Pengaruh Kebersyukuran terhadap Kepuasan Pernikahan pada Individu yang Menikah melalui Ta'aruf

Abstract. Limited emotional and physical interaction in marriages conducted through the ta'aruf process can affect the adaptation process, which ultimately impacts marital satisfaction. To support marital satisfaction, gratitude is necessary so that individuals are able to accept their partner's circumstances. This study aims to determine the effect of gratitude on marital satisfaction in individuals who married through ta'aruf. This study employs a quantitative approach with a causal design. The sample consists of 392 individuals who married through the ta’aruf process, obtained using snowball sampling technique. The instruments used were the ENRICH Marital Satisfaction Scale (EMS) by Fowers & Olson (1993), adapted by Izzah et al. (2023) to measure marital satisfaction, and the Islamic Gratitude Scale (IGS-10) constructed by Rusdi et al. (2021) to measure gratitude. Data analysis was conducted using simple linear regression analysis with SPSS version 30. The results of the study indicate that gratitude significantly influences marital satisfaction with an R² value of 0.379 and p = 0.000 for women and an R² value of 0.410 with p = 0.000 for men, meaning that gratitude contributes to marital satisfaction. Thus, gratitude can help create marital satisfaction, especially in marriages based on ta'aruf. Abstrak. Keterbatasan interaksi emosional dan fisik dalam pernikahan yang dilakukan melalui proses ta’aruf, dapat mempengaruhi proses adaptasi yang pada akhirnya berdampak pada kepuasan pernikahan. Untuk menunjang kepuasan pernikahan, kebersyukuran diperlukan agar individu mampu menerima kondisi pasangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kebersyukuran terhadap kepuasan pernikahan pada individu yang menikah melalui ta’aruf. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausalitas. Sampel berjumlah 392 orang yang menikah melalui proses ta’aruf, diperoleh dengan teknik convenisence sampling. Instrumen yang digunakan adalah ENRICH Marital Satisfaction Scale (EMS) dari Fowers & Olson (1993) yang telah diadaptasi oleh Izzah et al. (2023) untuk mengukur kepuasan pernikahan, dan Islamic Gratitude Scale (IGS-10) yang dikonstruksi oleh Rusdi et al. (2021). Untuk mengukur kebersyukuran. Analisis data dilakukan dengan uji regresi linier sederhana menggunakan SPSS versi 30. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebersyukuran berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pernikahan dengan nilai R² = 0,379 dengan p = 0.000 pada perempuan dan nilai R² = 0,410 dengan p = 0.000 pada laki-laki, yang berarti kebersyukuran berkontribusi terhadap kepuasan pernikahan. Dengan demikian, kebersyukuran dapat membantu menciptakan kepuasan pernikahan, khususnya pada pernikahan berbasis ta’aruf.

Authors

Publication Details

Journal
Bandung Conference Series Psychology Science
Published
2025-07-30
DOI
https://doi.org/10.29313/bcsps.v5i2.19167
Primary Topic
Marriage and Family Dynamics
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Pengaruh Kebersyukuran terhadap Kepuasan Pernikahan pada Individu yang Menikah melalui Ta'aruf

K. A. Rahman, Lilim Halimah
Bandung Conference Series Psychology Science
Marriage and Family Dynamics
article

Pengaruh Kebersyukuran terhadap Kepuasan Pernikahan pada Individu yang Menikah melalui Ta'aruf

K. A. Rahman, Lilim Halimah
article en

Abstract

Abstract. Limited emotional and physical interaction in marriages conducted through the ta'aruf process can affect the adaptation process, which ultimately impacts marital satisfaction. To support marital satisfaction, gratitude is necessary so that individuals are able to accept their partner's circumstances. This study aims to determine the effect of gratitude on marital satisfaction in individuals who married through ta'aruf. This study employs a quantitative approach with a causal design. The sample consists of 392 individuals who married through the ta’aruf process, obtained using snowball sampling technique. The instruments used were the ENRICH Marital Satisfaction Scale (EMS) by Fowers & Olson (1993), adapted by Izzah et al. (2023) to measure marital satisfaction, and the Islamic Gratitude Scale (IGS-10) constructed by Rusdi et al. (2021) to measure gratitude. Data analysis was conducted using simple linear regression analysis with SPSS version 30. The results of the study indicate that gratitude significantly influences marital satisfaction with an R² value of 0.379 and p = 0.000 for women and an R² value of 0.410 with p = 0.000 for men, meaning that gratitude contributes to marital satisfaction. Thus, gratitude can help create marital satisfaction, especially in marriages based on ta'aruf. Abstrak. Keterbatasan interaksi emosional dan fisik dalam pernikahan yang dilakukan melalui proses ta’aruf, dapat mempengaruhi proses adaptasi yang pada akhirnya berdampak pada kepuasan pernikahan. Untuk menunjang kepuasan pernikahan, kebersyukuran diperlukan agar individu mampu menerima kondisi pasangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kebersyukuran terhadap kepuasan pernikahan pada individu yang menikah melalui ta’aruf. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausalitas. Sampel berjumlah 392 orang yang menikah melalui proses ta’aruf, diperoleh dengan teknik convenisence sampling. Instrumen yang digunakan adalah ENRICH Marital Satisfaction Scale (EMS) dari Fowers & Olson (1993) yang telah diadaptasi oleh Izzah et al. (2023) untuk mengukur kepuasan pernikahan, dan Islamic Gratitude Scale (IGS-10) yang dikonstruksi oleh Rusdi et al. (2021). Untuk mengukur kebersyukuran. Analisis data dilakukan dengan uji regresi linier sederhana menggunakan SPSS versi 30. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebersyukuran berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pernikahan dengan nilai R² = 0,379 dengan p = 0.000 pada perempuan dan nilai R² = 0,410 dengan p = 0.000 pada laki-laki, yang berarti kebersyukuran berkontribusi terhadap kepuasan pernikahan. Dengan demikian, kebersyukuran dapat membantu menciptakan kepuasan pernikahan, khususnya pada pernikahan berbasis ta’aruf.

Bandung Conference Series Psychology ScienceVol. 5(2)
Openalex Percentile: Top 72%
Marriage and Family Dynamics
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.