Pengelolaan Ekstrakurikuler IRMAS untuk Membentuk Karakter Religius Siswa

Abstract. This study aims to examine the management of the extracurricular activities of the Youth Mosque Organization (Ikatan Remaja Masjid or IRMAS) in fostering students’ religious character at SMPN 2 Pangalengan. The background of the study is based on the importance of character education, particularly religious character, as a foundation for shaping a young generation that is not only intellectually capable but also morally upright. This research employs a qualitative approach using descriptive methods, with data collected through observation, interviews, and documentation. The findings reveal that the management of IRMAS activities is carried out through structured stages of planning, implementation, and evaluation. IRMAS activities include religious development such as Qur’an memorization (tahfidz), Islamic musical arts (hadrah), religious lectures (ceramah), and project-based activities like creating Islamic media content. These activities not only instill religious values but also foster students’ social attitudes, discipline, and leadership. Supporting factors include school support, competent mentors, and enthusiastic student participation. Meanwhile, obstacles include limited time, external environmental influences, and inadequate facilities. The study concludes that the relevant management of IRMAS extracurricular activities significantly contributes to the development of students’ religious character through habituation, exemplary leadership, and active participation in religious practices at school. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menelusuri bagaimana kegiatan ekstrakurikuler Ikatan Remaja Masjid (IRMAS) dikelola dalam rangka membentuk karakter religius siswa di SMPN 2 Pangalengan. Latar belakang penelitian ini berangkat dari pentingnya pendidikan karakter, khususnya dalam aspek religius, sebagai fondasi utama dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara intelektual tetapi juga memiliki akhlak yang baik. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif, serta teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil temuan menunjukkan bahwa pengelolaan kegiatan IRMAS dilakukan secara sistematis melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Kegiatan yang dijalankan mencakup pembinaan keislaman seperti hafalan Al-Qur’an (tahfidz), hadrah, ceramah keagamaan, produksi media dakwah digital, serta proyek-proyek pengembangan minat dan bakat siswa. Aktivitas ini bukan hanya memperkuat nilai-nilai religius, tetapi juga mengembangkan aspek sosial, kedisiplinan, dan jiwa kepemimpinan siswa. Faktor-faktor yang mendukung keberhasilan program ini antara lain adanya dukungan pihak sekolah, pembina yang profesional, serta semangat dari para siswa. Sementara itu, kendala yang dihadapi mencakup keterbatasan waktu, pengaruh lingkungan di luar sekolah, dan sarana yang belum memadai. Kesimpulannya, pengelolaan ekstrakurikuler IRMAS terbukti efektif dalam menumbuhkan karakter religius siswa melalui metode pembiasaan, keteladanan, dan keterlibatan aktif dalam berbagai kegiatan keagamaan di lingkungan sekolah.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Bandung Conference Series Islamic Education
Published
2025-08-03
DOI
https://doi.org/10.29313/bcsied.v5i2.19966
Primary Topic
Educational Research and Methods
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Pengelolaan Ekstrakurikuler IRMAS untuk Membentuk Karakter Religius Siswa

Ulvah Nur’aeni, Nabila Khairunnisa, Fitroh Hayati
Bandung Conference Series Islamic Education
Educational Research and Methods
article

Pengelolaan Ekstrakurikuler IRMAS untuk Membentuk Karakter Religius Siswa

Ulvah Nur’aeni, Nabila Khairunnisa, Fitroh Hayati
article en

Abstract

Abstract. This study aims to examine the management of the extracurricular activities of the Youth Mosque Organization (Ikatan Remaja Masjid or IRMAS) in fostering students’ religious character at SMPN 2 Pangalengan. The background of the study is based on the importance of character education, particularly religious character, as a foundation for shaping a young generation that is not only intellectually capable but also morally upright. This research employs a qualitative approach using descriptive methods, with data collected through observation, interviews, and documentation. The findings reveal that the management of IRMAS activities is carried out through structured stages of planning, implementation, and evaluation. IRMAS activities include religious development such as Qur’an memorization (tahfidz), Islamic musical arts (hadrah), religious lectures (ceramah), and project-based activities like creating Islamic media content. These activities not only instill religious values but also foster students’ social attitudes, discipline, and leadership. Supporting factors include school support, competent mentors, and enthusiastic student participation. Meanwhile, obstacles include limited time, external environmental influences, and inadequate facilities. The study concludes that the relevant management of IRMAS extracurricular activities significantly contributes to the development of students’ religious character through habituation, exemplary leadership, and active participation in religious practices at school. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menelusuri bagaimana kegiatan ekstrakurikuler Ikatan Remaja Masjid (IRMAS) dikelola dalam rangka membentuk karakter religius siswa di SMPN 2 Pangalengan. Latar belakang penelitian ini berangkat dari pentingnya pendidikan karakter, khususnya dalam aspek religius, sebagai fondasi utama dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara intelektual tetapi juga memiliki akhlak yang baik. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif, serta teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil temuan menunjukkan bahwa pengelolaan kegiatan IRMAS dilakukan secara sistematis melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Kegiatan yang dijalankan mencakup pembinaan keislaman seperti hafalan Al-Qur’an (tahfidz), hadrah, ceramah keagamaan, produksi media dakwah digital, serta proyek-proyek pengembangan minat dan bakat siswa. Aktivitas ini bukan hanya memperkuat nilai-nilai religius, tetapi juga mengembangkan aspek sosial, kedisiplinan, dan jiwa kepemimpinan siswa. Faktor-faktor yang mendukung keberhasilan program ini antara lain adanya dukungan pihak sekolah, pembina yang profesional, serta semangat dari para siswa. Sementara itu, kendala yang dihadapi mencakup keterbatasan waktu, pengaruh lingkungan di luar sekolah, dan sarana yang belum memadai. Kesimpulannya, pengelolaan ekstrakurikuler IRMAS terbukti efektif dalam menumbuhkan karakter religius siswa melalui metode pembiasaan, keteladanan, dan keterlibatan aktif dalam berbagai kegiatan keagamaan di lingkungan sekolah.

Bandung Conference Series Islamic EducationVol. 5(2)
Institut Agama Islam Negeri Bengkulu (ID)
Openalex Percentile: Top 76%
Educational Research and Methods
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.