Komunikasi Interpersonal Sebagai Upaya Mempertahankan Romantic Relationship (Studi Kasus Komunikasi Interpersonal pada Pasangan Suami Istri Dual Career Dalam Mempertahankan Hubungan Romantis)
Abstract. Dual career couples is increasingly common due to economic demands and the need for self-actualization. However, the intense schedules of both partners often create emotional distance that threatens the harmony of their relationship. This study aims to: (1) analyze how dual career couples fulfill interpersonal communication needs, particularly inclusion, to maintain romantic relationships; (2) explore how they manage emotional control through interpersonal communication; and (3) identify strategies used in interpersonal communication to sustain emotional intimacy. This research employs a qualitative approach using case study methods through in-depth interviews, observations, and documentation with several dual career couples. The findings reveal that inclusion needs are met through emotional involvement, both direct and mediated, as well as through meaningful daily routines. Emotional regulation is practiced by delaying conversations during emotional highs and choosing the right moments to discuss sensitive issues. Interpersonal communication is also actively used to prevent conflict and maintain relational warmth. In conclusion, effective, inclusive, and empathetic interpersonal communication plays a crucial role in preserving romantic relationships among dual career couples, despite the challenges posed by demanding professional responsibilities. Abstrak. Pasangan suami istri dual career semakin umum terjadi di tengah tuntutan ekonomi dan kebutuhan aktualisasi diri. Namun, kesibukan masing-masing pihak berpotensi menimbulkan jarak emosional yang mengancam keharmonisan hubungan. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis bagaimana pasangan dual career memenuhi kebutuhan komunikasi interpersonal, khususnya inklusi, dalam mempertahankan hubungan romantis; (2) mengetahui upaya pasangan dalam mengontrol emosi melalui komunikasi interpersonal; dan (3) mengidentifikasi strategi komunikasi interpersonal yang digunakan untuk menjaga keintiman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap beberapa pasangan dual career. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemenuhan kebutuhan inklusi dilakukan melalui keterlibatan emosional secara langsung maupun digital, serta rutinitas kecil yang bermakna. Pengelolaan emosi dilakukan dengan menunda pembicaraan saat emosi tinggi dan memilih waktu yang tepat untuk berdiskusi. Komunikasi interpersonal juga digunakan secara aktif untuk mencegah konflik dan menjaga kehangatan relasi. Kesimpulannya, komunikasi interpersonal yang efektif, inklusif, dan empatik menjadi kunci penting dalam mempertahankan hubungan romantis pasangan suami istri dual career di tengah kesibukan yang padat.
Authors
- Anne Maryani (ORCID: https://orcid.org/0000-0002-7590-3891)
- Jahra Putri Nur Alawiyah
Institutions
- Bandung Islamic University (ID)
Publication Details
- Journal
- Bandung Conference Series Communication Management
- Published
- 2025-08-03
- DOI
- https://doi.org/10.29313/bcscm.v5i2.19981
- Primary Topic
- Islamic Finance and Communication
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 0.00