Pengelompokan Kecamatan Berdasarkan Produksi dan Luas Panen Tanaman Kunyit Menggunakan Metode Complete Linkage di Kabupaten Bandung pada Tahun 2023

Abstract. Biopharmaceutical plants are a type of traditional medicinal plant that can also be used as a spice or kitchen seasoning. Biopharmaceutical plants have several commodities, one of which is turmeric. This study aims to group sub-districts in Bandung Regency based on similar production characteristics and harvested area of turmeric plants using the Complete Linkage method. The data used is secondary data obtained from the official website of the Statistics Indonesia (BPS) of Bandung Regency, which covers 31 sub-districts. This method has the advantage of considering long distances instead of reducing remote data. The results of the analysis show the formation of two clusters with a Silhouette Coefficient value of 0.83442, which is included in the strong structure category. Cluster 2 consists of sub-districts with high average production and harvested area, while cluster 1 has a relatively low value. The results of this study are expected to be a reference in developing strategies to increase turmeric production more evenly and sustainably in Bandung Regency. Abstrak. Tanaman biofarmaka merupakan jenis tanaman obat tradisional yang juga dapat digunakan sebagai rempah atau bumbu dapur. Tanaman biofarmaka memiliki beberapa komoditas, salah satunya tanaman kunyit. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan kecamatan-kecamatan di Kabupaten Bandung berdasarkan kemiripan karakteristik produksi dan luas panen tanaman kunyit menggunakan metode Complete Linkage. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari website resmi BPS Kabupaten Bandung yang mencakup 31 kecamatan. Metode ini memiliki keunggulan dengan pertimbangan jarak jauh sebagai alih mengurangi data terpencil. Hasil analisis menunjukkan terbentuknya 2 klaster dengan nilai Silhouette Coefficient sebesar 0,83442 yang termasuk kategori struktur kuat. Klaster 2 terdiri dari kecamatan-kecamatan dengan rata-rata produksi dan luas panen yang tinggi, sedangkan klaster 1 memiliki nilai yang relatif rendah. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam penyusunan strategi peningkatan produksi kunyit yang lebih merata dan berkelanjutan di Kabupaten Bandung.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Bandung Conference Series Statistics
Published
2025-08-03
DOI
https://doi.org/10.29313/bcss.v5i2.19725
Primary Topic
Management and Optimization Techniques
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Pengelompokan Kecamatan Berdasarkan Produksi dan Luas Panen Tanaman Kunyit Menggunakan Metode Complete Linkage di Kabupaten Bandung pada Tahun 2023

Nabila Nadhifatuzzahra, Ilham Faishal Mahdy
Bandung Conference Series Statistics
Management and Optimization Techniques
article

Pengelompokan Kecamatan Berdasarkan Produksi dan Luas Panen Tanaman Kunyit Menggunakan Metode Complete Linkage di Kabupaten Bandung pada Tahun 2023

Nabila Nadhifatuzzahra, Ilham Faishal Mahdy
article en

Abstract

Abstract. Biopharmaceutical plants are a type of traditional medicinal plant that can also be used as a spice or kitchen seasoning. Biopharmaceutical plants have several commodities, one of which is turmeric. This study aims to group sub-districts in Bandung Regency based on similar production characteristics and harvested area of turmeric plants using the Complete Linkage method. The data used is secondary data obtained from the official website of the Statistics Indonesia (BPS) of Bandung Regency, which covers 31 sub-districts. This method has the advantage of considering long distances instead of reducing remote data. The results of the analysis show the formation of two clusters with a Silhouette Coefficient value of 0.83442, which is included in the strong structure category. Cluster 2 consists of sub-districts with high average production and harvested area, while cluster 1 has a relatively low value. The results of this study are expected to be a reference in developing strategies to increase turmeric production more evenly and sustainably in Bandung Regency. Abstrak. Tanaman biofarmaka merupakan jenis tanaman obat tradisional yang juga dapat digunakan sebagai rempah atau bumbu dapur. Tanaman biofarmaka memiliki beberapa komoditas, salah satunya tanaman kunyit. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan kecamatan-kecamatan di Kabupaten Bandung berdasarkan kemiripan karakteristik produksi dan luas panen tanaman kunyit menggunakan metode Complete Linkage. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari website resmi BPS Kabupaten Bandung yang mencakup 31 kecamatan. Metode ini memiliki keunggulan dengan pertimbangan jarak jauh sebagai alih mengurangi data terpencil. Hasil analisis menunjukkan terbentuknya 2 klaster dengan nilai Silhouette Coefficient sebesar 0,83442 yang termasuk kategori struktur kuat. Klaster 2 terdiri dari kecamatan-kecamatan dengan rata-rata produksi dan luas panen yang tinggi, sedangkan klaster 1 memiliki nilai yang relatif rendah. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam penyusunan strategi peningkatan produksi kunyit yang lebih merata dan berkelanjutan di Kabupaten Bandung.

Bandung Conference Series StatisticsVol. 5(2)
Bandung Islamic University (ID)
Openalex Percentile: Top 68%
Management and Optimization Techniques
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.