Pengaruh Pelaksanaan Tahfidz Qur’an melalui Metode Tikrar terhadap Pengembangan Diri Siswa Madrasah Aliyah Persatuan Islam 110 Manba’ul Huda Bandung
Abstract. This study aims to examine the influence of the Qur'anic memorization (tahfidz) using the tikrar method on the self-development of 11th-grade students at Madrasah Aliyah Persatuan Islam 110 Manba’ul Huda Bandung. This study uses a quantitative approach with a one-group pretest-posttest design. Data collection involves questionnaires, interviews, and documentation, and the analysis uses the Paired Sample T-Test. The results show a significant difference between the pretest and posttest scores, with a significance value of 0.000 (p < 0.05). This indicates that the tikrar method positively and significantly affects students’ self-development, particularly in aspects such as time management, discipline, confidence, motivation, communication skills, responsibility, and emotional resilience. Most respondents provide positive feedback, as shown by the high percentage of responses in the “Agree” and “Strongly Agree” categories. Contributing factors include a religious school environment, teacher role models, and consistent spiritual routines. Challenges include inconsistency in method application by some murrobi and insufficient supervision outside school settings. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pelaksanaan tahfidz Al-Qur’an melalui metode tikrar terhadap pengembangan diri siswa kelas XI di Madrasah Aliyah Persatuan Islam 110 Manba’ul Huda Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one-group pretest-posttest. Pengumpulan data dilakukan melalui angket, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan uji Paired Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara skor pretest dan posttest, dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05). Hal ini membuktikan bahwa pelaksanaan tahfidz Qur’an dengan metode tikrar memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap pengembangan diri siswa. Selain itu, mayoritas responden menunjukkan tanggapan positif terhadap pelaksanaanya, dengan persentase tertinggi berada pada kategori "Setuju" dan "Sangat Setuju". Keberhasilan tahfidz Qur’an ini didukung oleh lingkungan madrasah yang religius, keteladanan guru, serta pembiasaan spiritual yang terstruktur. Namun, terdapat hambatan seperti ketidakkonsistenan penerapan metode oleh sebagian murrobi dan kurangnya pengawasan di luar lingkungan madrasah.
Authors
- Enoh
- Mario Dini
Institutions
- Institut Agama Islam Negeri Bengkulu (ID)
Publication Details
- Journal
- Bandung Conference Series Islamic Education
- Published
- 2025-08-07
- DOI
- https://doi.org/10.29313/bcsied.v5i2.21480
- Primary Topic
- Education and Character Development
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 0.00