Perancangan Pengendalian Risiko Kecelakaan Kerja Menggunakan Metode HIRARC pada Area Produksi PT Papyrus Sakti Paper Mill
Abstract. PT Papyrus Sakti Paper Mill is a manufacturing company engaged in the production of cardboard paper. Currently, the company is facing issues related to indications of workplace accidents, which contradict its internal policy of achieving zero accidents. The aim of this research is to to control the risk of workplace accidents by applying the Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC) method. Based on the findings, An initial analysis of the company’s conditions revealed 29 potential hazards in the stock preparation division, with high-risk levels accounting for 48.29%. Similarly, in the paper sheet production division, 29 potential hazards were identified, with a dominant high-risk percentage of 72.41%. Meanwhile, in the finishing division, 16 potential hazards were found, with 62.5% categorized as high risk. Based on the identified hazards, several risk control measures are proposed, including the installation of sensors or emergency stop buttons to halt machinery in the event of a malfunction, the provision of adequate ventilation, conducting training sessions, developing clear standard operating procedures (SOPs) for machine operation, and the use of personal protective equipment (PPE) appropriate to each job type. Abstrak. PT Papyrus Sakti Paper Mill merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang produksi dengan produk yang dihasilkan berupa kertas karton. Saat ini, perusahaan menghadapi permasalahan terkait adanya indikasi kecelakaan kerja yang bertentangan dengan kebijakan internal perusahaan yang menargetkan pencapaian zero accident. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengendalikan risiko kecelakaan kerja dengan menerapkan metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC). Berdasarkan hasil temuan, analisis awal terhadap kondisi perusahaan menunjukkan adanya 29 potensi bahaya di divisi stock preparation, dengan tingkat risiko tinggi sebesar 48,29%. Demikian pula, pada divisi produksi lembaran kertas ditemukan 29 potensi bahaya, dengan persentase risiko tinggi yang dominan sebesar 72,41%. Sementara itu, di divisi finishing ditemukan 16 potensi bahaya, dengan 62,5% dikategorikan sebagai risiko tinggi. Berdasarkan potensi bahaya yang telah diidentifikasi, beberapa upaya pengendalian risiko yang diusulkan antara lain pemasangan sensor atau tombol darurat untuk menghentikan mesin saat terjadi malfungsi, penyediaan ventilasi yang memadai, pelaksanaan pelatihan kerja, penyusunan standard operating procedure (SOP) yang jelas dalam pengoperasian mesin, serta penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) yang sesuai dengan jenis pekerjaan.
Authors
- Aviasti
- Mohamad Satori (ORCID: https://orcid.org/0000-0002-9127-2233)
- Alya Qotrunnada
Institutions
- Bandung Islamic University (ID)
Publication Details
- Journal
- Bandung Conference Series Industrial Engineering Science
- Published
- 2025-08-04
- DOI
- https://doi.org/10.29313/bcsies.v5i2.20699
- Primary Topic
- Management and Optimization Techniques
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 0.00