Evaluasi Kegiatan Peledakan pada Penambangan Andesit di PT Silva Andia Utama, Desa Giriasih, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat

Abstract. The research was conducted at PT Silva Andia Utama, located in Giriasih Village, Batujajar District, West Bandung Regency, West Java Province. The objective of this study is to evaluate blasting activities at the site. A comparative research method was used, based on both primary and secondary data. Theoretical blasting geometries were calculated using methods from R. L. Ash, C. J. Konya, and Cunningham, then compared to actual field geometry. Actual rock fragmentation was analyzed using the Split Desktop application. Based on the analysis, R. L. Ash’s theoretical blasting geometry resulted in a burden of 1.3 m, spacing of 1.9 m, depth of 6.4 m, powder factor of 0.9 kg/BCM, with average fragmentation size of 10.9 cm and 0% block distribution. C. J. Konya’s method produced a burden of 1.8 m, spacing of 2.6 m, depth of 6.5 m, powder factor of 0.4 kg/BCM, average fragmentation size of 19.7 cm, and 0% block distribution. The actual field geometry showed a burden of 2.75 m, spacing of 2.9 m, depth of 5.7 m, powder factor of 0.2 kg/BCM, fragmentation size of 34 cm, and 0.5% block distribution. However, field observations showed over 15% large blocks due to borehole inclination and inconsistent geometry. Abstrak. Kegiatan penelitian dilakukan di PT Silva Andia Utama, Desa Giriasih, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat. Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk mengevaluasi kegiatan peledakan di lokasi penelitian. Metode penelitian yang digunakan adalah metode komparatif yang mengacu dari data primer dan data sekunder. Penentuan geometri peledakan dilakukan dengan perhitungan teoritis R. L. Ash dan C. J. Konya dan Cunningham yang kemudian dibandingkan dengan geometri aktual di lapangan. Penentuan fragmentasi aktual dengan aplikasi split desktop. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, geometri peledakan teoritis R. L. Ash yang didapatkan yaitu burden 1,3 m, spasi 1,9 m, kedalaman 6,4 m, powder factor 0,9 kg/BCM dengan ukuran rata-rata fragmentasi 10,9 cm dan distribusi bongkah 0%. Geometri peledakan teoritis C. J. Konya yang didapatkan yaitu burden 1,8 m, spasi 2,6 m, kedalaman 6,5 m, powder factor 0,4 kg/BCM dengan ukuran rata-rata fragmentasi 19,7 cm dengan distribusi bongkah 0%. Geometri peledakan aktual yang didapatkan yaitu burden 2,75 m, spasi 2,9 m, kedalaman 5,7 m, powder factor 0,2 kg/BCM dengan ukuran rata-rata fragmentasi 34 cm dengan distribusi bongkah 0,5% dengan perhitungan teoritis, namun dilapangan terdapat banyak bongkah yang melebihi 15% yang disebabkan oleh kemiringan lubang bor serta geometri peledakan yang tidak konsisten.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Bandung Conference Series Mining Engineering
Published
2025-08-07
DOI
https://doi.org/10.29313/bcsme.v5i2.20891
Primary Topic
Geological and Geophysical Studies
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Evaluasi Kegiatan Peledakan pada Penambangan Andesit di PT Silva Andia Utama, Desa Giriasih, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat

Yunus Ashari, Zaenal, Boya Nugraha
Bandung Conference Series Mining Engineering
Geological and Geophysical Studies
article

Evaluasi Kegiatan Peledakan pada Penambangan Andesit di PT Silva Andia Utama, Desa Giriasih, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat

Yunus Ashari, Zaenal, Boya Nugraha
article en

Abstract

Abstract. The research was conducted at PT Silva Andia Utama, located in Giriasih Village, Batujajar District, West Bandung Regency, West Java Province. The objective of this study is to evaluate blasting activities at the site. A comparative research method was used, based on both primary and secondary data. Theoretical blasting geometries were calculated using methods from R. L. Ash, C. J. Konya, and Cunningham, then compared to actual field geometry. Actual rock fragmentation was analyzed using the Split Desktop application. Based on the analysis, R. L. Ash’s theoretical blasting geometry resulted in a burden of 1.3 m, spacing of 1.9 m, depth of 6.4 m, powder factor of 0.9 kg/BCM, with average fragmentation size of 10.9 cm and 0% block distribution. C. J. Konya’s method produced a burden of 1.8 m, spacing of 2.6 m, depth of 6.5 m, powder factor of 0.4 kg/BCM, average fragmentation size of 19.7 cm, and 0% block distribution. The actual field geometry showed a burden of 2.75 m, spacing of 2.9 m, depth of 5.7 m, powder factor of 0.2 kg/BCM, fragmentation size of 34 cm, and 0.5% block distribution. However, field observations showed over 15% large blocks due to borehole inclination and inconsistent geometry. Abstrak. Kegiatan penelitian dilakukan di PT Silva Andia Utama, Desa Giriasih, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat. Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk mengevaluasi kegiatan peledakan di lokasi penelitian. Metode penelitian yang digunakan adalah metode komparatif yang mengacu dari data primer dan data sekunder. Penentuan geometri peledakan dilakukan dengan perhitungan teoritis R. L. Ash dan C. J. Konya dan Cunningham yang kemudian dibandingkan dengan geometri aktual di lapangan. Penentuan fragmentasi aktual dengan aplikasi split desktop. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, geometri peledakan teoritis R. L. Ash yang didapatkan yaitu burden 1,3 m, spasi 1,9 m, kedalaman 6,4 m, powder factor 0,9 kg/BCM dengan ukuran rata-rata fragmentasi 10,9 cm dan distribusi bongkah 0%. Geometri peledakan teoritis C. J. Konya yang didapatkan yaitu burden 1,8 m, spasi 2,6 m, kedalaman 6,5 m, powder factor 0,4 kg/BCM dengan ukuran rata-rata fragmentasi 19,7 cm dengan distribusi bongkah 0%. Geometri peledakan aktual yang didapatkan yaitu burden 2,75 m, spasi 2,9 m, kedalaman 5,7 m, powder factor 0,2 kg/BCM dengan ukuran rata-rata fragmentasi 34 cm dengan distribusi bongkah 0,5% dengan perhitungan teoritis, namun dilapangan terdapat banyak bongkah yang melebihi 15% yang disebabkan oleh kemiringan lubang bor serta geometri peledakan yang tidak konsisten.

Bandung Conference Series Mining EngineeringVol. 5(2)
Bandung Islamic University (ID)
Openalex Percentile: Top 70%
Geological and Geophysical Studies
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.