Hubungan Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar PAI Berdasarkan Persepsi Peserta Didik

Abstract. This study aims to examine the relationship between the jigsaw cooperative learning model and students’ critical thinking skills and learning outcomes in Islamic Religious Education (PAI), based on students' perceptions. The research used a correlational quantitative approach, involving 6th-grade students from SD Cerdas Mulia Ekselensia. Data were collected through questionnaires and tests. The results showed a significant relationship between the jigsaw model and students’ critical thinking abilities (r = 0.666; Sig. = 0.000), but no significant relationship with academic learning outcomes (Sig. = 0.163). The jigsaw model fostered active participation and collaboration, which enhanced students' critical thinking, but this did not automatically translate into improved academic scores. The study recommends that educators apply this model especially to develop students’ higher-order thinking skills. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw terhadap kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar Pendidikan Agama Islam (PAI) berdasarkan persepsi peserta didik. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif korelasional dan melibatkan siswa kelas 6 di SD Cerdas Mulia Ekselensia. Instrumen yang digunakan berupa angket untuk mengukur persepsi dan kemampuan berpikir kritis, serta tes untuk mengukur hasil belajar. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara model pembelajaran Jigsaw dan kemampuan berpikir kritis siswa (r = 0,666; Sig. = 0,000), namun tidak terdapat hubungan yang signifikan dengan hasil belajar (Sig. = 0,163). Model ini mampu meningkatkan keaktifan siswa dan mendorong kolaborasi, yang pada akhirnya berdampak positif terhadap keterampilan berpikir kritis. Namun demikian, peningkatan kemampuan berpikir kritis belum secara langsung meningkatkan hasil belajar akademik siswa. Disarankan agar guru menggunakan model ini untuk menumbuhkan keterampilan berpikir tingkat tinggi.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Bandung Conference Series Islamic Education
Published
2025-08-04
DOI
https://doi.org/10.29313/bcsied.v5i2.20572
Primary Topic
Educational Research and Methods
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Hubungan Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar PAI Berdasarkan Persepsi Peserta Didik

Huriah Rachmah, Shafira Azzahra Putri H
Bandung Conference Series Islamic Education
Educational Research and Methods
article

Hubungan Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar PAI Berdasarkan Persepsi Peserta Didik

Huriah Rachmah, Shafira Azzahra Putri H
article en

Abstract

Abstract. This study aims to examine the relationship between the jigsaw cooperative learning model and students’ critical thinking skills and learning outcomes in Islamic Religious Education (PAI), based on students' perceptions. The research used a correlational quantitative approach, involving 6th-grade students from SD Cerdas Mulia Ekselensia. Data were collected through questionnaires and tests. The results showed a significant relationship between the jigsaw model and students’ critical thinking abilities (r = 0.666; Sig. = 0.000), but no significant relationship with academic learning outcomes (Sig. = 0.163). The jigsaw model fostered active participation and collaboration, which enhanced students' critical thinking, but this did not automatically translate into improved academic scores. The study recommends that educators apply this model especially to develop students’ higher-order thinking skills. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw terhadap kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar Pendidikan Agama Islam (PAI) berdasarkan persepsi peserta didik. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif korelasional dan melibatkan siswa kelas 6 di SD Cerdas Mulia Ekselensia. Instrumen yang digunakan berupa angket untuk mengukur persepsi dan kemampuan berpikir kritis, serta tes untuk mengukur hasil belajar. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara model pembelajaran Jigsaw dan kemampuan berpikir kritis siswa (r = 0,666; Sig. = 0,000), namun tidak terdapat hubungan yang signifikan dengan hasil belajar (Sig. = 0,163). Model ini mampu meningkatkan keaktifan siswa dan mendorong kolaborasi, yang pada akhirnya berdampak positif terhadap keterampilan berpikir kritis. Namun demikian, peningkatan kemampuan berpikir kritis belum secara langsung meningkatkan hasil belajar akademik siswa. Disarankan agar guru menggunakan model ini untuk menumbuhkan keterampilan berpikir tingkat tinggi.

Bandung Conference Series Islamic EducationVol. 5(2)
Institut Agama Islam Negeri Bengkulu (ID)
Openalex Percentile: Top 76%
Educational Research and Methods
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.