Studi Literatur Efektivitas Minyak Atsiri Lavender (Lavandula angustifolia) sebagai Pereda Nyeri

Abstract. Pain is an uncomfortable sensation frequently experienced by individuals, both acutely and chronically, and can impact physical and emotional well-being. Conventional analgesics often cause undesirable side effects, leading to the continued development of various alternatives, such as those based on natural ingredients, including the use of essential oils from aromatic plants such as Lavandula angustifolia (lavender). Lavender essential oil (Lavandula angustifolia) contains volatile compounds such as linalool and linalyl acetate, which are known to have analgesic effects through central nervous system modulation mechanisms, whether through inhalation, topical, or oral administration. These effects have been documented in various pain models, including inflammatory pain, neuropathic pain, visceral pain, and vascular stab pain. Lavender essential oil has the potential to be a complementary therapy for acute and chronic pain with a good safety profile. Abstrak. Nyeri merupakan salah satu sensasi tidak nyaman yang sering dialami oleh individu baik dalam kondisi akut maupun kronis, dan dapat memengaruhi kenyamanan fisik serta emosional. Penggunaan analgesik konvensional sering menimbulkan efek samping yang tidak diinginkan, sehingga terdapat berbagai alternatif seperti berbasis bahan alam terus dikembangkan, termasuk pemanfaatan minyak atsiri dari tanaman aromatik seperti Lavandula angustifolia (lavender). Minyak atsiri lavender (Lavandula angustifolia) mengandung senyawa volatil seperti linalool dan linalyl asetat yang diketahui memiliki efek analgesik melalui mekanisme modulasi sistem saraf pusat baik melalui jalur inhalasi, topikal, maupun oral. Efek tersebut tercatat pada berbagai model nyeri, seperti nyeri inflamasi, nyeri neuropatik, nyeri visceral, hingga nyeri tusuk vaskular. Minyak atsiri lavender berpotensi sebagai terapi komplementer untuk nyeri akut dan kronik dengan profil keamanan yang baik.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Bandung Conference Series Pharmacy
Published
2025-08-07
DOI
https://doi.org/10.29313/bcsp.v5i2.21425
Primary Topic
Food and Agricultural Sciences
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Studi Literatur Efektivitas Minyak Atsiri Lavender (Lavandula angustifolia) sebagai Pereda Nyeri

Dina Mulyanti, Budi Prabowo Soewondo, Salma Nur Sahara
Bandung Conference Series Pharmacy
Food and Agricultural Sciences
article

Studi Literatur Efektivitas Minyak Atsiri Lavender (Lavandula angustifolia) sebagai Pereda Nyeri

Dina Mulyanti, Budi Prabowo Soewondo, Salma Nur Sahara
article en

Abstract

Abstract. Pain is an uncomfortable sensation frequently experienced by individuals, both acutely and chronically, and can impact physical and emotional well-being. Conventional analgesics often cause undesirable side effects, leading to the continued development of various alternatives, such as those based on natural ingredients, including the use of essential oils from aromatic plants such as Lavandula angustifolia (lavender). Lavender essential oil (Lavandula angustifolia) contains volatile compounds such as linalool and linalyl acetate, which are known to have analgesic effects through central nervous system modulation mechanisms, whether through inhalation, topical, or oral administration. These effects have been documented in various pain models, including inflammatory pain, neuropathic pain, visceral pain, and vascular stab pain. Lavender essential oil has the potential to be a complementary therapy for acute and chronic pain with a good safety profile. Abstrak. Nyeri merupakan salah satu sensasi tidak nyaman yang sering dialami oleh individu baik dalam kondisi akut maupun kronis, dan dapat memengaruhi kenyamanan fisik serta emosional. Penggunaan analgesik konvensional sering menimbulkan efek samping yang tidak diinginkan, sehingga terdapat berbagai alternatif seperti berbasis bahan alam terus dikembangkan, termasuk pemanfaatan minyak atsiri dari tanaman aromatik seperti Lavandula angustifolia (lavender). Minyak atsiri lavender (Lavandula angustifolia) mengandung senyawa volatil seperti linalool dan linalyl asetat yang diketahui memiliki efek analgesik melalui mekanisme modulasi sistem saraf pusat baik melalui jalur inhalasi, topikal, maupun oral. Efek tersebut tercatat pada berbagai model nyeri, seperti nyeri inflamasi, nyeri neuropatik, nyeri visceral, hingga nyeri tusuk vaskular. Minyak atsiri lavender berpotensi sebagai terapi komplementer untuk nyeri akut dan kronik dengan profil keamanan yang baik.

Bandung Conference Series PharmacyVol. 5(2)
Bandung Islamic University (ID)
Openalex Percentile: Top 74%
Food and Agricultural Sciences
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.