Kajian Teknis Dampak Kegiatan Peledakan (Ground Vibration) Studi Kasus PT Silva Andia Utama Desa Giriasih, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat

Abstract. This study aims to assess the technical impact of blasting activities on ground vibration in the operational area of PT Silva Andia Utama, located near residential areas in Giriasih Village,. The main focus is to analyze the relationship between blasting distance, explosive charge per delay, and vibration wave type on the resulting Peak Particle Velocity (PPV). The primary objectives are to develop a predictive vibration model, estimate safe blasting distances from residential infrastructure, and optimize explosive loading in accordance with regulatory thresholds. The methodology involves collecting primary data through field observation, including blast hole geometry, explosive charge quantities, and vibration measurements using the Minimate Series III seismograph. Secondary data were obtained from literature, standards, and relevant regulations. The analysis was conducted using the Scaled Distance approach based on empirical models such as USBM, Langefors & Kihlström, Indian Standard, and Ambraseys-Hedron. Results indicate that PPV decreases with increasing distance from the blast point. The predictive model recommends a maximum explosive charge per delay of 116,434 kg to keep PPV below the SNI 7571:2023 threshold (5 mm/s for class 2 buildings). Blasting pattern also plays a crucial role; a single-shot firing pattern with well-planned delay timing helps reduce high vibration levels. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak teknis kegiatan peledakan terhadap getaran tanah di wilayah operasional PT Silva Andia Utama, yang terletak dekat dengan permukiman warga di Desa Giriasih, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat. Fokus utama penelitian adalah menganalisis hubungan antara jarak peledakan, muatan bahan peledak per tunda, dan jenis gelombang getaran terhadap nilai Peak Particle Velocity (PPV). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan model prediksi getaran, memperkirakan jarak aman peledakan, dan mengoptimalkan pemuatan bahan peledak sesuai dengan regulasi. Metodologi yang digunakan meliputi pengumpulan data primer melalui observasi lapangan dengan menggunakan seismograf Minimate Series III untuk mengukur getaran. Data sekunder diperoleh dari literatur dan regulasi terkait. Analisis dilakukan dengan pendekatan Scaled Distance berdasarkan model USBM, Langefors & Kihlström, Indian Standard, dan Ambraseys-Hedron. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PPV menurun seiring bertambahnya jarak dari titik peledakan. Model prediksi menunjukkan muatan bahan peledak maksimum yang disarankan adalah 116,434 kg per tunda untuk menjaga PPV di bawah ambang batas SNI 7571:2023 (5 mm/s untuk bangunan kelas 2). Pola peledakan juga berperan penting dalam mengurangi dampak getaran. Penelitian ini menekankan pentingnya perencanaan peledakan yang tepat dan pemantauan rutin untuk mengurangi dampak getaran terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Bandung Conference Series Mining Engineering
Published
2025-08-07
DOI
https://doi.org/10.29313/bcsme.v5i2.20456
Primary Topic
Geotechnical and construction materials studies
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Kajian Teknis Dampak Kegiatan Peledakan (Ground Vibration) Studi Kasus PT Silva Andia Utama Desa Giriasih, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat

Ahmad Girang Pamungkas, Yuliadi, Andrieanto Nurrochman
Bandung Conference Series Mining Engineering
Geotechnical and construction materials studies
article

Kajian Teknis Dampak Kegiatan Peledakan (Ground Vibration) Studi Kasus PT Silva Andia Utama Desa Giriasih, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat

Ahmad Girang Pamungkas, Yuliadi, Andrieanto Nurrochman
article en

Abstract

Abstract. This study aims to assess the technical impact of blasting activities on ground vibration in the operational area of PT Silva Andia Utama, located near residential areas in Giriasih Village,. The main focus is to analyze the relationship between blasting distance, explosive charge per delay, and vibration wave type on the resulting Peak Particle Velocity (PPV). The primary objectives are to develop a predictive vibration model, estimate safe blasting distances from residential infrastructure, and optimize explosive loading in accordance with regulatory thresholds. The methodology involves collecting primary data through field observation, including blast hole geometry, explosive charge quantities, and vibration measurements using the Minimate Series III seismograph. Secondary data were obtained from literature, standards, and relevant regulations. The analysis was conducted using the Scaled Distance approach based on empirical models such as USBM, Langefors & Kihlström, Indian Standard, and Ambraseys-Hedron. Results indicate that PPV decreases with increasing distance from the blast point. The predictive model recommends a maximum explosive charge per delay of 116,434 kg to keep PPV below the SNI 7571:2023 threshold (5 mm/s for class 2 buildings). Blasting pattern also plays a crucial role; a single-shot firing pattern with well-planned delay timing helps reduce high vibration levels. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak teknis kegiatan peledakan terhadap getaran tanah di wilayah operasional PT Silva Andia Utama, yang terletak dekat dengan permukiman warga di Desa Giriasih, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat. Fokus utama penelitian adalah menganalisis hubungan antara jarak peledakan, muatan bahan peledak per tunda, dan jenis gelombang getaran terhadap nilai Peak Particle Velocity (PPV). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan model prediksi getaran, memperkirakan jarak aman peledakan, dan mengoptimalkan pemuatan bahan peledak sesuai dengan regulasi. Metodologi yang digunakan meliputi pengumpulan data primer melalui observasi lapangan dengan menggunakan seismograf Minimate Series III untuk mengukur getaran. Data sekunder diperoleh dari literatur dan regulasi terkait. Analisis dilakukan dengan pendekatan Scaled Distance berdasarkan model USBM, Langefors & Kihlström, Indian Standard, dan Ambraseys-Hedron. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PPV menurun seiring bertambahnya jarak dari titik peledakan. Model prediksi menunjukkan muatan bahan peledak maksimum yang disarankan adalah 116,434 kg per tunda untuk menjaga PPV di bawah ambang batas SNI 7571:2023 (5 mm/s untuk bangunan kelas 2). Pola peledakan juga berperan penting dalam mengurangi dampak getaran. Penelitian ini menekankan pentingnya perencanaan peledakan yang tepat dan pemantauan rutin untuk mengurangi dampak getaran terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.

Bandung Conference Series Mining EngineeringVol. 5(2)
Bandung Islamic University (ID)
Openalex Percentile: Top 78%
Geotechnical and construction materials studies
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.