Metode Dakwah Akun Instagram @Impijjaa dalam Menyebarkan Nilai-Nilai Dakwah Melalui Konten K-Pop

Abstract. This study explores the preaching methods used by the Instagram account @Impijjaa in delivering Islamic values through content inspired by popular culture, particularly K-Pop. In the digital age, social media serves as a powerful platform for da’wah, especially among youth. Using a qualitative descriptive approach, data were collected through observation, documentation, and interviews. The analysis applies Jalaluddin Rakhmat’s da’wah framework, focusing on bil hikmah (wisdom-based approach) and mauidzatil hasanah (gentle exhortation). Findings indicate that @Impijjaa uses bil hikmah by subtly integrating Islamic messages into narratives related to K-Pop, making them relatable and non-confrontational. Meanwhile, mauidzatil hasanah is reflected in the polite and emotionally engaging delivery of religious advice, fostering personal reflection and spiritual growth. The content consistently emphasizes moral values such as humility, compassion, mutual respect, and introspection. By avoiding judgmental tones and embracing popular culture, @Impijjaa presents a creative, inclusive form of digital da’wah. This makes it a compelling model for how Islamic messages can be communicated effectively in contemporary online spaces. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode dakwah yang digunakan oleh akun Instagram @Impijjaa dalam menyampaikan nilai-nilai Islam melalui konten yang dikaitkan dengan budaya populer, khususnya K-Pop. Di era digital saat ini, media sosial menjadi sarana yang efektif dalam menyampaikan pesan dakwah, terutama kepada generasi muda. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara. Analisis penelitian mengacu pada teori metode dakwah menurut Jalaluddin Rakhmat, yaitu bil hikmah dan mauidzatil hasanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akun @Impijjaa menerapkan metode bil hikmah dengan menyisipkan pesan keislaman secara halus dan kontekstual melalui narasi yang berkaitan dengan fenomena K-Pop. Adapun metode mauidzatil hasanah diwujudkan melalui penyampaian nasihat keagamaan yang santun, menyentuh emosi, dan membangun kesadaran spiritual pengikutnya. Nilai-nilai akhlak seperti rendah hati, kasih sayang, penghargaan terhadap sesama, dan introspeksi diri juga konsisten ditampilkan dalam konten yang diunggah. Akun ini menghadirkan dakwah yang inklusif dan relatable bagi penggemar K-Pop tanpa menghakimi. Dengan demikian, @Impijjaa menjadi contoh dakwah digital yang inovatif dan adaptif terhadap dinamika budaya populer.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Bandung Conference Series Islamic Broadcast Communication
Published
2025-08-04
DOI
https://doi.org/10.29313/bcsibc.v5i2.20634
Primary Topic
Islamic Finance and Communication
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Metode Dakwah Akun Instagram @Impijjaa dalam Menyebarkan Nilai-Nilai Dakwah Melalui Konten K-Pop

Ahmad Mudakir, Parihat Kamil, Dapniya Kamila Chandra Tausiyah Dzikri
Bandung Conference Series Islamic Broadcast Communication
Islamic Finance and Communication
article

Metode Dakwah Akun Instagram @Impijjaa dalam Menyebarkan Nilai-Nilai Dakwah Melalui Konten K-Pop

Ahmad Mudakir, Parihat Kamil, Dapniya Kamila Chandra Tausiyah Dzikri
article en

Abstract

Abstract. This study explores the preaching methods used by the Instagram account @Impijjaa in delivering Islamic values through content inspired by popular culture, particularly K-Pop. In the digital age, social media serves as a powerful platform for da’wah, especially among youth. Using a qualitative descriptive approach, data were collected through observation, documentation, and interviews. The analysis applies Jalaluddin Rakhmat’s da’wah framework, focusing on bil hikmah (wisdom-based approach) and mauidzatil hasanah (gentle exhortation). Findings indicate that @Impijjaa uses bil hikmah by subtly integrating Islamic messages into narratives related to K-Pop, making them relatable and non-confrontational. Meanwhile, mauidzatil hasanah is reflected in the polite and emotionally engaging delivery of religious advice, fostering personal reflection and spiritual growth. The content consistently emphasizes moral values such as humility, compassion, mutual respect, and introspection. By avoiding judgmental tones and embracing popular culture, @Impijjaa presents a creative, inclusive form of digital da’wah. This makes it a compelling model for how Islamic messages can be communicated effectively in contemporary online spaces. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode dakwah yang digunakan oleh akun Instagram @Impijjaa dalam menyampaikan nilai-nilai Islam melalui konten yang dikaitkan dengan budaya populer, khususnya K-Pop. Di era digital saat ini, media sosial menjadi sarana yang efektif dalam menyampaikan pesan dakwah, terutama kepada generasi muda. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara. Analisis penelitian mengacu pada teori metode dakwah menurut Jalaluddin Rakhmat, yaitu bil hikmah dan mauidzatil hasanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akun @Impijjaa menerapkan metode bil hikmah dengan menyisipkan pesan keislaman secara halus dan kontekstual melalui narasi yang berkaitan dengan fenomena K-Pop. Adapun metode mauidzatil hasanah diwujudkan melalui penyampaian nasihat keagamaan yang santun, menyentuh emosi, dan membangun kesadaran spiritual pengikutnya. Nilai-nilai akhlak seperti rendah hati, kasih sayang, penghargaan terhadap sesama, dan introspeksi diri juga konsisten ditampilkan dalam konten yang diunggah. Akun ini menghadirkan dakwah yang inklusif dan relatable bagi penggemar K-Pop tanpa menghakimi. Dengan demikian, @Impijjaa menjadi contoh dakwah digital yang inovatif dan adaptif terhadap dinamika budaya populer.

Bandung Conference Series Islamic Broadcast CommunicationVol. 5(2)
Bandung Islamic University (ID)
Openalex Percentile: Top 72%
Islamic Finance and Communication
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.