Strategi Dakwah Islam Melalui Program Keagamaan Di Radio K – Lite 107.1 FM Bandung
Abstract. This research aims to explore the Islamic da'wah strategies implemented by Radio K–Lite 107.1 FM Bandung through its religious programs. Amid the digital era’s challenges, radio remains a powerful and relevant medium for conveying Islamic messages. Using a qualitative descriptive approach, data were collected through interviews, observation, and documentation. The strategies analyzed are based on Al-Bayanuni’s theory: sentimental, rational, and sensory (indrawi). The sentimental strategy involves emotional engagement between the broadcaster and listeners through warm greetings, touching delivery, and persuasive language. The rational strategy emphasizes logical reasoning and content that is easy to understand and relevant to everyday life. The sensory strategy employs tone, sound effects, and online interactions to stimulate the listener’s imagination. The findings reveal that all three strategies are integrated effectively by Radio K–Lite 107.1 FM to create emotional and intellectual bonds with the audience. This makes the da’wah programs not only informative but also communicative, inspirational, and adaptive to modern trends. Thus, Radio K–Lite 107.1 FM proves its ability to remain relevant and effective as a medium of Islamic da’wah in today’s evolving media landscape. Abstrak. Menggambarkan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi islam yang diterapkan oleh Radio K – Lite 107.1 FM Bandung melalui program keagamaannya. Di tengah tantangan era digital, radio masih memiliki daya jangkau luas dan relevansi tinggi dalam menyampaikan pesan dakwah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Strategi dakwah yang dianalisis mengacu pada teori Al-Bayanuni, yaitu strategi sentimental, rasional, dan indrawi. Strategi sentimental dilakukan melalui pendekatan emosional antara penyiar dan pendengar, seperti sapaan hangat, penyampaian yang menyentuh hati, serta penggunaan bahasa persuasif. Strategi rasional melibatkan penalaran logis dan penyampaian materi yang mudah dipahami dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Sementara strategi indrawi diaplikasikan melalui suara, intonasi, efek audio dan interaksi daring, yang mampu merangsang daya imajinasi pendengar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga strategi ini digunakan secara terpadu oleh Radio K–Lite 107.1 FM untuk membangun kedekatan emosional dan intelektual dengan pendengar. Hal ini menjadikan program dakwah tidak hanya bersifat informatif, tetapi juga komunikatif, inspiratif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Dengan demikian, Radio K–Lite 107.1 FM Bandung terbukti mampu mempertahankan eksistensinya sebagai media dakwah Islam yang efektif dan modern.
Authors
- Asep Ahmad Siddiq (ORCID: https://orcid.org/0000-0003-0617-1305)
- M. Wildan Yahya (ORCID: https://orcid.org/0000-0001-7175-3729)
- Rumaisha Rahmania
Institutions
- Bandung Islamic University (ID)
Publication Details
- Journal
- Bandung Conference Series Islamic Broadcast Communication
- Published
- 2025-08-04
- DOI
- https://doi.org/10.29313/bcsibc.v5i2.20212
- Primary Topic
- Islamic Finance and Communication
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 0.00