic University (ID)
Publication Details
- Journal
- Bandung Conference Series Communication Management
- Published
- 2025-08-11
- DOI
- https://doi.org/10.29313/bcscm.v5i2.21536
- Primary Topic
- Educational Methods and Impacts
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 0.00