Pengaruh Lelang Agunan Terhadap Tingkat Pembiayaan Bermasalah di Bank BJB Syariah

Abstract. The issue of non-performing financing (NPF) is a major challenge in Islamic banking risk management because it can increase the potential for losses. One solution is collateral auctions, which involve the sale of collateral assets to cover customer liabilities. This study aims to analyze the effect of the frequency and value of collateral auctions on the NPF level at Bank BJB Syariah for the 2014–2024 period. The method used was quantitative, with simple linear regression analysis using EViews 12 software, using secondary data from auction realization reports and the annual NPF ratio. The results indicate that collateral auctions have a significant and negative effect on non-performing financing, with every 1% increase in auction implementation reducing the NPF ratio by 0.234%. These findings are expected to provide strategic recommendations for Islamic banks in managing financing risk by optimizing the auction process and serve as a basis for developing policies for resolving non-performing financing that are efficient and in accordance with Sharia principles. Abstrak. Permasalahan pembiayaan bermasalah (Non-Performing Financing/NPF) merupakan tantangan utama dalam manajemen risiko perbankan syariah karena dapat meningkatkan potensi kerugian. Salah satu solusi yang digunakan adalah lelang agunan, yaitu penjualan aset jaminan untuk menutup kewajiban nasabah. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh frekuensi dan nilai lelang agunan terhadap tingkat NPF di Bank BJB Syariah periode 2014–2024. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan analisis regresi linier sederhana melalui software EViews 12, menggunakan data sekunder dari laporan realisasi lelang dan rasio NPF tahunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lelang agunan berpengaruh signifikan dan negatif terhadap pembiayaan bermasalah, dengan setiap kenaikan 1% pelaksanaan lelang dapat menurunkan rasio NPF sebesar 0,234%. Temuan ini diharapkan dapat menjadi rekomendasi strategis bagi bank syariah dalam mengelola risiko pembiayaan melalui optimalisasi proses lelang, serta menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan penyelesaian pembiayaan bermasalah yang efisien dan sesuai prinsip syariah.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Bandung Conference Series Syariah Banking
Published
2025-08-03
DOI
https://doi.org/10.29313/bcssb.v4i2.20042
Primary Topic
Islamic Finance and Communication
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Pengaruh Lelang Agunan Terhadap Tingkat Pembiayaan Bermasalah di Bank BJB Syariah

Eva Misfah Bayuni, Yayat Rahmat Hidayat, Saefullah Yusuf
Bandung Conference Series Syariah Banking
Islamic Finance and Communication
article

Pengaruh Lelang Agunan Terhadap Tingkat Pembiayaan Bermasalah di Bank BJB Syariah

Eva Misfah Bayuni, Yayat Rahmat Hidayat, Saefullah Yusuf
article en

Abstract

Abstract. The issue of non-performing financing (NPF) is a major challenge in Islamic banking risk management because it can increase the potential for losses. One solution is collateral auctions, which involve the sale of collateral assets to cover customer liabilities. This study aims to analyze the effect of the frequency and value of collateral auctions on the NPF level at Bank BJB Syariah for the 2014–2024 period. The method used was quantitative, with simple linear regression analysis using EViews 12 software, using secondary data from auction realization reports and the annual NPF ratio. The results indicate that collateral auctions have a significant and negative effect on non-performing financing, with every 1% increase in auction implementation reducing the NPF ratio by 0.234%. These findings are expected to provide strategic recommendations for Islamic banks in managing financing risk by optimizing the auction process and serve as a basis for developing policies for resolving non-performing financing that are efficient and in accordance with Sharia principles. Abstrak. Permasalahan pembiayaan bermasalah (Non-Performing Financing/NPF) merupakan tantangan utama dalam manajemen risiko perbankan syariah karena dapat meningkatkan potensi kerugian. Salah satu solusi yang digunakan adalah lelang agunan, yaitu penjualan aset jaminan untuk menutup kewajiban nasabah. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh frekuensi dan nilai lelang agunan terhadap tingkat NPF di Bank BJB Syariah periode 2014–2024. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan analisis regresi linier sederhana melalui software EViews 12, menggunakan data sekunder dari laporan realisasi lelang dan rasio NPF tahunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lelang agunan berpengaruh signifikan dan negatif terhadap pembiayaan bermasalah, dengan setiap kenaikan 1% pelaksanaan lelang dapat menurunkan rasio NPF sebesar 0,234%. Temuan ini diharapkan dapat menjadi rekomendasi strategis bagi bank syariah dalam mengelola risiko pembiayaan melalui optimalisasi proses lelang, serta menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan penyelesaian pembiayaan bermasalah yang efisien dan sesuai prinsip syariah.

Bandung Conference Series Syariah BankingVol. 4(2)
Bandung Islamic University (ID)
Openalex Percentile: Top 71%
Islamic Finance and Communication
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.