Uji Efektivitas Daun Sirih-Kayu Manis pada Organ Limpa Mencit diinduksi Asma

Abstract. Asthma is a chronic respiratory condition characterized by airway inflammation, which causes bronchial hyperreactivity triggered by various stimuli, resulting in symptoms such as wheezing, coughing, shortness of breath, and chest tightness. This research was motivated by the high prevalence of asthma in Indonesia, which was reported at 4.5% according to the 2018 Basic Health Research (Riskesdas). This study aimed to evaluate the effectiveness of betel leaf and cinnamon extracts as anti-asthma agents and to compare the efficacy of single versus combined extracts in treating asthma, with a focus on their impact on lymphatic parameters. The findings showed that betel leaf and cinnamon extracts were effective in relieving asthma, with the 2:1 combination showing the most significant results, including decreased respiratory rate and decreased cell infiltration, supported by statistical tests showing a significant difference (p>0.05) compared to the control group. Abstrak. Asma merupakan kelainan berupa inflamasi kronik saluran napas yang dapat menyebkan hiperreaktivitas bronkus terhadap berbagai rangsangan yang dapat menimbulkan gejala seperti mengi, batuk, sesak napas dan dada terasa berat. Penelitia dilatar belakangi oleh tingginya prevalensi asma berdasarkan Riskesdas tahun 2018 bahwa prevalensi asma diindonesia adalah 4,5% jiwa. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efektivitas ekstrak daun sirih dan kayu manis sebagai anti-asma dan mengetahui perbandingan efektivitas antara ekstrak tunggal dan kombinasi dalam penyembuhan asma dalam apakah ada efek ekstrak daun sirih dan kayu manis sebagai anti asma dilihat dari parameter limpa. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwaekstrak daun sirih dan kayu manis mempunyai aktivitas dalam mengurangi asma terutama pada kombinasi 2:1 yang menghasilkan frekuensi pernafasan yang menurun dan terjadi penurunan infiltrasi sel yang terbukti berdasarkan uji statistika yang terdapat perbedaan yang signifikan (p>0,05) dibandingkan dengan kelompok kontrol.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Bandung Conference Series Pharmacy
Published
2025-08-07
DOI
https://doi.org/10.29313/bcsp.v5i2.21433
Primary Topic
Public Health and Nutrition
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Uji Efektivitas Daun Sirih-Kayu Manis pada Organ Limpa Mencit diinduksi Asma

Zaihan Nur Fitri, Bambang Tri Laksono
Bandung Conference Series Pharmacy
Public Health and Nutrition
article

Uji Efektivitas Daun Sirih-Kayu Manis pada Organ Limpa Mencit diinduksi Asma

Zaihan Nur Fitri, Bambang Tri Laksono
article en

Abstract

Abstract. Asthma is a chronic respiratory condition characterized by airway inflammation, which causes bronchial hyperreactivity triggered by various stimuli, resulting in symptoms such as wheezing, coughing, shortness of breath, and chest tightness. This research was motivated by the high prevalence of asthma in Indonesia, which was reported at 4.5% according to the 2018 Basic Health Research (Riskesdas). This study aimed to evaluate the effectiveness of betel leaf and cinnamon extracts as anti-asthma agents and to compare the efficacy of single versus combined extracts in treating asthma, with a focus on their impact on lymphatic parameters. The findings showed that betel leaf and cinnamon extracts were effective in relieving asthma, with the 2:1 combination showing the most significant results, including decreased respiratory rate and decreased cell infiltration, supported by statistical tests showing a significant difference (p>0.05) compared to the control group. Abstrak. Asma merupakan kelainan berupa inflamasi kronik saluran napas yang dapat menyebkan hiperreaktivitas bronkus terhadap berbagai rangsangan yang dapat menimbulkan gejala seperti mengi, batuk, sesak napas dan dada terasa berat. Penelitia dilatar belakangi oleh tingginya prevalensi asma berdasarkan Riskesdas tahun 2018 bahwa prevalensi asma diindonesia adalah 4,5% jiwa. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efektivitas ekstrak daun sirih dan kayu manis sebagai anti-asma dan mengetahui perbandingan efektivitas antara ekstrak tunggal dan kombinasi dalam penyembuhan asma dalam apakah ada efek ekstrak daun sirih dan kayu manis sebagai anti asma dilihat dari parameter limpa. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwaekstrak daun sirih dan kayu manis mempunyai aktivitas dalam mengurangi asma terutama pada kombinasi 2:1 yang menghasilkan frekuensi pernafasan yang menurun dan terjadi penurunan infiltrasi sel yang terbukti berdasarkan uji statistika yang terdapat perbedaan yang signifikan (p>0,05) dibandingkan dengan kelompok kontrol.

Bandung Conference Series PharmacyVol. 5(2)
Bandung Islamic University (ID)
Openalex Percentile: Top 70%
Public Health and Nutrition
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.

Uji Efektivitas Daun Sirih-Kayu Manis pada Organ Limpa Mencit diinduksi Asma — Zaihan Nur Fitri, Bambang Tri Laksono · Bandung Conference Series Pharmacy (2025) | TGRS Research Map | TGRS