Meme Dakwah Pada Akun Instagram @storyham.id Antara Pesan dan Hiburan
Abstract. The development of digital technology has changed the face of da’wah in the modern era. Instagram is one of the effective social media in delivering religious messages, including in meme format. This study discusses how the Da’wah Interpretation by followers on the @storyham.id Instagram account that delivers da’wah meme content. This research uses Qualitative research methods and Alfred Schutz’s phenomenological theory which highlights the motives, experiences, and meanings formed by followers of the content. The data collection process in this research is through observation, documents and interviews via DM and found five followers to be informants taken based on purposive sampling with criteria. The results of data findings were taken from comments on content posts in the month of Ramadan and deepened with follow-up interviews via DM and in the discussion The research shows that da’wah meme content is interpreted as a reminder, motivation, and warning, with the reminder aspect being the most dominant. Da’wah memes are considered lighter for entertainment but the Da’wah message is still meaningful and able to build self-reflection. Abstrak. Perkembangan teknologi digital telah mengubah wajah dakwah di era modern. Instagram menjadi salah satu media sosial yang efektif dalam menyampaikan pesan-pesan keagamaan, termasuk dalam format meme. Penelitian ini membahas bagaimana Pemaknaan Dakwah oleh followers pada akun Instagram @storyham.id yang menyampaikan konten meme dakwah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Kualitatif serta Teori fenomenologi Alfred Schutz yang menyoroti motif, pengalaman, dan pemaknaan yang dibentuk oleh followers terhadap konten tersebut. Proses pengumpulan data pada penelitian ini melalui Observasi, Dokumen dan Wawancara via Dm serta mendapati lima orang Followers untuk menjadi informan yang diambil berdasarkan sampling Purposif dengan kriteria. Hasil temuan data diambil dari komentar pada postingan konten di bulan Ramadhan serta diperdalam dengan wawancara lanjutan via DM dan pada pembahasan Penelitian menunjukkan bahwa konten meme dakwah dimaknai sebagai pengingat, motivasi, dan peringatan, dengan aspek pengingat menjadi paling dominan. Meme Dakwah dinilai lebih ringan untuk hiburan namun pesan Dakwah nya tetap bermakna dan mampu membangun refleksi diri.
Authors
- Muhammad Kurniawan
- Nia Kurniati Syam
- Asep Ahmad Siddiq
Institutions
- Bandung Islamic University (ID)
Publication Details
- Journal
- Bandung Conference Series Islamic Broadcast Communication
- Published
- 2025-08-04
- DOI
- https://doi.org/10.29313/bcsibc.v5i2.19947
- Primary Topic
- Islamic Finance and Communication
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 0.00