Analisis Geometri Jalan dan BBM Dump Truck Overburden pada Pit B1 Timur Seam A PT Pancaran Surya Abadi di Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur.
Abstract. PT Pancaran Surya Abadi is a coal mining company operating using open-pit mining methods. In overburden hauling activities, the company utilizes Sany SKT90S dump trucks and Kobelco SK480 backhoes. One of the largest operational costs comes from diesel fuel consumption. This study aims to evaluate the influence of haul road geometry on fuel efficiency and hauling equipment productivity. Analyzed parameters include road gradient, width, curve radius, superelevation, and cross slope, referring to standards such as AASHTO and Indonesian Ministerial Decree No. 1827/K/30/MEM/2018. Before road improvements, hauling equipment productivity was recorded at 21,870 BCM per month, with an average fuel consumption of 20.08 liters per hour, a fuel ratio of 0.25 liters/BCM, and a fuel cost of IDR 58,831,684 per unit per month. After road geometry improvements, productivity increased to 43,157 BCM per month, the fuel ratio decreased to 0.24 liters/BCM, and fuel costs dropped to IDR 47,044,368 per unit per month. The operational cost savings reached IDR 15,423,869 per unit per month. These results indicate that optimizing haul road geometry significantly improves operational efficiency and reduces fuel expenses in mining operations. Keywords: Road Geometry, Productivity, Rimpull, Fuel, Fuel Ratio, Fuel Cost Abstrak. PT Pancaran Surya Abadi merupakan perusahaan tambang batubara yang menerapkan metode penambangan terbuka. Dalam kegiatan pengangkutan overburden, digunakan Dump Truck Sany SKT90S dan Backhoe Kobelco SK480. Salah satu biaya operasional terbesar berasal dari konsumsi bahan bakar solar. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh kondisi geometri jalan tambang terhadap efisiensi konsumsi bahan bakar dan produktivitas alat angkut. Parameter yang dianalisis meliputi kemiringan jalan, lebar, radius tikungan, superelevasi, dan kemiringan melintang, dengan acuan standar AASHTO dan Kepmen ESDM No. 1827/K/30/MEM/2018. Sebelum perbaikan jalan, produktivitas alat tercatat sebesar 21.870 BCM per bulan, dengan konsumsi bahan bakar 20,08 liter per jam, fuel ratio 0,25 liter/BCM, dan biaya bahan bakar Rp 58.831.684 per alat per bulan. Setelah perbaikan, produktivitas meningkat menjadi 43.157 BCM per bulan, fuel ratio menurun menjadi 0,24 liter/BCM, dan biaya bahan bakar turun menjadi Rp 47.044.368. Penghematan biaya operasional mencapai Rp 15.423.869 per alat per bulan. Hasil ini menunjukkan bahwa perbaikan geometri jalan tambang berpengaruh signifikan terhadap peningkatan efisiensi operasional dan penurunan biaya bahan bakar. Kata Kunci: Geometri Jalan, Produktivitas, Rimpull, Bahan Bakar, Fuel Ratio, Fuel Cost..
Authors
- Zaenal
- Iswandaru
- Muhammad Rizki (ORCID: https://orcid.org/0000-0001-6723-1338)
Institutions
- Bandung Islamic University (ID)
Publication Details
- Journal
- Bandung Conference Series Mining Engineering
- Published
- 2025-08-07
- DOI
- https://doi.org/10.29313/bcsme.v5i2.21471
- Primary Topic
- Management and Optimization Techniques
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 0.00