Analisis Fikih Muamalah dalam Akad Ijarah pada Pembuatan Topi Custom di Desa Rahayu Kecamatan Margaasih Kabupaten Bandung (Studi Kasus CV. TopMaker Busana Indonesia)

Abstract. This study aims to analyze the practice of ijarah contracts in the cooperation between CV. TopMaker Busana Indonesia and hat makers in Rahayu Village, Bandung Regency. The primary focus is to assess the compatibility of the contract with the principles of Islamic commercial law (fiqh muamalah), as well as solutions for breaches of contract, such as delays in production and products that do not meet quality standards. The method used is a qualitative study with a case study approach. The results indicate that the contract used is ijarah ‘ala al-a‘mal (service lease for work), which is valid under Sharia law, but in its implementation, there are still violations of the contract terms. Dispute resolution is conducted through mutual discussion and the provision of compensation. This study recommends strengthening the understanding of Islamic commercial law and work discipline in SME practices. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik akad ijarah pada kerja sama antara CV. TopMaker Busana Indonesia dengan para penjahit topi di Desa Rahayu, Kabupaten Bandung. Fokus utama adalah meninjau kesesuaian akad dengan prinsip fikih muamalah, serta solusi atas wanprestasi yang terjadi, seperti keterlambatan pengerjaan dan kualitas produk yang tidak sesuai standar. Metode yang digunakan adalah studi kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil menunjukkan bahwa akad yang digunakan adalah ijarah ‘ala al-a‘mal (sewa jasa atas pekerjaan), yang sah secara syariah, namun dalam pelaksanaannya masih terdapat pelanggaran syarat akad. Penyelesaian sengketa dilakukan secara musyawarah dan pemberian kompensasi. Penelitian ini merekomendasikan penguatan pemahaman fikih muamalah dan disiplin kerja dalam praktik UMKM.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Bandung Conference Series Sharia Economic Law
Published
2025-08-07
DOI
https://doi.org/10.29313/bcssel.v5i2.21479
Primary Topic
Islamic Finance and Communication
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Analisis Fikih Muamalah dalam Akad Ijarah pada Pembuatan Topi Custom di Desa Rahayu Kecamatan Margaasih Kabupaten Bandung (Studi Kasus CV. TopMaker Busana Indonesia)

Rahma Mutmainnah, Maman Surahman, Neng Dewi Himayasari
Bandung Conference Series Sharia Economic Law
Islamic Finance and Communication
article

Analisis Fikih Muamalah dalam Akad Ijarah pada Pembuatan Topi Custom di Desa Rahayu Kecamatan Margaasih Kabupaten Bandung (Studi Kasus CV. TopMaker Busana Indonesia)

Rahma Mutmainnah, Maman Surahman, Neng Dewi Himayasari
article en

Abstract

Abstract. This study aims to analyze the practice of ijarah contracts in the cooperation between CV. TopMaker Busana Indonesia and hat makers in Rahayu Village, Bandung Regency. The primary focus is to assess the compatibility of the contract with the principles of Islamic commercial law (fiqh muamalah), as well as solutions for breaches of contract, such as delays in production and products that do not meet quality standards. The method used is a qualitative study with a case study approach. The results indicate that the contract used is ijarah ‘ala al-a‘mal (service lease for work), which is valid under Sharia law, but in its implementation, there are still violations of the contract terms. Dispute resolution is conducted through mutual discussion and the provision of compensation. This study recommends strengthening the understanding of Islamic commercial law and work discipline in SME practices. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik akad ijarah pada kerja sama antara CV. TopMaker Busana Indonesia dengan para penjahit topi di Desa Rahayu, Kabupaten Bandung. Fokus utama adalah meninjau kesesuaian akad dengan prinsip fikih muamalah, serta solusi atas wanprestasi yang terjadi, seperti keterlambatan pengerjaan dan kualitas produk yang tidak sesuai standar. Metode yang digunakan adalah studi kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil menunjukkan bahwa akad yang digunakan adalah ijarah ‘ala al-a‘mal (sewa jasa atas pekerjaan), yang sah secara syariah, namun dalam pelaksanaannya masih terdapat pelanggaran syarat akad. Penyelesaian sengketa dilakukan secara musyawarah dan pemberian kompensasi. Penelitian ini merekomendasikan penguatan pemahaman fikih muamalah dan disiplin kerja dalam praktik UMKM.

Bandung Conference Series Sharia Economic LawVol. 5(2)
Bandung Islamic University (ID)
Openalex Percentile: Top 72%
Islamic Finance and Communication
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.

Analisis Fikih Muamalah dalam Akad Ijarah pada Pembuatan Topi Custom di Desa Rahayu Kecamatan Margaasih Kabupaten Bandung (Studi Kasus CV. TopMaker Busana Indonesia) — Rahma Mutmainnah, Maman Surahman, et al. · Bandung Conference Series Sharia Economic Law (2025) | TGRS Research Map | TGRS