Manajemen Majelis Taklim Al-Falah Dago dalam Tata Kelola Program Pengajian
Abstract. This study examines the management of Majelis Taklim Al-Falah Dago in organizing religious study programs for its congregation. As a non-formal religious education institution, Majelis Taklim plays a crucial role in strengthening religious understanding and fostering spiritual well-being, particularly in urban communities. The study employs a qualitative descriptive method, utilizing observations, interviews, and documentation analysis to explore the planning, implementation, and evaluation of the study sessions. Data were analyzed using the POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) management framework. The findings indicate that the study program lacks a structured curriculum and strategic planning, with decision-making primarily conducted informally. While the sessions provide valuable religious teachings, challenges remain in terms of participant engagement, teaching methods, and administrative organization. The study suggests implementing a more systematic management approach, diversifying instructional techniques, and leveraging digital tools to enhance accessibility and participation. These improvements aim to optimize the effectiveness of religious study programs in addressing the spiritual needs of the congregation in an urban setting. Abstrak. Penelitian ini mengkaji manajemen Majelis Taklim Al-Falah Dago dalam menyelenggarakan program pengajian bagi jamaahnya. Sebagai lembaga pendidikan keagamaan nonformal, Majelis Taklim berperan penting dalam memperkuat pemahaman agama dan membina kesejahteraan spiritual, khususnya di lingkungan perkotaan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan analisis dokumentasi untuk mengeksplorasi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program pengajian. Data dianalisis menggunakan kerangka manajemen POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling). Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pengajian masih belum memiliki kurikulum yang terstruktur serta perencanaan strategis yang jelas, dengan pengambilan keputusan yang lebih banyak dilakukan secara informal. Meskipun pengajian memberikan manfaat dalam pembelajaran agama, terdapat beberapa tantangan, seperti keterlibatan jamaah, metode penyampaian materi, serta pengelolaan administrasi. Penelitian ini merekomendasikan penerapan manajemen yang lebih sistematis, diversifikasi metode pembelajaran, serta pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan aksesibilitas dan partisipasi jamaah. Perbaikan ini diharapkan dapat mengoptimalkan efektivitas program pengajian dalam memenuhi kebutuhan spiritual jamaah di lingkungan perkotaan.
Authors
- Muhammad Fauzi Arif (ORCID: https://orcid.org/0000-0001-9964-1294)
- Sony Tipvany Hidayat
- Bambang S. Ma’arif
Institutions
- Bandung Islamic University (ID)
Publication Details
- Journal
- Bandung Conference Series Islamic Broadcast Communication
- Published
- 2025-08-04
- DOI
- https://doi.org/10.29313/bcsibc.v5i2.20566
- Primary Topic
- Management and Optimization Techniques
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 0.00