Manfaat Penggunaan Aromaterapi terhadap Mind Wandering
Abstract. Mind wandering is a condition in which attention shifts from the main task to unrelated internal thoughts. This condition is commonly experienced by students during learning activities and can disrupt comprehension and reduce focus quality. This article aims to examine the use of aFromatherapy as a simple strategy to help reduce the frequency of mind wandering. The study was conducted using a literature review method of various studies on the effects of essential oils such as lavender, peppermint, rosemary, lemongrass, and camphor on focus and learning comfort. Data were collected from secondary sources and analyzed thematically based on patterns related to attention and psychological conditions. The results show that peppermint and rosemary help enhance alertness and task accuracy, while lavender and lemongrass provide a calming effect without causing drowsiness. Camphor is also known to provide mild stimulation to the central nervous system, helping maintain awareness and focus during learning. The combination of relaxing and stimulating effects from several types of aromas suggests that aromatherapy has the potential to reduce mind wandering. These findings support the use of aromatherapy as a simple, safe, and practical intervention to improve students focus. Further research on a larger scale and with objective methods is recommended to strengthen scientific evidence on the effectiveness of aromatherapy in reducing mind wandering. Abstrak. Mind wandering merupakan kondisi ketika perhatian berpindah dari tugas utama ke pikiran internal yang tidak relevan. Kondisi ini sering dialami mahasiswa saat belajar dan dapat mengganggu pemahaman serta menurunkan kualitas fokus. Artikel ini bertujuan mengkaji penggunaan aromaterapi sebagai cara sederhana untuk membantu menurunkan frekuensi mind wandering. Kajian dilakukan dengan metode literature review terhadap berbagai penelitian tentang efek minyak atsiri seperti lavender, peppermint, rosemary, lemongrass, dan camphor terhadap fokus dan kenyamanan belajar. Data dikumpulkan dari sumber sekunder dan dianalisis berdasarkan tema yang berkaitan dengan perhatian dan kondisi psikologis. Hasil menunjukkan bahwa minyak peppermint dan rosemary membantu meningkatkan kewaspadaan dan ketepatan tugas, sedangkan lavender dan lemongrass memberi efek menenangkan tanpa menyebabkan kantuk. Camphor juga diketahui memberikan stimulasi ringan pada sistem saraf pusat, sehingga membantu menjaga kesadaran dan fokus saat belajar. Kombinasi efek relaksasi dan stimulasi dari beberapa jenis aroma inilah yang membuat aromaterapi berpotensi menurunkan mind wandering. Temuan ini mendukung pemanfaatan aromaterapi sebagai intervensi sederhana, aman, dan mudah diterapkan untuk meningkatkan fokus mahasiswa. Kajian ini merekomendasikan penelitian lanjutan dengan skala lebih besar dan metode objektif untuk memperkuat bukti ilmiah mengenai efektivitas aromaterapi terhadap penurunan mind wandering.
Authors
- Azkiya Hanifa
- Andhita Nurul Khasanah
Institutions
- Bandung Islamic University (ID)
Publication Details
- Journal
- Bandung Conference Series Psychology Science
- Published
- 2025-07-30
- DOI
- https://doi.org/10.29313/bcsps.v5i2.19122
- Primary Topic
- Student Stress and Coping
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 0.00